Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Waspada! Beras SPHP Palsu Beredar di 22 Minimarket Pekanbaru 

Waspada! Beras SPHP Palsu Beredar di 22 Minimarket Pekanbaru 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Ditreskrimsus Polda Riau membongkar praktik pengoplosan beras SPHP. Distributor berinisial RG (34) dibekuk di Pekanbaru.

Tersangka RG mencampur beras kualitas rendah (beras reject) dan beras medium, lalu mengemasnya ulang sebagai beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang merupakan program Bulog.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan mengatakan, tindakan pengoplosan beras sangat merugikan konsumen dan mencoreng program pangan pemerintah.

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal pada Kamis (24/07/25). Tim Subdit I Indagsi yang dipimpin AKBP Agus Prihandika, setelah tim melakukan penyelidikan di Toko Beras Murni, Jalan Sail, Kelurahan Rejosari, Pekanbaru. Di sana RG ditangkap.

Dia menjelaskan, RG saat ini bukan mitra resmi Bulog. Ia pernah menjadi mitra, tetapi telah diputus kontraknya karena menjual beras SPHP melebihi harga eceran tertinggi (HET).

“Yang bersangkutan dulu pernah jadi mitra tapi kontrak diputus karena menjual beras SPHP di atas harga eceran tertinggi,” ujar Kombes Pol Ade, Sabtu (26/07/25) petang.

Dalam praktiknya, RG membeli beras reject seharga Rp 6.000/kg dan beras medium seharga sekitar Rp 11.000/kg, lalu mencampurkannya dan memasukkannya ke dalam karung beras SPHP.

Beras oplosan tersebut kemudian dijual di tokonya dan dititipkan pada 22 minimarket di Pekanbaru dengan harga Rp 19.000/kg, yang seharusnya dijual jauh lebih murah oleh mitra resmi Bulog.

“Kita sedang menelusuri minimarket itu. Untuk selanjutnya dilakukan penyitaan,” tuturnya.

Salah satu toko milik RG di Jalan Pemasyarakatan, Kota Pekanbaru. Tempat ini kemudian digerebek tim Subdit I, bahkan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan langsung turun ke temp TKP.

Selain menyalahgunakan kemasan SPHP, penyidik juga menemukan modus kedua yakni penjualan lima merek beras dalam kemasan premium yang ternyata tidak sesuai dengan kualitas sebenarnya.

Kelima merek tersebut adalah Fruit kemasan 10 kg, Aira kemasan 5 kg, Anak Daro tulisan merah dan biru kemasan 10 kg, Family diklaim berasal dari Bukittinggi, padahal dipasok dari Pelalawan dan beras merek Kuriak Kusuik.

Khusus untuk merek Family, pelaku mencantumkan label “beras asal Bukittinggi” pada kemasan. Padahal beras tersebut berasal dari pemasok daerah Pelalawan dengan kualitas di bawah kategori medium.

Beras ini dijual dengan harga Rp 16.000/kg, padahal modal pembelian hanya sekitar Rp11.000/kg. Sehingga memberikan keuntungan sebesar Rp 4.000–5.000 per kilogram, bahkan lebih.

“Kemudian beras Family ini dituliskan berasal dari Bukittinggi. Padahal dari Penyalai, Pelalawan,” jelasnya

Kegiatan ilegal ini sudah berlangsung selama sekitar dua tahun untuk kelima merek tersebut, dan selama empat bulan untuk praktik pengoplosan beras SPHP.

Polda Riau juga masih menyelidiki asal-usul karung SPHP yang digunakan tersangka, yang menurut pengakuannya diperoleh dari salah satu toko di Pasar Bawah, Pekanbaru.

Dari pengungkapan tersebut, aparat berhasil menyita sekitar 8–9 ton beras oplosan dan kemasan palsu. Kepolisian memastikan akan memproses kasus secara terbuka dan transparan kepada publik.

Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan menyebut, kejahatan dalam sektor pangan ini tergolong serius, karena negara telah menggelontorkan banyak anggaran untuk subsidi pupuk, pembangunan irigasi, hingga penyediaan waduk untuk mendukung sektor pertanian

“Namun ada pelaku kejahatan yang memanfaatkan ini semua untuk keserakahan dan kepentingan pribadi,” tuturnya.

Kapolda menegaskan, hingga saat ini, seluruh jajaran di tingkat Polres se-Riau terus bekerja untuk mengungkap praktik-praktik serupa yang merugikan masyarakat dan negara.

Atas perbuatannya, RG dijerat dengan Pasal 62 UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman pidana penjara lima tahun dan denda maksimal Rp2 miliar.

Diketahui, program beras SPHP untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran.

Tindakan pengoplosan atau penyalahgunaan distribusi seperti ini tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga mengganggu sistem distribusi pangan nasional, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • ARUS Balik 2023 di Pelabuhan Domestik Dumai Meningkat hingga 80 Persen

    ARUS Balik 2023 di Pelabuhan Domestik Dumai Meningkat hingga 80 Persen

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24com – Pada H+5 Idul Fitri 1444 H/2023 M arus mudik di pelabuhan penumpang domestik Bandar Sri Junjungan Kota Dumai terpantau meningkat. Peningkatan mencapai 80 persen dari hari biasa. Petugas pos pelayanan di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan, Aipda Eki Chan, Rabu (26/04/23) mengatakan,  meningkatnya arus balik di pelabuhan domestik Dumai terjadi sejak Selasa (25/04/23). […]

  • Pelaku Curanmor Incar Motor Anak Sekolahan di Pelalawan, Pura-pura Minjam Lalu Dibawa Kabur 

    Pelaku Curanmor Incar Motor Anak Sekolahan di Pelalawan, Pura-pura Minjam Lalu Dibawa Kabur 

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Tim Opsnal Reskrim Polres Pelalawan menangkap pelaku curanmor berinisial (M) yang selama beberapa bulan terakhir meresahkan. Aksi pelaku ini sangat meresahkan masyarakat Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Modus tersangka, pura-pura minjam motor anak sekolahan, lalu dibawa kabur. Pelaku diringkus di Bangkinang, Kabupaten Kampar, pada Sabtu (10/05/25) atas laporan tindak pidana pencurian dan atau […]

  • Lepas Tembakan dan Todong Korban, Rampok Bersenpi Gasak BRILink di Rohil 

    Lepas Tembakan dan Todong Korban, Rampok Bersenpi Gasak BRILink di Rohil 

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    ROHIL, detak24com – Perampok bersenpi satroni sebuah toko sekaligus gerai BRILink di Kepenghuluan Bangko Lestari, Kecamatan Bangko Pusako, Rohil. Pelaku yang berjumlah tiga orang melepas tembakan serta menodong pemilik warung, dan merampas uang Rp 50 juta. Kasat Reskrim Polres Rohil, AKP I Putu Adi Juniwinata mengatakan, peristiwa terjadi di warung milik Rukun Sinulinga (47), Jalan […]

  • POLISI Gerebek Penampungan TKI di Jalan Arjuna Mekarsari Dumai

    POLISI Gerebek Penampungan TKI di Jalan Arjuna Mekarsari Dumai

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polisi menangkap seorang tekong, serta mengamankan 8 orang lainnya saat penggerebekan penampungan TKI di Jalan Arjuna Mekarsari Dumai. Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton didampingi Kasat Reskrim AKP Bayu Ramadhan Effendi, Senin (27/11/23) mengatakan, penangkapan tersebut bermula pada Kamis (23/11/23) sekira pukul 14.00 WIB. Diperoleh informasi dari masyarakat bahwa di sebuah rumah Jalan […]

  • MUSLOKLUB RAPI Lokal Mandau Digelar, Hendri Ismail Terpilih Jadi Ketua 

    MUSLOKLUB RAPI Lokal Mandau Digelar, Hendri Ismail Terpilih Jadi Ketua 

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 18Komentar

    DURI, detak24.com – RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) Lokal Mandau menggelar Musyawarah Lokal Luar Biasa (Musloklub) di Cafe Kayangan 129 Duri, Ahad (14/05/23). Musloklub RAPI Lokal Mandau ini diadakan untuk mengisi kekosongan beberapa pengurus dan juga Ketua Lokal Mandau sebelumnya Asri Leswara JZ04ELV yang terpilih menjadi Wakil Ketua Wilayah Bengkalis. Acara ini dihadiri oleh anggota […]

  • Gempa Hari Ini 5 Mag Guncang Cilacap, Begini Dampaknya 

    Gempa Hari Ini 5 Mag Guncang Cilacap, Begini Dampaknya 

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    CILACAP, detak24com – Gempa hari ini berkekuatan 5 magnitudo terjadi di Cilacap, Jawa Tengah (Jateng). Kedalaman gempa 10 km. Melalui akun X-nya, BMKG melaporkan gempa hari ini terjadi pada Jumat (04/04/25) pukul 13.59 WIB. Gempa berada pada 80 km tenggara Cilacap, Jateng. “Gempa Mag:5.0,” tulis BMKG. Titik koordinat gempa hari ini ada di 8,43 derajat […]

expand_less