Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Honorer Mengaku Atasannya Habis Rp100 Juta, Kasus Video Rapat Bapenda Pekanbaru

Honorer Mengaku Atasannya Habis Rp100 Juta, Kasus Video Rapat Bapenda Pekanbaru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, murka usai mengetahui rekaman rapat internal yang dipimpinnya beredar ke publik.

Rekaman yang beredar tersebut membahas mengenai dugaan rekayasa laporan pajak piutang Bapenda Pekanbaru.

Kemarahan Zulhelmi diungkapkan Abdul Hafis, pegawai honorer Bapenda yang dilaporkan Zulhelmi ke Polda Riau, terkait dugaan tindak pidana UU Internet dan Transaksi Elektronik (ITE).

Hafis mengungkapkan, dirinya dipanggil oleh Kepala Bapenda Pekanbaru tersebut terkait rekaman rapat yang beredar ke publik. Ia menyebut di ruangan Zulhelmi, ia murka serta marah kepada Hafis.

“Disuruh ke ruangan Pak Kepala, dia (Zulhelmi) langsung nanya apakah saya yang merekam terkait video beredar tersebut. Terus saya jawab iya. Mulai dari situlah Pak Kepala marah,” ungkap Hafis, Jumat (26/08/22).

Hafis mengaku, di ruangan tersebut ia dicecar bebagai pertanyaan seperti sejak kapan merekam. Serta meminta semua rekaman yang ada di telepon selularnya dihapus.

“Terus HP saya diambil dan disimpan dia. Lalu dia berkata kepada saya ‘Kau tahu masalah yang kau buat dari rekaman itu’. Saya jawab tidak. Lalu Pak Zulhelmi juga mengaku telah habis uang ratusan juta untuk kasus ini. Lalu dia bertanya apakah saya mau ganti rugi uang sebanyak yang dikeluarkan untuk menyelesaikan kasus rekaman yang viral itu,” beber Hafis

Lalu Hafis merasa terpojok atas perkataan Zulhelmi. Dirinya hanya bisa diam dan mengiyakan semua percakapan Zulhelmi.

Hafis mengaku, awalnya ada yang mengganjal dalam rekaman dari hasil rapat tersebut. Lalu ia bertanya kepada sahabatnya agar bisa menjelaskan apa maksud dari rekaman itu.

“Saya minta saran kepada sahabat saya, lalu dia menyampaikan bahwa memang ada indikasi dugaan. Lalu dia meminta rekaman itu untuk membantu menyelesaikannya,” ungkapnya.

“Jadi setahu saya, di rekaman itu masih rencana tapi sudah ada perintah dari Kepala Bapenda. Trnyata Pekanbaru juga meraih penghargaan WTP yang ke-5. Terus apabila hal itu tidak teraih, mereka juga mengaku kehilangan Rp100 miliar,” pungkasnya.

Perihal isi rekaman, Hafiz mengetahui bahwa rekaman itu vatal lantaran ada perintah langsung dari Kepala Bapenda yang memerintahkan untuk mengubah hal tersebut agar bisa meraih penghargaan WTP.

“Saya dengar dari rekaman itu, total penghargaan yang diraih oleh suatu daerah senilai Rp100 miliar jika meraih WTP. Jadi dalam rekaman itu juga jelas, pimpinan saya dibidang IT juga yang mengatakan hal ini harus orang berada di dalam yang hanya mengetahuinya,” tutupnya.(cakaplah.com)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (17)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Menteri Tjahyo Kumolo Meninggal Dunia, Kabar Duka dari PDIP

      Menteri Tjahyo Kumolo Meninggal Dunia, Kabar Duka dari PDIP

      • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
      • account_circle Redaksi
      • 11Komentar

      Jakarta, detak24.com — PDIP berduka. Seorang kader terbaiknya yang duduk di Kabinet Indonesia Maju, Tjahyo Kumolo meninggal. Ia tercatat dua kali jadi menteri yakni Mendagri dan sekarang MenPAN-RB. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif sejak beberapa hari yang lalu. Kabar duka tersebut dibenarkan oleh petinggi PDIP […]

    • Koruptor Baznas Dumai Divonis 1,5 Tahun Penjara

      Koruptor Baznas Dumai Divonis 1,5 Tahun Penjara

      • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
      • account_circle Redaksi
      • 9Komentar

      DUMAI, detak24.com – Hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru menghukum Zulfikar dengan pidana penjara selama 18 bulan. Karyawan Baznas Dumai itu terbukti menilap dana dari amil zakat RSUD setempat sebesar Rp190.283.330. Majelis hakim yamg diketuai Effendi menyatakan Zulfikar bersalah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan […]

    • DIHADIRI WAKO Paisal, Kapolres Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lancang Kuning 2023

      DIHADIRI WAKO Paisal, Kapolres Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lancang Kuning 2023

      • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      DUMAI, detak24.com – Polres Dumai terjunkan 90 personel dalam Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2023. Kegiatan secara resmi dimulai, Selasa (07/02/23). Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2023 dipimpin Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto. Dihadiri Walikota Dumai H Paisal,l beserta unsur Forkopimda, Kadishub, Kadisdikbud, serta Jasaraharja. Pergelaran apel bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan kepentingan […]

    • PENANGKAPAN Narkoba Terbaru : Panik, Pengedar Ekstasi di Pekanbaru Lempar BB ke Atap Musala

      PENANGKAPAN Narkoba Terbaru : Panik, Pengedar Ekstasi di Pekanbaru Lempar BB ke Atap Musala

      • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Pengedar narkotika di wilayah Panger (Pangeran Hidayat) Pekanbaru berinisial AD lempar ekstasi ke atap musala saat digerebek. Beruntung, aksi pelaku yang membuat barang haram ke atap musala di Jalan Pangeran Hidayat, Gg Abadi, Pekanbaru itu terekam kamera. Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru mengatakan dari tangan pelaku, petugas menemukan 2 butir pil ekstasi serta […]

    • Sekdaprov Riau Dicecar KPK, Terkait OTT Gubri Wahid 

      Sekdaprov Riau Dicecar KPK, Terkait OTT Gubri Wahid 

      • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – KPK melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, Rabu (19/11/25). Ia dimintai keterangan sebagai saksi terkait OTT Gubri Wahid serta dugaan tindak pidana korupsi di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau tahun 2025. Dugaan korupsi tersebut melibatkan Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid. Selain Abdul Wahid, tim penyidik KPK juga menetapkan Kepala […]

    • MANTUL! Ditetapkan Rp3,7 Juta – UMK 2023 Dumai Paling Tinggi di Riau

      MANTUL! Ditetapkan Rp3,7 Juta – UMK 2023 Dumai Paling Tinggi di Riau

      • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
      • account_circle Redaksi
      • 23Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Pemprov Riau menerima rekomendasi bupati/walikota terkait kenaikan Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK) tahun 2023. Kota Dumai paling tinggi nominalnya, yakni Rp3,7 Juta. “Iya, kita sudah terima rekomendasi upah minimun tahun 2023 dari semua kabupaten kota. Yang paling angkanya yakni Kota Dumai sebesar Rp3,7 juta,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) […]

    expand_less