Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Aksi Merebut Kemerdekaan, Lautan Massa Tumpah di Jakarta, Polisi Tangkap 21 Orang 

Aksi Merebut Kemerdekaan, Lautan Massa Tumpah di Jakarta, Polisi Tangkap 21 Orang 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Sekitar 1.000 mahasiswa turun ke jalan di puluhan titik wilayah Jakarta, sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Massa yang berasal dari BEM UI dan Front Mahasiswa Nasional (FMN), menggelar aksi demo di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (18/08/26).

Aksi tersebut mengusung tema “Merebut Kemerdekaan”. Momentum sehari setelah perayaan kemerdekaan dipilih mahasiswa untuk menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan yang mereka nilai masih dihadapi masyarakat, mulai dari ekonomi, agraria, tata kelola pemerintahan hingga kebijakan keamanan.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa sejumlah tuntutan yang diarahkan kepada pemerintah. Mereka menyoroti kondisi harga kebutuhan pokok dan BBM, persoalan agraria, korupsi, pemusatan kekuasaan hingga keterlibatan aparat keamanan di ruang sipil.

Massa mahasiswa dari UI yang mengenakan almamater kuning terlihat bergerak di kawasan Dukuh Atas. Namun, perjalanan mereka menuju Bundaran HI tertahan oleh barisan polisi wanita (Polwan).

Polwan membentuk blokade di Jalan Jenderal Sudirman untuk menghalangi laju massa. Setelah tertahan, mahasiswa tidak membubarkan diri. Mereka kemudian menyampaikan orasi dari atas mobil komando.

Sejumlah peserta aksi secara bergantian menyampaikan pandangan dan tuntutan di hadapan aparat kepolisian yang berjaga. Situasi sekitar lokasi demonstrasi pun mendapat pengamanan ketat untuk mengantisipasi perkembangan massa.

Aksi tersebut menjadi perhatian karena berlangsung hanya sehari setelah rangkaian perayaan HUT ke-81 RI. Alih-alih menjadikan momentum kemerdekaan sebagai akhir dari perayaan, mahasiswa menjadikannya ruang untuk mempertanyakan sejauh mana kemerdekaan telah dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan 6.962 personel. Pengamanan disebar di sejumlah lokasi, termasuk kawasan Bundaran HI, Patung Arjuna Wiwaha dan kawasan Silang Monas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, meminta seluruh anggotanya mengedepankan pendekatan humanis selama mengawal demonstrasi.

Menurut Reynold, mahasiswa yang turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi tidak boleh diposisikan sebagai musuh oleh aparat.

“Saya titip kepada seluruh personel, adik-adik mahasiswa adalah keluarga kita. Mereka bukan lawan, melainkan warga masyarakat yang harus kita layani, kita jaga, dan kita amankan dengan sebaik-baiknya,” kata Reynold dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Ia menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari hak masyarakat. Karena itu, aparat diminta memberikan pelayanan dan pengamanan agar demonstrasi berlangsung tertib.

Reynold juga menginstruksikan seluruh personel bekerja dalam satu komando. Ia melarang anggota mengambil tindakan sendiri tanpa instruksi dalam menghadapi dinamika massa.

“Seluruh tindakan di lapangan harus satu komando. Tidak boleh ada inisiatif sendiri tanpa instruksi. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, terukur, dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Selain itu, Reynold memastikan tidak ada anggota yang membawa maupun menggunakan senjata api dalam pengamanan demonstrasi mahasiswa.

Pengamanan tersebut dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan hak mahasiswa menyampaikan aspirasi dapat berjalan. Di sisi lain, massa mahasiswa tetap menyuarakan tuntutan mereka melalui orasi dari mobil komando setelah tertahan barikade aparat.

31 Titik Demo 

Sebanyak 9.242 personel gabungan disiagakan untuk mengawal aksi demonstrasi di Jakarta hari ini. Berdasarkan laporan, total ada 31 aksi dan 16 kegiatan masyarakat yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan total personel itu dikerahkan untuk mengamankan seluruh aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polda Metro Jaya maupun kegiatan masyarakat lainnya. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) juga akan melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat (Jakpus), hari ini.

“Personel yang sudah dipersiapkan 9.242 personel untuk seluruh kegiatan penyampaian aspirasi di depan publik, begitu juga dengan kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya. Ini terdiri dari Polda Metro Jaya 5.670 personel, Polres jajaran 222 personel, TNI 1.500 personel, dan BKO Mabes Polri 1.850 personel,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

Penjelasan Ketua BEM UI

Sementara itu, Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan mengatakan, aksi demo tersebut digelar untuk mempertanyakan kondisi Indonesia setelah 81 tahun merdeka.

“Sehari setelah seremoni kenegaraan itu digelar, kami turun ke jalan bukan untuk merayakan, tapi untuk bertanya dengan lantang: kemerdekaan macam apa yang sedang kita rayakan?” kata Yatalathof, Senin (17/8/2026).

Ia menyoroti isu ekonomi terkait perjanjian dagang yang dinilai lebih berpihak pada kepentingan asing.

“Sementara di dalam negeri sendiri suara rakyat dibungkam dan pemuda-pemudi ditangkap sewenang-wenang,” ujar dia.

Menurut Yatalathof, berbagai masalah yang terjadi tidak dapat hanya dilihat sebagai persoalan ekonomi.

Ia menyebut kondisi yang terjadi saat ini menyangkut kedaulatan negara dan rakyat.

“Ini bukan sekadar krisis ekonomi. Ini krisis kedaulatan,” tekannya lantang.

21 Orang Ditangkap 

Polda Metro Jaya menangkap 21 orang yang diduga akan membuat rusuh saat aksi penyampaian oleh mahasiswa di Jakarta hari ini. Polisi juga menyita barang bukti berupa flare hingga molotov.

“Tim Preventive Strike dan Preemptive Education Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang yang saat ini dalam dimintai keterangan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait tentang membawa barang-barang membahayakan peserta aksi dan petugas serta masyarakat sekitar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Ia menyebutkan, petugas turut mengamankan barang berbahaya berupa petasan, flare hingga bom molotov. “Adapun barang-barang tersebut berupa petasan ataupun flare, botol yang dipersiapkan sebagai pemicu ataupun pemantik sebagai bom molotov,” ujarnya.

Budi menegaskan, pihak-pihak yang membawa ataupun mengganggu dalam pelaksanaan aktivitas penyampaian aspirasi di muka umum bukan merupakan bagian dari mahasiswa. Dilansir dari Okezone, Selasa (18/8/26).

“Orang-orang yang membawa ataupun mengganggu dalam pelaksanaan aktivitas penyampaian aspirasi di muka umum biasanya tidak terafiliasi ataupun bukan merupakan bagian dari mahasiswa yang menyampaikan pendapat,” ungkapnya. “Tujuannya adalah membuat konflik antara petugas pengamanan dengan peserta yang menyampaikan pendapat di muka umum,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bakal menggelar aksi demo bertajuk #MerebutKemerdekaan di kawasan Bundaran HI , Jakarta Pusat hari ini, seperti dikutip dari berbagai sumber. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Pengurus PWI Bengkalis, Adi Putra: Organisasi Kuat, Program Kerja Berjalan Baik

    Rapat Pengurus PWI Bengkalis, Adi Putra: Organisasi Kuat, Program Kerja Berjalan Baik

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24.com -– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis terus mematangkan langkah organisasi dalam menjalankan program kerja tahun 2026. Hal itu dibahas dalam rapat pengurus yang digelar di Aula Rapat Gedung PWI Bengkalis, Jalan Hasanuddin, Rabu (27/8/2026). Rapat tersebut menjadi forum strategis untuk memastikan berbagai program organisasi dapat berjalan sesuai target sekaligus memberikan manfaat bagi […]

  • NELAYAN Labuhan Tangga Bangko Dagang Sabu di Pondok

    NELAYAN Labuhan Tangga Bangko Dagang Sabu di Pondok

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    ROHIL detak24.com – Seorang warga Kepenghuluan Labuhan Tangga Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir berinisial RT alias R (34) terciduk tim opsnal Satresnarkoba Polres Rohil. RT alias R yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan ini ditangkap petugas di Jalan Parit Endang Kepenghuluan Labuhan Tangga Kecil Kecamatan Bangko Kabupaten Rohil. Tepatnya dalam sebuah gubuk bersama barang bukti narkotika […]

  • Woman who founded sanctuary for animals accused in their deaths

    Woman who founded sanctuary for animals accused in their deaths

    • calendar_month Senin, 23 Des 2019
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Atqui eorum nihil est eius generis, ut sit in fine atque extrerno bonorum. Non autem hoc: igitur ne illud quidem. Atque haec coniunctio confusioque virtutum tamen a philosophis ratione quadam distinguitur. Utilitatis causa amicitia est quaesita. Sed emolumenta communia esse dicuntur, recte autem facta et peccata non […]

  • POLRES Dumai Razia Lantas Selama Dua Pekan, Cek Waktu dan Sasarannya!

    POLRES Dumai Razia Lantas Selama Dua Pekan, Cek Waktu dan Sasarannya!

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24com – Kapolres AKBP Nurhadi Ismanto memimpin rapat eksternal Operasi Patuh Lancang Kuning 2023 di Ruang Command Center Lt. II Mapolres Dumai, Selasa (04/07/23). Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, POMAL, Jasaraharja, Satpol PP,  Organda dan para pejabat utama Polres Dumai serta Kapolsek. Menurut Kapolres Dumai, AKBP Nurhadi Ismanto, […]

  • Pemkab Siak Angsur Piutang Tunda Bayar, DPRD Kawal hingga Tuntas

    Pemkab Siak Angsur Piutang Tunda Bayar, DPRD Kawal hingga Tuntas

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Pemkab Siak berangsur-angsur membayar tunggakan tunda bayar tahun anggaran 2024 sebesar Rp 327 miliar, dari porsi APBD 2025. Pj Sekdakab Siak, Fauzi Asni mengatakan, terhitung Mei ini pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 40 miliar untuk menutup utang tunda bayar tersebut. “Yang sudah dibayar sekitar Rp 40 miliar. Kita tetap menunggu […]

  • Ini Foto Gadis Difabel di Bagansiapiapi yang Dilaporkan Hilang

    Ini Foto Gadis Difabel di Bagansiapiapi yang Dilaporkan Hilang

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BAGANSIAPIAPI, detak24com – Natasa alias Tasa (21), seorang gadis difabel dilaporkan hilang setelah tidak pulang ke rumah sejak Senin (07/04/25). Warga Jalan Sumatera Laut, RT 017 RW 005, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Rohil ini terakhir terlihat saat meninggalkan rumah tanpa kabar. Kondisinya yang memiliki keterbatasan fisik pada tangan dan kaki membuat keluarga semakin khawatir […]

expand_less