Alumni Lemhannas RI Gunawan SH Tegaskan Komitmen Kebangsaan, Pancasila dan NKRI
- account_circle Yusrizal Sikumbang
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Foto bersama alumi Lemhanas. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, detak24.com — Komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terus ditegaskan oleh jajaran Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). Salah satunya disampaikan Gunawan, S.H., Ketua PSMTI Kecamatan Mandau yang merupakan alumni kegiatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI tahun 2023.
Dalam Munas VIII PSMTI baru-baru ini, para peserta membacakan dan menyepakati Komitmen Bersama untuk senantiasa berpegang teguh pada empat konsensus dasar bangsa.
Empat konsensus tersebut yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika
Komitmen tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami sebagai sebuah konsep, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Gunawan, S.H. menilai, keberagaman merupakan kekuatan besar bangsa Indonesia yang harus terus dirawat melalui persatuan, toleransi dan semangat gotong royong.
Menurutnya, masyarakat Indonesia yang memiliki latar belakang budaya Tionghoa tetap merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia.
“Kita boleh berbeda marga, berbeda dialek dan berbeda latar belakang, tetapi kita tetap satu tanah air, satu bangsa dan satu cita-cita untuk Indonesia,” demikian semangat yang terkandung dalam komitmen bersama tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar negara dan pandangan hidup seluruh rakyat Indonesia, sementara NKRI merupakan rumah bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.
Lebih jauh, implementasi nilai-nilai kebangsaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Di antaranya dengan memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman, membangun kehidupan masyarakat yang adil dan makmur, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.
Selain itu, para alumni juga berkomitmen menjaga nama baik Lemhannas RI dan PSMTI dengan menunjukkan sikap serta perilaku yang mencerminkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Gunawan, keberadaan PSMTI yang mengandung kata “Sosial” juga memiliki makna penting. Organisasi tersebut diharapkan terus hadir untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan serta kebersamaan sesama anak bangsa.
“Semangat sosial harus berjalan seiring dengan semangat kebangsaan. Kita harus hadir untuk sesama, berkontribusi bagi masyarakat dan bersama-sama membangun Indonesia,” ungkapnya.
Komitmen yang dibacakan dan disetujui dalam kegiatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI tersebut, menurut Gunawan, bukan sekadar seremonial. Namun menjadi pengingat bagi seluruh alumni untuk terus menjaga kehormatan bangsa, memperkuat persatuan dan memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.
Ia berharap semangat tersebut dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga keberagaman suku, agama, budaya dan latar belakang tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi kekuatan dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju.
“Berbeda dalam keberagaman, bersatu dalam Indonesia. Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika adalah fondasi bersama yang harus kita jaga,” tegas Gunawan.
Gunawan, S.H. saat ini dipercaya sebagai Ketua PSMTI Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, sekaligus merupakan alumni Lemhannas RI.(*)
- Penulis: Yusrizal Sikumbang













