Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Tunda Bayar Berkali-kali, GMNI Nilai Sekda Bengkalis Gagal, Pecat Saja!

Tunda Bayar Berkali-kali, GMNI Nilai Sekda Bengkalis Gagal, Pecat Saja!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – DPC GMNI Bengkalis meminta Bupati Kasmarni melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), menyusul persoalan tunda bayar yang terjadi selama tiga tahun berturut-turut.

Persoalan tersebut dinilai berdampak terhadap tata kelola keuangan daerah. Menyebabkan sejumlah program pemerintah tidak berjalan maksimal, serta berpotensi terus membebani kondisi fiskal daerah pada tahun 2026 dan 2027 akibat beban keuangan tahun-tahun sebelumnya.

Sekretaris DPC GMNI Bengkalis Asrul Sahputra, mengatakan bahwa persoalan tunda bayar terus berulang menjadi alasan kuat untuk mengevaluasi TAPD yang memiliki peranan strategis dalam perencanaan dan penyusunan kebijakan anggaran daerah.

“Kalau persoalan tunda bayar sudah terjadi tiga tahun berturut-turut, ini tidak bisa lagi dianggap biasa. TAPD memiliki peranan penting dalam perencanaan dan penyusunan APBD  Sehingga, apa yang terjadi hari ini wajib menjadi bahan evaluasi serius,” ujar Asrul.

Menurutnya, Bupati telah memberikan amanah, kepercayaan, dan kewenangan kepada TAPD untuk menjalankan fungsi perencanaan keuangan serta memastikan APBD disusun sesuai kemampuan fiskal daerah.

“Bupati sudah memberikan amanah dan kepercayaan. Seharusnya TAPD mampu membaca kondisi keuangan daerah dan menyusun APBD berdasarkan kemampuan yang sebenarnya. Kalau kesalahan terus berulang, tentu wajib dievaluasi,” tegasnya.

Asrul menjelaskan, pada saat ini publik melihat Bupati sebagai wajah utama pemerintahan. Namun, publik juga harus melihat dalam penyusunan APBD dan kebijakan anggaran terdapat tim yang sudah di bentuk khusus untuk melaksanakan pengaturan penganggaran yaitu TAPD yang diketuai oleh Sekda, dan mereka harus bertanggung jawab.

“Ketika terjadi tunda bayar, yang mendapat sorotan ketika terjadi permasalahan tentu Bupati. Dan publik wajib mengetahui, TAPD telah diberikan tanggung jawab dalam proses perencanaan dan pengangggaran. Karena itu, TAPD yang diketuai oleh Sekda harus mampu menjalankan amanah tersebut secara profesional. Kalau tidak mampu silahkan mundur,” katanya.

Menurut Asrul, persoalan tersebut juga harus dikaitkan dengan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelumnya, terkait pentingnya penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara rasional.

“Sudah ada rekomendasi agar penetapan PAD dilakukan secara rasional 2023. Namun, persoalan yang sama kembali berulang di 2024 dan akhirnya menimbulkan tunda bayar. Tentu rekomendasi itu harus benar-benar menjadi bahan pembenahan. Jangan hanya berhenti di atas kertas,” tegasnya.

GMNI Bengkalis juga menyoroti dampak persoalan keuangan terhadap beasiswa tahun 2025, yang merupakan salah satu program strategis Bupati di bidang pendidikan.

“Ini contoh nyata efek berantai dari persoalan keuangan. Ketika pengelolaan anggaran tidak cermat, program strategis bupati pun ikut terdampak dan mahasiswa akhirnya merasakan akibatnya,” ujar Asrul.

Karena itu, GMNI Bengkalis menilai posisi Sekretaris Daerah sebagai Ketua TAPD harus menjadi bagian penting dalam evaluasi.

“Sekda sebagai Ketua TAPD memiliki peranan strategis dalam persoalan ini. Kalau pembenahan membutuhkan langkah penyegaran terhadap pejabat yang memegang tanggung jawab penting, maka menurut kami langkah itu patut dilakukan,” katanya.

Asrul juga mengatakan bahwa cara berkomunikasi kepala BPKAD terkesan sangat buruk dengan publik. Bahkan, sudah 2 kali DPC GMNI Bengkalis memasukan surat permohonan klarifikasi terkait tata kelola keuangan dan alasan pergeseran anggaran beasiswa 2025 dan persiapan 2026 namun tidak ditanggapi.

“Kami dari GMNI sudah dua kali memasukkan surat formal permohonan klarifikasi ke BPKAD, terkait persoalan tata kelola keuangan daerah dan alasan pergeseran anggaran beasiswa tahun 2025 serta persiapan beasiswa 2026. Namun, hingga saat ini surat tersebut tidak mendapatkan tanggapan sebagaimana mestinya. Ini adalah salah satu bentuk ketidakpedulian mereka terhadap kepentingan masyarakat,” ujar Asrul.

Dia berharap, agar Bupati Bengkalis menjadikan semua persoalan di TAPD ini sebagai momentum pembenahan sistem dan tata kelola keuangan daerah.

“Harapan kami kepada Bupati bengkalis, evaluasi ini benar-benar dilakukan. Ini adalah bentuk kecintaan kami terhadap daerah. Kalau memang dari evaluasi itu diperlukan penyegaran untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah, jangan ragu untuk melakukan perubahan. Jika perlu ganti, demi Kabupaten Bengkalis yang lebih baik,” pungkas dia. (*)

Reporter : Doni

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buntut OTT Gubri Wahid, KPK Periksa Kadis DLHK dan Legislator Riau 

    Buntut OTT Gubri Wahid, KPK Periksa Kadis DLHK dan Legislator Riau 

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – KPK memeriksa empat saksi baru terkait korupsi di lingkup Pemprov Riau, buntuti OTT Gubri Wahid, Senin (01/12/25). “Empat saksi yang dipanggil antara lain MAT selaku Kabid Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan, Dinas LHK Provinsi Riau, SUYI Anggota DPRD Provinsi Riau, EMB Plt Kadis LHK Provinsi Riau dan IP dari Pihak swasta,” kata Juru […]

  • LIMA Pekerja Toko Bintang Abadi Ujungbatu Dicokok Polisi, Kasusnya Ngeri-ngeri Sedap!

    LIMA Pekerja Toko Bintang Abadi Ujungbatu Dicokok Polisi, Kasusnya Ngeri-ngeri Sedap!

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    Rohul, detak24com – Reskrim Polsek Ujung Batu, Polres Rokan Hulu (Rohul) meringkus lima pria terduga pelaku pencurian barang-barang di toko Bintang Abadi di Jalan Garuda, Kelurahan Ujungbatu, Sabtu (12/08/23). Para pelaku yang diringkus polisi itu berinisial PR, RG, RD, MR, dan AD. Dari lima pelaku, RG merupakan karyawan toko Bintang Abadi. Kapolres Rohul AKBP Budi […]

  • Gudang Garam Dikabarkan Bangkrut, Puluhan Ribu Orang Terdampak PHK 

    Gudang Garam Dikabarkan Bangkrut, Puluhan Ribu Orang Terdampak PHK 

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Ambruknya bisnis rokok yang ditekuni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) sejak 1958, harus dimaknai secara mendalam. Semuanya dipicu pelemahan daya beli yang berlangsung setahun lebih, bahkan nyaris 2 tahun. Presiden Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan, perusahaan bermodal besar tak akan kuat ika harus menghadapi pelemahan daya […]

  • SUPIR Sakau Mobil Fortuner Masuk Rel Kereta Api, Penumpang: Dia Ngajak Kami Semua Mati!

    SUPIR Sakau Mobil Fortuner Masuk Rel Kereta Api, Penumpang: Dia Ngajak Kami Semua Mati!

    • calendar_month Kamis, 20 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    BANYUMAS, detak24com – Polisi menyebut supir mobil Fortuner masuk rel kereta api melalui perlintasan sebidang di Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dalam pengaruh narkoba jenis sabu (sakau). Kasat Reskrim Polres Banyumas Kompol Agus Supriadi mengatakan pengemudi yang diketahui bernama Candra itu sudah mengonsumsi sabu sejak berangkat dari Jambi pada Senin (17/04) lalu. “Sudah kami periksa […]

  • JAMBRET Bonyok Dibogem Massa di Jalan DI Panjaitan Pekanbaru

    JAMBRET Bonyok Dibogem Massa di Jalan DI Panjaitan Pekanbaru

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Jambret berinisial AR (28) bonyok dihajar massa usai melakukan aksinya di Jalan DI Panjaitan, Pekanbaru. Beruntung, meski sempat jadi bulan-bulanan massa, pelaku jambret akhirnya diselamatkan oleh Tim Opsnal Polsek Senapelan. Kapolsek Senapelan Kompol Noak P Aritonang mengatakan, saat itu pelaku menjambret tas korban dan berhasil membawa uang Rp 400 ribu. “Warga yang […]

  • EMAK-EMAK Gemuk Nyambi Calo CPNS, Tipu Warga Seberida Inhu Rp 226 Juta

    EMAK-EMAK Gemuk Nyambi Calo CPNS, Tipu Warga Seberida Inhu Rp 226 Juta

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    Rengat, detak24com – Tim gabungan Satreskrim Polres Inhu menggaruk KS (53) di rumahnya Langsa Timur, Aceh dalam kasus penipuan. Emak-emak gemuk itu nyambi calo CPNS, menipu warga Seberida hingga Rp 226 juta.  “Tersangka KS dibekuk tim gabungan di rumahnya, Desa Alue Pineung Timue, Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa, Aceh Minggu, 23 Juli 2023, pukul 01.00 […]

expand_less