Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kasus Kerangkeng Manusia di Langkat Seret 10 Oknum TNI

Kasus Kerangkeng Manusia di Langkat Seret 10 Oknum TNI

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com- Kasus kerangkeng manusia di rumah Terbit Rencana Peranginangin, selain melibatkan Bupati Langkat nonaktif itu dan 6 kerabatnya, juga menjerat 10 oknum anggota TNI.

Ke-10 oknum TNI tersebut diduga membekingi kerangkeng manusia di rumah pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin tersebut.

“Kasus Langkat masih terus. Kalau dari TNI sendiri kan waktu itu sudah ada 9 orang. Tapi sekarang sudah menjadi 10 tersangka,” ungkap Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa di Kantor PBNU dikutip,  Selasa (24/05/2022).

Ditegaskannya, proses hukum terhadap kasus kerangkeng manusia itu masih terus berjalan, tetapi yang juga lebih penting agar pihak korban mengungkapkan siapa-siapa saja yang terlibat.

“Kami juga menginginkan dari pihak korban bisa mengungkapkan semua, sehingga kita bisa membawa mereka-mereka yang terlibat sejak 2011 untuk bertanggung jawab,” tegas mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini.

“Tidak boleh takut ya, bicara apa adanya supaya kita bisa benar-benar menghukum mereka yang terlibat,” katanya.

Lindungi Korban

Panglima TNI juga meminta semua pihak terutama para korban untuk menyampaikan apabila adanya intimidasi.

“Kalau dari TNI yang mengintimidasi kami pasti menindaklanjuti itu,” ujarnya.

Sebelumnya, saat menerima kunjungan pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Andika meminta para korban tidak takut menyampaikan kejadian yang sebenarnya

Andika juga meminta pimpinan LPSK untuk memberikan daftar dan alamat rumah para korban agar TNI bisa mengontrol atau patroli secara khusus.

“Kami memberikan keamanan bagi korban dari berbagai macam intimidasi selama proses hukum berlangsung,” tegas dia.

Kasus kerangkeng ini menetapkan Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin dan anaknya, SP sebagai tersangka. Serta 6 tersangka lainnya yang merupakan keluarga dan kerabat dengan Terbit Rencana Peranginangin.(fajar.co.id)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • EMAK-EMAK Pencari Daun Nipah Tewas di Perairan Inhil, Sampan Terbalik

    EMAK-EMAK Pencari Daun Nipah Tewas di Perairan Inhil, Sampan Terbalik

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    INHIL, detak24com – Seorang perempuan bernama Iyang yang hilang tenggelam di Sungai Anak Serka, Kabupaten Indragiri Hilir akhirnya ditemukan. Kepala Kantor SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya menjelaskan, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. “Siang tadi pukul 11.07 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan korban dengan kondisi meninggal dunia pada titik koordinat 0°8’40″S 103°23’56″E sejauh […]

  • NAHAS! Buruh Sawit Hilang di Sungai Masjid Dumai, Diduga Diterkam Buaya 

    NAHAS! Buruh Sawit Hilang di Sungai Masjid Dumai, Diduga Diterkam Buaya 

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang buruh sawit warga Kelurahan Mekarsari, Dumai Selatan hilang di Sungai Masjid. Dugaan sementara, korban diterkam buaya. Peristiwa hilangnya buruh sawit yang bernama Anggara Siregar (25) diketahui terjadi di sekitar Jembatan Sepakat pada Rabu, 6 Desember 2023 sekira pukul 22.30 WIB malam. Korban adalah seorang buruh angkut buah sawit. Seorang saksi mata, […]

  • Pengasuh yang Aniaya dan Perkosa Balita di Kuansing Divonis 19 Tahun 

    Pengasuh yang Aniaya dan Perkosa Balita di Kuansing Divonis 19 Tahun 

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Seorang pengasuh anak bernama Alpino Yoki Saputra divonis 19 tahun penjara dalam kasus penganiayaan dan pencabulan balita. Sementara, istrinya terdakwa Yogi diganjar lima tahun. PN Teluk Kuantan dalam sidang yang dipimpin Subiar Teguh Wijaya, menjatuhkan vonis pidana penjara kepada pasutri yang terbukti menganiaya hingga membunuh seorang balita yang mereka asuh, Kamis (18/12/25). […]

  • GEGER Perempuan Hamil Gantung Diri di Tangkerang Selatan Pekanbaru

    GEGER Perempuan Hamil Gantung Diri di Tangkerang Selatan Pekanbaru

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Warga dibuat geger atas penemuan mayat perempuan hamil gantung diri di sebuah rumah kontrakan Jalan Bandung, Kelurahan Tangkerang Selatan, Pekanbaru. Kapolsek Bukit Raya AKP Syafnil, dikutip Senin (25/03/24) mengatakan kejadian naas itu pada Ahad (24/03/24) pagi. Korban bernama Rosmida (24) tewas dalam keadaan sedang hamil. Perempuan hamil gantung diri menggunakan tali plastik […]

  • Kabar Gembira, Pemprov Riau Pastikan PKB dan BBNKB Tak Naik 

    Kabar Gembira, Pemprov Riau Pastikan PKB dan BBNKB Tak Naik 

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Meringankan masyarakat dalam membayar PKB dan BBNKB, Pemprov Riau memastikan tidak ada kenaikan tarif pada tahun 2025 ini. Ketentuan itu berlaku pada tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), khusus untuk Provinsi Riau. “Tidak ada kenaikan untuk PKB dan BBNKB, masih tetap sama seperti sebelumnya,” ujar Asisten […]

  • Viral, CCTV Detik-detik Marisa Putri Tabrak dan Seret Bu Guru Sejauh 50 Meter

    Viral, CCTV Detik-detik Marisa Putri Tabrak dan Seret Bu Guru Sejauh 50 Meter

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Rekaman CCTV detik-detik Marisa Putri (21) tabrak maut hingga menyeret ibu guru sejauh 50 meter, beredar di medsos. Marisa Putri menabrak ibu guru TK bernama Renti Marningsih (46) di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru hingga tewas, Sabtu (03/08/24). Dari video berdurasi 17 detik yang beredar, terlihat mobil Toyota Raize yang dikemudikan Marisa Putri […]

expand_less