DITEMUKAN Pria Misterius, Berikut Empat Fakta Pembunuhan Sadis Kartini Terbungkus Karung di Dumai
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 28 Agt 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, detak24com – Polisi terus mendalami kasus pembunuhan seorang wanita bernama Kartini yang mayatnya ditemukan di bawah jembatan sungai Jalan Akasia, Kelurahan Gurunpanjang, Bukit Kapur. Polisi sedang memburu suami korban yang diduga kuat sebagai pelaku utama.
Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Bayu Ramadhan Effendi menyatakan pihaknya sudah menahan anak tiri korban. Sebab diduga dua anak korban turut membantu ayahnya membunuh Kartini.
Berikut sejumlah fakta-fakta terkait pembunuhan sadis Kartini di Dumai:
Ditemukan Pria Misterius
Sebelum dilaporkan ke polisi, mayat Kartini pertamakali ditemukan oleh pria misterius. Diketahui pria tersebut mengendarai Honda Verza warna merah, menggunakan kaos warna merah. Tinggi diperkirakan 170 cm, badan kurus dan kulit hitam. Pria itu lalu menyampaikan pada warga bahwa ada mayat dalam parit.
Jasad Kartini Dibungkus Karung
Mayat Kartini ditemukan terbungkus dalam karung di bawah jembatan sungai Jalan Akasia area PT Arara Abadi RT 013 Kelurahan Bukit Kapur, Kecamatan Bukit Kapur pada Jumat (28/8/2023). Penemuan mayat ini sempat membuat geger warga setempat.
Korban Pembunuhan Suami
Kartini diduga kuat menjadi korban pembunuhan. Polres Dumai, berhasil mengungkap kasus pembunuhan tersebut, setelah melakukan penyelidikan.
Hasil otopsi dari sidik jari di badan korban, pelaku pembunuhan memang orang dekat korban. Pelaku pembunuhan merupakan suami dan dua anak tirinya.
“Para pelaku pembunuhan berhasil kami amankan sehari setelah mayat ditemukan, kedua anak tiri yang diamankan masih di bawah umur, yang satu berusia 12 tahun perempuan dan 13 tahun laki-laki,” katanya, Senin (28/8/2023).
Suami Korban dalam Pengejaran
AKP Bayu menjelaskan, suami korban saat ini sedang dalam pengejaran. Pelaku utama itu diduga kabur disuruh anak-anaknya.
“Memang awalnya ke dua pelaku (anak korban) tidak mengaku. Namun setelah hasil otopsi dan sidik jari mereka sesuai dengan sidik jari yang ada pada korban, akhirnya mereka mengaku. Sedangkan suami korban saat ini sedang dalam pengejaran. Pelaku kabur disuruh anak anaknya,” tutupnya. (halloriau)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com













