Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Ada Jejak Harimau di Lokasi Karhutla Kabupaten Pelalawan

Ada Jejak Harimau di Lokasi Karhutla Kabupaten Pelalawan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Polisi temukan jejak harimau sumatera saat padamkan karhutla di areal PT Permata Hijau Indonesia (PHI), Desa Pangkalan Gondai Kabupaten Pelalawan.

Luas lahan terbakar di kawasan itu mencapai 20 hektare. Jejak kaki satwa dilindungi itu ditemukan saat tim Polres Pelalawan dan Polsek Langgam, TNI dan Manggala Agni menelusuri lokasi lahan terbakar.

Kapolsek Langgam Iptu Alferdo Kaban mengatakan. Jejak harimau sumatera itu ditemukan Selasa (30/07/24) pagi.

“Saat penelusuran itu kami menemukan ada jejak kaki berkuku diduga Harimau Sumatera,” ujar Alferdo.

Pria yang akrab disapa Edo itu menyebut, tujuan penelusuran untuk melakukan pendinginan dan sekat agar api tidak muncul kembali karena di lokasi masih berasap.

Untuk antisipasi kemuculan harimau, tim melakukan pendinginan di lahan bekas terbakar dan sekat dari batas kanal air.

“Untuk menjaga keselamatan diri. Kita khawatir jika sewaktu-waktu harimau itu muncul,” kata Alfredo.

Upaya pendinginan sudah memasuki hari keempat. Tim masih menjaga lokasi agar api tidak muncul lagi karena hembusan angin cukup kencang.

Dalam upaya pemadaman, kepolisian mengerahkan 111 orang personel. Terdiri dari Polres Pelalawan dan Polsek Langgam 20 personel, Damkar PT PHI 45 orang, PT NPM 15 orang PT Parawira 10 orang, Masyarakat Peduli Api 10 orang, serta pemuda Desa Gondai 15 orang.

“Kita menggunakan 5 unit mesin ministriker Damkar dan peralatan, 3 unit mesin mark 3, lalu 2 unit mesin sibahura, 1 unit mesin apung. Ada juga bantuan helikopter water bombing (bom air) 2 unit,” kata Edo.

Saat melakukan pemadaman, tim gabungan mengalami kesulitan karena lokasi kebakaran lahan sejauh 3,5 jam dari Markas Polres Pelalawan. Lahan yang terbakar juga berkontur gambut sehingga api sulit padam.

“Karakteristik lokasi lahan gambut kering sehingga apabila ada angin berhembus kencang dahan dan kayu kering mudah terbakar. Angin kencang sehingga proses pemadaman menjadi sulit, bahkan akses menuju ke lokasi yang terbakar tersebut melewati semak belukar,” jelas Edo.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Kris Topel mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab terbakarnya 20 hektare lahan PT PHI. Sejumlah saksi diperiksa untuk mengumpulkan alat bukti.

“Dugaan awal sumber api dari lahan Desa Kusuma. Lahan PHI berbatasan dengan desa tersebut jaraknya kurang lebih 3 kilometer,” imbuh Kris dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Thailand dan Vietnam U-19 Keok, Mampus Jadi Trending Twitter

    Thailand dan Vietnam U-19 Keok, Tag Mampus Jadi Trending Twitter

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    NASIB apes dialami Timnas Vietnam dan Thailand di Piala AFF U-19 2022. Berlaga di semifinal, keduanya sama-sama dibikin jadi ayam sayur.        Timnas Malaysia U-19 berhasil mengunci satu tiket di partai final. Hal itu dipastikan usai Harimau Malaya menggilas Timnas Vietnam dengan skor 3-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu 13 Juli.     […]

  • TAK DAPAT Pupuk Subsidi – Harga TBS Lebih Murah dari Plasma, Jeritan Petani Mandiri di Siak

    TAK DAPAT Pupuk Subsidi – Harga TBS Lebih Murah dari Plasma, Jeritan Petani Mandiri di Siak

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    SIAK, detak24.com – Distribusi pupuk subsidi hingga kini tetap dipertanyakan. Sebab, masih banyak kelompok tani swadaya mandiri tak mendapatkan. Alhasil, saat harga pupuk naik, ketika itu pula petani sawit menjerit, karena ketidaksanggupan membeli pupuk non subsidi. Sementara, harga jual TBS mereka di pabrik  jauh lebih rendah dibanding petani plasma  Hal itu disampaikan Ketua Kelompok Tani […]

  • TRUK SAWIT Terguling di Pintu Tol Pekanbaru -Dumai, Jalur B Tutup Total

    TRUK SAWIT Terguling di Pintu Tol Pekanbaru -Dumai, Jalur B Tutup Total

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Kecelakaan tunggal, truk inti sawit terguling di akses jalur B pintu Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), Rabu (22/02/23) petang. Hal itu dibenarkan Branch Manager Ruas Tol Permai, Jarot Seno Wibawa saat dikonfirmasi kejadian kecelakaan di pintu tol Permai. “Iya, telah terjadi kecelakaan di akses pintu Tol Permai. Kecelakaan tunggal truk bermuatan inti sawit terguling […]

  • Anggota Polres Inhu Dipecat Gegara Konsumsi Sabu 

    Anggota Polres Inhu Dipecat Gegara Konsumsi Sabu 

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Polres Inhu menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Bripka Heru Restu Pratama, karena terbukti mengonsumsi sabu. Upacara PTDH digelar di Lapangan Apel Mapolres Inhu dipimpin langsung Kapolres AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kamis (20/11/25). Bripka Heru dipecat setelah terbukti positif menggunakan sabu berdasarkan LP-A/14/IV/2025/Propam tertanggal 21 April 2025. Ia dinyatakan melanggar […]

  • DIDUGA Pungli, Camat Koto Kampar Hulu Kutip Rp 2 Juta Perhektar Pembuatan SKRG

    DIDUGA Pungli, Camat Koto Kampar Hulu Kutip Rp 2 Juta Perhektar Pembuatan SKRG

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    KAMPAR, detak24com – Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab mengakui dan tanggapi terkait adanya dugaan pungutan liar terhadap pembuatan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKRG), Sabtu (29/07/23). Masyarakat yang enggan namanya ditulis, mengungkapkan bahwa dalam pengurusan atau pembuatan SKGR dengan Camat Begab melalui Kepala Desa harus membayar biaya 2 juta rupiah. Ahmad Begab pun mengakui atas […]

  • Karyawan BRK Bobol Rp5 Miliar dari 71 Rekening Nasabah, Begini Kronologisnya

    Karyawan BRK Bobol Rp5 Miliar dari 71 Rekening Nasabah, Begini Kronologisnya

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

      Pekanbaru, detak24.com – Kasus pembobolan rekening nasabah kembali terjadi di Bank Riau Kepri (BRK). Kejahatan perbankan (fraud) tersebut berlangsung di tengah penantian panjang BRK menuntaskan konversi menjadi bank syariah. Kepolisian Daerah Riau telah menetapkan seorang tersangka Rezki Purwanto (RP) dan ditahan sejak Sabtu (25/06/22) lalu. Pria parlente berumur 33 tahun merupakan karyawan tetap BRK […]

expand_less