Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Dua Terdakwa Sabu 12 Kg dan Puluhan Ribu Butir Ineks di Bengkalis Divonis Mati 

Dua Terdakwa Sabu 12 Kg dan Puluhan Ribu Butir Ineks di Bengkalis Divonis Mati 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – Dua orang terdakwa kepemilikan sabu 12 Kg serta puluhan ribu butir ineks di Bengkalis divonis hukuman mati.

PN Bengkalis menggelar sidang pembacaan putusan kasus kepemilikan sabu 12 Kg serta puluhan ribu butir ineks. Lima terdakwanya divonis berbeda, yakni pidana mati dan seumur hidup, Selasa (27/01/26).

Kelima terdakwa adalah Junaidi Hasugian, Toma Arwinata alias Tomas, Jamal, Fristo Harianto Tumanggor, dan Anton.

Para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan permufakatan jahat tanpa hak untuk menerima narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat melebihi lima gram.

“Terbukti dakwaan primair,” ujar Kepala Kajari Bengkalis, Nadda Lubis, melalui Kasi Pidum, Marthalius kepada wartawan usai sidang, Selasa (27/01/16).

Dikatakannya, majelis hakim menjatuhkan pidana penjara seumur hidup kepada Jamal, Anton, dan Junaidi Hasugian. Sementara Fristo Harianto Tumanggor dan Toma Arwinata alias Tomas dijatuhi hukuman mati dengan masa percobaan 10 tahun.

“Hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 99 KUHP,” ungkap dia.

Selain pidana badan, lanjutnya, hakim juga memerintahkan penyitaan sejumlah barang bukti, termasuk narkotika jenis sabu dan ekstasi, telepon genggam, kendaraan bermotor, mobil, serta uang tunai.

Barang bukti tersebut akan dimusnahkan atau dirampas untuk negara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia menambahkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan pikir-pikir terhadap vonis pidana mati. Sementara, terhadap terdakwa yang dijatuhi hukuman seumur hidup, JPU akan mengajukan banding.

“Semua terdakwa sebelumnya dituntut pidana mati,” jelasnya.

Kasus ini bermula pada 3 Mei 2025, ketika Junaidi, Tomas, dan Fristo dalam perjalanan pulang dari Palembang usai mengantarkan 25 kilogram sabu. Di tengah perjalanan, Tomas dihubungi seseorang bernama Cool untuk menjemput narkotika di Pantai Alohong, Pulau Rupat.

Mereka kemudian menginap di hotel Kota Dumai sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Rupat pada 5 Mei dini hari. Setibanya di Pulau Rupat, ketiganya menunggu instruksi sambil menginap di penginapan Desa Pangkalan Nyirih.

Menjelang malam, Tomas menerima arahan dari Cool untuk menuju Jalan Alohong, Desa Sungai Cingam. Cool menyebut narkotika yang akan diambil sebagai “dua keluarga”, istilah untuk sabu dan pil ekstasi.

Ketiganya bergerak menggunakan mobil Toyota Innova hitam dan mengikuti sepeda motor Honda Beat sebagai penanda lokasi transaksi.

Namun, rencana tersebut telah diketahui aparat kepolisian. Berdasarkan informasi dari masyarakat, Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau melakukan penyergapan.

Sekitar pukul 21.47 WIB, polisi lebih dulu menangkap Anton dan Jamal saat melintas di Jalan Alohong dengan barang bukti narkotika dalam jumlah besar.

Tidak lama kemudian, sekitar 800 meter dari lokasi pertama, petugas menghentikan mobil Toyota Innova yang ditumpangi Junaidi, Tomas, dan Fristo. Dari penggeledahan ditemukan telepon genggam, uang tunai Rp 7,8 juta, dan alat isap sabu.

Ketiganya mengaku hendak menjemput narkotika atas perintah Cool, dengan imbalan uang yang dijanjikan kepada Tomas.

Dari tangan Anton, polisi menyita sabu seberat hampir 36 kilogram dan puluhan ribu pil ekstasi dengan total berat lebih dari 12 kilogram, diikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir dan Longsor Agam Renggut 40 Nyawa, Ini Rinciannya!

    Banjir dan Longsor Agam Renggut 40 Nyawa, Ini Rinciannya!

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    AGAM, detak24com – Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam terus bertambah. Hingga Jumat (28/11/25) malam, sebanyak 40 jenazah telah ditemukan. Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, mengatakan korban berasal dari empat kecamatan. Sementara, pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang masih terus berlangsung di berbagai lokasi terdampak. “Sebanyak 29 korban berasal […]

  • DUH! Oknum Polisi Inhil Merampok di Kampar, Begini Kronologinya

    DUH! Oknum Polisi Inhil Merampok di Kampar, Begini Kronologinya

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    KAMPAR, detak24com – Oknum polisi Inhil inisial Bripda RH (29) terlibat perampokan di Kampar. Kini, ia dijebloskan dalam penjara guna menjalani proses hukum. Kapolsek Siak Hulu AKP Zainal Arifin, Senin (24/07/23) mengatakan, Bripda RH merampok bersama dua rekannya inisial EA (33), WA (25). Sementara, korbannya yakni sepasang kekasih berinisial BC (20) dan RS (21). “Dimana […]

  • ALHAMDULILLAH, 995 PPPK Guru dan Tenaga Teknis Pemkab Rohil Dapat SK

    ALHAMDULILLAH, 995 PPPK Guru dan Tenaga Teknis Pemkab Rohil Dapat SK

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Rohil, detak24com – Bupati Rohil.Afrizal Sintong menyerahkan SK pengangkatan PPPK guru dan tenaga teknis formasi tahun 2022, sekaligus pelantikan dan pengambilan sumpah, Rabu (16/8/2023). Bupati Rohil Afrizal Sintong dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PPPK tenaga Guru dan tenaga teknis yang baru saja diangkat dan dilantik. “Atas nama pemerintah daerah tentunya kami menyampaikan ucapan […]

  • Naas! Sampan Tertimpa Pohon, Nelayan Tua di Desa Tambak Inhu Meregang Nyawa

    Naas! Sampan Tertimpa Pohon, Nelayan Tua di Desa Tambak Inhu Meregang Nyawa

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Seorang nelayan tua di Desa Tambak, Inhu bernama Zakaria (69) meninggal dunia di sungai Pulau Pekanlais, Sabtu (13/07/24). Korban tenggelam pada Kamis (11/07/24) pagi. Ketika itu, nelayan tua tersebut sedang menggunakan sampan melintas di Pulau Pekanlais. Saat bersamaan, warga bernama Sarkawi menebang pohon di pinggir sungai. Pohon yang ditebang menimpa sampan nelayan […]

  • Idul Adha 1446 H, Pelindo Group Dumai Salurkan 8 Sapi dan 29 Ekor Kambing

    Idul Adha 1446 H, Pelindo Group Dumai Salurkan 8 Sapi dan 29 Ekor Kambing

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Pelindo Group Dumai menyalurkan bantuan hewan kurban Idul Adha 1446 H sebanyak 8 ekor sapi dan 29 ekor kambing melalui Badan Dakwah Islamiah (BDI) Pelindo Cabang Dumai, Kamis (05/06/25). Seluruh hewan kurban yang disalurkan PT Pelindo Regional 1 Dumai, PT Pelindo Multi Terminal Branch Dumai dan PT Pelindo Jasa Maritim Area 2 […]

  • JELANG Pemilu 2024, Darwis Jhon Viker Siap Menangkan Kordias Pasaribu

    JELANG Pemilu 2024, Darwis Jhon Viker Siap Menangkan Kordias Pasaribu

    • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 47Komentar

    DUMAI, detak24.com -Tim Bacaleg DPR RI Kordias Pasaribu SH MSi meminta dukungan pada persatuan Sahata Saoloan dalam Pemilu 2024 mendatang. Permintaan dukungan tersebut disampaikan Darwis Jhon Viker, tim Bacaleg DPR RI Kordias Pasaribu SH MSi saat menghadiri bonataon persatuan Sahata Saoloan di Rumah A Siagian / Br. Juntak Jalan Terikat Dumai. Minggu (05/03/23). Darwis Jhon […]

expand_less