Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Lampung » 8 Bandara Ditutup Akibat Erupsi Anak Krakatau, Cek Fakta-faktanya!

8 Bandara Ditutup Akibat Erupsi Anak Krakatau, Cek Fakta-faktanya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG, detak24com – Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (05/09/26) pagi lalu di perairan Selat Sunda telah berdampak luas terhadap lima provinsi sekitarnya.

Abu vulkanik dari semburan lava bergerak ke Banten, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Sumatera Selatan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat erupsi Gunung Api Anak Krakatau masih terjadi hingga Sabtu (5/9) pagi. Hingga malam setelahnya, abu vulkanik dilaporkan mulai dirasakan warga di beberapa provinsi.

Berikut fakta-fakta penting erupsi Anak Krakatau hingga penutupan delapan bandara terdekat:

Picu suara dentuman

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memperkirakan suara dentuman di beberapa wilayah pada pada 4-5 September bersumber dari letusan Anak Krakatau.

“Kami menduga memang kemungkinan erupsi gunung Anak Krakatau ini sebagai salah satu kemungkinan sumber suara dentuman di beberapa wilayah Jawa Barat pada 4-5 September 2026,” ujar Kepala PVMBG Rita Susilawati dalam jumpa pers daring pada Sabtu (5/9).

Fenomena ini seperti ketika Gunung Kelud di Jawa Timur meletus pada 2014 lalu, yang suaranya terdengar hingga ke Yogyakarta dan beberapa wilayah lain di Jawa Tengah.

Pada April 2020, gunung api Anak Krakatau juga pernah mengalami erupsi yang suaranya terdengar hingga wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Abu vulkanik hingga Jabar-DKI

Hingga Minggu (6/9) pagi, abu vulkanik imbas letusan terus dirasakan warga di DKI Jakarta dan Jawa Barat. BMKG mencatat ada dua klaster abu vulkanik Anak Krakatau.

Pertama, abu mengarah ke Jakarta, Banten dan Jawa barat. Sebaran abu mencapai ketinggian 20 ribu kaki.

Sementara, klaster kedua hingga ketinggian 50.000 kaki teramati ke arah barat daya-barat laut. Wilayah ini mencakup sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia.

8 Bandara Ditutup

Total ada delapan bandara ditutup sementara akibat abu vulkanik letusan gunung Anak Krakatau. Hingga Minggu (6/9) siang, waktu penutupan terus diperpanjang mulai tengah malam hingga Senin (7/9) pagi.

Sebanyak delapan bandara tersebut yakni, Soekarno-Hatta Tangerang, Banten; Halim Perdanakusuma (HLP), Jakarta; Radin Inten II, Lampung; Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat; Budiarto Curug (RTO); Taufik Kiemas, Sumatera Selatan; dan Atung Bungsu (PXA).

Sebagai gantinya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan telah menyiapkan tiga bandara alternatif untuk pendaratan maskapai yang terdampak penutupan bandara-bandara tersebut.

Tiga bandara alternatif yang disiapkan yakni Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat; Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah; dan Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur.

Jakarta Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) terhitung mulai Senin, 7 September 2026, imbas sebaran abu vulkanik.

PJJ berlaku bagi sekolah PAUD, SKB/PKBM, SLB, SD, SMP, SMA, SMK Negeri dan Swasta yang berada di Jakarta. Gubernur DKI Pramono Anung pun mengimbau warga Jakarta tetap tenang dan waspada karena masih berstatus Level III atau Siaga.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin, 7 September 2026 sampai pemberitahuan berikutnya,” demikian keterangan akun resmi Pemprov DKI Jakarta di Instagram, dikutip Minggu (6/9).

Tangerang Akhirnya PJJ

Setelah sempat mengeluarkan edaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa PAUD/TK, SD, SMP negeri dan swasta di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang secara luring atau tatap muka, Dinas Pendidikan setempat akhirnya mengalihkan menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai Senin (7/9).

Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau sekaligus untuk mengutamakan keselamatan peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, penerapan PJJ untuk tahap awal berlangsung selama tiga hari, yakni hingga Rabu (9/9).

“Sebagai tahap awal, pelaksanaan PJJ berlangsung selama tiga hari, yakni hingga Rabu, 9 September 2026. Selama periode tersebut, proses pembelajaran tetap berjalan dengan memanfaatkan metode pembelajaran dari rumah sesuai kesiapan masing-masing satuan pendidikan,” ujar Wahyudi, Minggu (6/9) lalu, seperti diwartakan cnnindonesia. (*)

Editor : Kar

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERKUAT Komando, Kodim 0320/Dumai Gelar Upacara Setiap Senin

    PERKUAT Komando, Kodim 0320/Dumai Gelar Upacara Setiap Senin

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    DUMAI, detak24com – Kodim 0320/Dumai melaksanakan upacara bendera mingguan yang digelar Senin 8 Mei 2023 di lapangan upacara Makodim Jalan Sultan Syarif Kasim, Dumai.  Pada upacara bendera kali ini, bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) yaitu Dandim 0320/Dumai Letkol Arh Hermansyah Tarigan SE yang diwakili oleh Kapten Arh H Sitorus (Pjs Pasi Log Kodim 0320/Dumai). Sedangkan […]

  • Gajah Liar di Pelelawan Riau Rusak Puluhan Hektar Sawit Warga, 500 M dari Pemukiman

    Gajah Liar di Pelelawan Riau Rusak Puluhan Hektar Sawit Warga, 500 M dari Pemukiman

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Pelelawan, detak24.com – Gajah liar kembali masuk habitat manusia di Pelelawan Riau. Tiga ekor satwa dilindungi itu dilaporkan telah merusak puluhan hektar kebun sawit milik warga. Keberadaan hewan belalai panjang tersebut hanya berkisar 500 meter dari pemukiman. Dikutip Kamis (30/06/22), tiga ekor gajah liar merusak puluhan hektar kebun sawit milik masyarakat di Desa Rantau Baru, […]

  • 15 Unit Ruko di Sungai Apit Siak Ludes Terbakar, Korban Mengungsi ke Kantor Lurah

    15 Unit Ruko di Sungai Apit Siak Ludes Terbakar, Korban Mengungsi ke Kantor Lurah

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    SIAK, detak24com – Sebanyak 15 unit rumah toko (ruko) di depan Taman Syarifah 9 jalan Hang Jebat Kelurahan Sungai Apit, Kecamatan Sungai Apit ludes terbakar, Ahad (06/08/23) petang.  Cuaca sangat panas dan angin kencang membuat api cepat menjalar. Ditambah lagi, bangunan banyak terbuat dari kayu. Pemilik ruko bertungkus lumus menyelamatkan barang-barang berharga. Warga juga terlihat […]

  • Video Viral, Puskesmas Dayun Siak Tolak Pasien Emak-emak karena tak Miliki KTP 

    Video Viral, Puskesmas Dayun Siak Tolak Pasien Emak-emak karena tak Miliki KTP 

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Video seorang emak-emak ditolak berobat di Puskesmas Dayun, Siak viral di media sosial. Diketahui kejadian itu terjadi dalam beberapa hari lalu. Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @viesta082 berdurasi 01.43 menit memperlihatkan emak-emak tengah merintih kesakitan di bagian perut dan tampak tersandar ke bangku. Terdengar percakapan antara pengunggah video dengan emak-emak […]

  • Warga Panipahan Rohil Jarah BBM dan Indomie Kapal Nelayan, Terekam CCTV

    Warga Panipahan Rohil Jarah BBM dan Indomie Kapal Nelayan, Terekam CCTV

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    ROHIL, detak24.com – Dua warga Panipahan Rohil meringkuk di tahanan polisi. Mereka ditangkap dalam kasus penjarahan kapal nelayan. Aksi keduanya terekam kamera CCTV. Kedua pelaku yakni, M Hambali alias Bali (32) serta Andos (27 ). Keduanya warga Jalan Bhakti Kepenghuluan Panipahan, Rohil. Bali diciduk diciduk Tim Opsnal Polsek Panipahan Polres Rokan Hilir Kamis (20/10/22). pukul […]

  • VIRAL! Tiga Pria Tenggelam saat Ritual di Danau Quarry Bogor, Berikut Empat Faktanya

    VIRAL! Tiga Pria Tenggelam saat Ritual di Danau Quarry Bogor, Berikut Empat Faktanya

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    BOGOR, detak24com – Tiga orang pria tewas tenggelam saat menjalani ritual di Danau Quarry, Cigudeg, Bogor. Pihak kepolisian melakukan penyelidikan peristiwa tragis tersebut. Ketiga jenazah korban sudah dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Lalu, bagaimana kronologi kejadiannya? Simak informasi di bawah ini. Kronologi Tenggelam Tiga pria dewasa tenggelam di danau eks pertambangan atau Danau Quarry di […]

expand_less