Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nusantara » MUNAS VIII PSMTI Digelar di Jakarta, Gunawan: Perteguh Harmoni Kebhinnekaan Menuju Indonesia Emas 2045

MUNAS VIII PSMTI Digelar di Jakarta, Gunawan: Perteguh Harmoni Kebhinnekaan Menuju Indonesia Emas 2045

  • account_circle Yusrizal Sikumbang
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com — Musyawarah Nasional (Munas) VIII Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) resmi digelar di Jakarta, 4–6 September 2026. Kegiatan nasional tersebut mengusung tema “Perteguh Harmoni Kebhinnekaan, Menuju Indonesia Emas 2045.”

Ketua PSMTI Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis, Gunawan, S.H., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus, anggota serta jajaran PSMTI atas terselenggaranya Munas VIII tersebut.

Menurut Gunawan, tema yang diangkat pada Munas VIII sangat tepat dan relevan dengan cita-cita bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

“Tema Perteguh Harmoni Kebhinekaan, Menuju Indonesia Emas 2045 sangat tepat, mendalam dan relevan dengan cita-cita bangsa Indonesia saat ini. Tema ini bukan sekadar seruan, tetapi merupakan cerminan nyata dari visi dan misi PSMTI yang senantiasa berpegang teguh pada persatuan, kebersamaan dan gotong royong di tengah keberagaman bangsa,” ujar Gunawan.

Ia menilai, PSMTI selama ini telah menunjukkan komitmennya dalam menjalankan amanah organisasi. Keberadaan PSMTI, kata dia, tidak hanya menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan sesama warga keturunan Tionghoa, tetapi juga memiliki peran penting sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai elemen masyarakat Indonesia.

“PSMTI hadir bukan hanya sebagai wadah persaudaraan, tetapi juga menjadi jembatan yang kokoh untuk mempererat persaudaraan antar-suku, antar-agama dan antar-golongan di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Gunawan menegaskan, keberagaman yang dimiliki Indonesia seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, kebhinekaan merupakan kekuatan sekaligus anugerah yang harus dijaga dan dipersatukan dalam semangat kebangsaan.

“Keberagaman bukanlah tembok pemisah, melainkan anugerah yang indah untuk dipersatukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut berbagai langkah yang dilakukan PSMTI selama ini telah sejalan dengan visi dan misi organisasi, khususnya dalam membangun persatuan, meningkatkan kesejahteraan bersama serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa dan negara.

Semangat tersebut, menurutnya, perlu terus diapresiasi, didukung dan disebarluaskan ke seluruh penjuru Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, serta dari Miangas hingga Pulau Rote.

Gunawan berharap Munas VIII PSMTI dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis dan bijaksana bagi kemajuan organisasi. Ia juga berharap forum nasional tersebut mampu melahirkan kepemimpinan yang semakin kuat serta membawa PSMTI menjadi organisasi yang semakin dewasa, bermanfaat dan dicintai masyarakat.

“Semoga semangat Kita Kuat karena Kita Bersatu terus menyala dan menjadi pelita bagi seluruh anak bangsa,” harapnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperteguh harmoni kebhinnekaan, menjaga persatuan dan berjalan beriringan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Mari kita perteguh harmoni, kita jaga persatuan, dan kita berjalan beriringan menuju Indonesia Emas 2045—Indonesia yang maju, adil, makmur dan disegani di dunia,” pungkas Gunawan.

Gunawan, S.H., tercatat sebagai Alumni Universitas Terbuka dan Lemhannas RI. Selain menjabat Ketua PSMTI Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis, ia juga dipercaya sebagai Ketua Hubungan Antar Lembaga FSPKSI Pusat serta Ketua Koordinator Wilayah Provinsi Riau Gerbang Indonesia (GI).(*)

  • Penulis: Yusrizal Sikumbang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Terakhir Pompong Tenggelam di Desa Mengkikip Ditemukan, Begini Kondisinya!

    Korban Terakhir Pompong Tenggelam di Desa Mengkikip Ditemukan, Begini Kondisinya!

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KEPULAUAN MERANTI, detak24com – Seorang pekerja penebang sagu yang jadi korban tenggelamnya kapal pompong di Perairan Desa Mengkikip, Kecamatan Tebingtinggi Barat, akhirnya ditemukan. Kedua korban berinisial Amir (50) dan Iqbal (25). Korban AM terlebih dahulu ditemukan tim SAR gabungan pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 12.25 WIB, sedangkan Korban Iqbal (25) ditemukan pada Kamis (06/08/26) pagi […]

  • PULUHAN RUMAH Terendam Banjir di Tangkerang Selatan, Air Setinggi Betis

    PULUHAN RUMAH Terendam Banjir di Tangkerang Selatan, Air Setinggi Betis

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24.com –  Hujan lebat yang turun di Pekanbaru, menyebabkan puluhan rumah terendam banjir di RW 03 RT 01 Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya,, Ahad (13/11/22). Warga mengeluhkan buruknya sistem saluran air atau drainase sehingga pemukiman tergenang banjir setiap hujan deras. Di pemukiman padat penduduk ini, sekitar 50 rumah penduduk terendam banjir dengan ketinggian […]

  • TANPA Pembuahan, Ilmuwan Berhasil Ciptakan Jabang Bayi Manusia Sintetis

    TANPA Pembuahan, Ilmuwan Berhasil Ciptakan Jabang Bayi Manusia Sintetis

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    CALIFORNIA, detak24com – Dalam sebuah penelitian baru, para ilmuwan berhasil menciptakan embrio manusia atau jabang bayi sintetik dari sel induk tanpa proses pembuahan. Embrio ini dibuat mirip sekali dengan aslinya yang ada di tahap perkembangan awal manusia. Walaupun begitu, embrio sintetis ini tidak memiliki jantung atau otak awal. Tiruan jabang bayi ini hanya mengandung sel […]

  • Pesta Halloween di Korsel  Minta Tumbal 146 Nyawa

    Pesta Halloween di Korsel  Minta Tumbal 146 Nyawa

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    KORSEL, detak24.com – Sebanyak 146 orang dilaporkan tewas setelah terinjak-injak di ibukota Korea Selatan, Seoul, menurut otoritas setempat. Para korban berjatuhan akibat saling mendorong satu sama lain di jalan sempit, selama perayaan Halloween di dekat Hotel Hamilton di daerah Itaewon. Beredar rekaman di media sosial menunjukkan banyak korban tergeletak di trotoar, ketika tenaga medis dan […]

  • MINYAK Mentah PT EMP Tumpah Sejauh 3 Km di Garis Pinggir Sungai Siak, Ancam Ekosistem

    MINYAK Mentah PT EMP Tumpah Sejauh 3 Km di Garis Pinggir Sungai Siak, Ancam Ekosistem

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    SIAK, detak24com – Warga dan nelayan di tiga kampung yakni Bunsur, Lalang, dan Mengkapan Kecamatan Sungai Apit, merasa was-was. Tumpahan minyak mentah (oil spill) di kawasan PT Energi Mega Persada (EMP) mencemari perairan Sungai Siak sekitar tiga kampung itu. Peristiwa tumpahnya minyak mentah ini sudah terjadi sejak Selasa (9/5/2023). Pihak perusahaan baru menurunkan satu unit […]

  • Dua Pengedar Sabu Gerilya di Kebun Sawit Tapung Kampar 

    Dua Pengedar Sabu Gerilya di Kebun Sawit Tapung Kampar 

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Dua pengedar sabu terciduk saat gerilya menunggu pembeli di kebun sawit Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Satreskrim Polres Kampar kembali tangkap dua pelaku narkoba, kali ini di Jalan Perkebunan Kelapa Sawit, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar pada Kamis (26/03/26) malam sekira pukul 23.30 WIB. Keduanya adalah RI (26) […]

expand_less