Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » Apical Dumai Sulap Bungkil Sawit Jadi Pakan Ternak Bernutrisi Tinggi 

Apical Dumai Sulap Bungkil Sawit Jadi Pakan Ternak Bernutrisi Tinggi 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Apical melalui PT Sari Dumai Sejati (PT SDS) memanfaatkan bungkil inti sawit atau palm kernel expeller (PKE), produk samping dari proses pengolahan inti yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak.

Melalui program pendampingan usaha peternakan, PKE diberikan sebagai pakan tambahan bagi kelompok peternak kambing binaan yang melibatkan 24 keluarga di Dumai, Riau.

Pemanfaatan PKE menjadi bagian dari upaya PT SDS dalam mendukung pengelolaan ternak, sekaligus pengembangan usaha dua kelompok peternak binaan di sekitar wilayah operasional perusahaan agar semakin produktif dan mandiri.

Sepanjang Januari–Agustus 2026, kedua kelompok tersebut memiliki total 272 ekor kambing dan mencatat penjualan 66 ekor senilai Rp 178,2 juta. Capaian ini menunjukkan bagaimana pendampingan usaha peternakan dapat membantu membangun aset produktif sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi keluarga anggota kelompok.

“Kami ingin agar sumber daya yang tersedia dari kegiatan operasional juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Melalui pendampingan ini, PKE dimanfaatkan untuk mendukung usaha peternakan yang dapat terus berkembang dan memberikan nilai ekonomi bagi keluarga anggota kelompok,” ujar Agus Wiastono, CSR Manager Apical, Jumat (11/09/26).

Sebelum diberikan kepada kambing, PKE difermentasi agar lebih mudah dikonsumsi dan dicerna. Proses ini membantu melunakkan tekstur PKE dan mengurai serat kompleks sehingga nutrisinya lebih mudah diserap ternak.

Menurut Agus, proses fermentasi menjadi bagian penting dalam pemanfaatan PKE sebagai pakan tambahan. Selain membantu meningkatkan palatabilitas pakan, proses ini membuat PKE lebih mudah dikonsumsi oleh kambing ketika diberikan bersama hijauan.

Pemanfaatan PKE menjadi salah satu bentuk dukungan PT SDS kepada dua kelompok peternak binaan yang berada di RT 5, 6, dan 7. Selain dukungan pakan tambahan, pendampingan diarahkan untuk membantu kelompok mengembangkan usaha peternakan sebagai kegiatan produktif yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya.

Kelompok Tani Wanita Tunas Harapan yang beranggotakan 10 keluarga memiliki 112 ekor kambing senilai Rp 214,85 juta. Sepanjang Januari–Agustus 2026, kelompok ini menjual 32 ekor kambing senilai Rp 86,4 juta.

Kelompok tersebut juga mengembangkan kegiatan simpan pinjam dengan nilai sekitar Rp 54 juta sebagai bagian dari penguatan ekonomi anggotanya.

Bagi anggota kelompok, manfaat usaha peternakan juga dirasakan secara langsung dalam kehidupan keluarga. Lina, Ketua Kelompok Tani Wanita Tunas Harapan, mengatakan bahwa hasil penjualan ternak telah membantu membiayai pendidikan anaknya hingga menyelesaikan jenjang S1.

Sementara itu, Kelompok Sukabumi yang beranggotakan 14 keluarga memiliki 160 ekor kambing senilai Rp 286,75 juta. Pada periode yang sama, kelompok ini mencatat penjualan 34 ekor kambing senilai Rp 91,8 juta.

“Kami menerima bantuan PKE secara berkala setiap 1,5 bulan, dengan total sekitar 2,3 ton untuk mendukung kebutuhan pakan ternak,” imbuh M Nasir, anggota Kelompok Sukabumi.

Perkembangan kedua kelompok menunjukkan bahwa usaha peternakan tidak hanya menjadi kegiatan produktif, tetapi juga dapat membangun aset dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga anggota kelompok.

Ke depan, Apical melalui PT SDS akan melanjutkan pendampingan dengan fokus pada peningkatan produktivitas ternak, pengelolaan usaha, dan penguatan kemandirian kelompok agar kegiatan peternakan dapat terus berkembang sebagai sumber penghasilan keluarga.

Tentang Apical 

Apical adalah pengolah minyak nabati terkemuka dengan jejak global yang berkembang. Proses pengolahan mid-stream yang terintegrasi secara vertikal dan dan pemrosesan hilir dengan nilai tambah menjadikan kami sebagai pemasok integral yang mendukung kebutuhan pangan, pakan ternak, oleokimia dan bahan bakar yang dibutuhkan oleh setiap industri.

Hingga saat ini, dengan aset terintegrasi di lokasi yang strategis mencakup Indonesia, Cina, dan Spanyol, Apical mengoperasikan sejumlah kilang, pabrik oleokimia, pabrik biodiesel, dan pabrik penghancur kernel. Melalui usaha patungan, Apical juga memiliki operasi pemrosesan dan distribusi di Brasil, India, Pakistan, Filipina, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat dan Vietnam.

Pertumbuhan Apical dibangun di atas fondasi keberlanjutan dan transparan, serta dimotivasi oleh keyakinan kuat bahwa kami dapat membuat dampak yang lebih berarti bahkan saat kami terus mengembangkan bisnis kami dan memberikan solusi inovatif kepada pelanggan kami.rmasi lebih lanjut, silakan kunjungi: www.apicalgroup.com. (adv)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TERCIDUK di Kampar, Pak Wali Terlibat Kasus Penipuan Alat Berat

    TERCIDUK di Kampar, Pak Wali Terlibat Kasus Penipuan Alat Berat

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Polisi menangkap Pak Wali alias Ba di Kampar, setelah hampir dua bulan masuk daftar buronan. Pria 50 tahun itu terlibat penipuan alat berat. Menurut Dirreskrimum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan, Pak Wali itu terlibat kasus penipuan alat berat di Kabupaten Kampar. Perbuatannya mengakibatkan korban Ari Wiranto mengalami kerugian sebesar Rp 520 […]

  • Ketua IKM Babel Laporkan Abu Janda ke Polda, Buntut Konten Viral ‘Bar-bar’

    Ketua IKM Babel Laporkan Abu Janda ke Polda, Buntut Konten Viral ‘Bar-bar’

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, detak24com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minangkabau Kepulauan Bangka Belitung Replianto, resmi melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke Polda Bangka Belitung l. Laporan tersebut atas dugaan penghinaan terhadap masyarakat Minangkabau melalui konten yang beredar di media sosial. Laporan tersebut diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bangka Belitung pada Selasa (2/6/2026) […]

  • Dosen Pencabul Mahasiswi Divonis Bebas, Mahasiswa Padati PN Pekanbaru

    Dosen Pencabul Mahasiswi Divonis Bebas, Mahasiswa Padati PN Pekanbaru

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unri nonaktif, Syafri Harto, akhirnya divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (30/3/2022). Hakim memutuskan bahwa terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana pencabulan terhadap korban L (21), mahasiswi di kampus tersebut.   Vonis dibacakan majelis hakim yang diketuai Estiono. Sidang digelar secara […]

  • Proyek Box Culvert serta Drainase Jalan Dock Senilai Rp 3,8 M Diduga Siluman, Kadis PUPR Dumai Enggan Jawab Konfirmasi Wartawan 

    Proyek Box Culvert serta Drainase Jalan Dock Senilai Rp 3,8 M Diduga Siluman, Kadis PUPR Dumai Enggan Jawab Konfirmasi Wartawan 

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Proyek box culvert serta drainase Jalan Dock Yard Dumai senilai Rp 3.799.308.878 diduga siluman. Kegiatan tersebut tanpa memasang plang nama. Tim media LakiNews.Com, Cyberline.id dan Ekspose Independen.Com mencoba konfirmasi hal tersebut secara tertulis kepada Kadis dan Kabid SDA PUPR Dumai. Namun, hingga kini belum ada jawaban. Berdasarkan hal tersebut, Kadis dan Kabid […]

  • Polisi Tangkap Musisi Band Terkenal Kasus Narkoba, Siapa Ya?

    Polisi Tangkap Musisi Band Terkenal Kasus Narkoba, Siapa Ya?

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Jakarta, detak24. com –  Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) menangkap seorang anggota grup band terkenal terkait kepemilikan narkoba. “Benar personel grup band terkenal, band laki-laki,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, E Zulpan, Jumat (03/06/22). Zulpan belum mengungkap identitas anggota band yang tertangkap itu. Ia juga tak merinci narkoba jenis apa yang diduga dikonsumsi si […]

  • Gawat Darurat! Kakek 70 Tahun di Sungai Batang Bengkalis Ajak 8 Bocah ‘Bercocok Tanam’

    Gawat Darurat! Kakek 70 Tahun di Sungai Batang Bengkalis Ajak 8 Bocah ‘Bercocok Tanam’

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Diduga melakukan aksi pencabulan terhadap delapan anak perempuan, seorang kakek berinisial S berusia 70 tahun diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Bengkalis, Senin (09/03/26). Kasus tersebut melibatkan delapan korban, yang masih berusia antara 4 hingga 10 tahun. Peristiwa ini terungkap pada 1 Maret 2026, setelah warga dan orangtua korban memergoki pelaku diduga sedang […]

expand_less