DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Ratusan Kerbau di Kampar Riau Mati Akibat Penyakit Sapi Ngorok

Kerbau warga di Kampar Riau mati akibat penyakit sapi ngorok. F : IST

Kerbau warga di Kampar Riau mati akibat penyakit sapi ngorok. F : IST

KAMPAR, detak 24.com — Ratusan kerbau milik masyarakat Desa Gunung Bungsu, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau dilaporkan mati. Peristiwa terjadi diduga akibat terpapar Septicaemia Epizootica (SE) atau biasa disebut penyakit sapi ngorok sejak 16 Agustus 2022 lalu.

“Iya, kita sudah mendapat laporan dari Dinas Peternakan Kampar ada ratusan kerbau mati akibat SE atau bahasa kita disebut penyakit sapi ngorok,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau, Faralinda Sari, dikutip Jumat (02/09/22).

Fara menyebut kerbau tersebut mati disebabkan karena bakteri Pasteurella Multocida Serotype. Ia menjelaskan, sebenarnya penyakit ini sudah lama. Penyakit ini disebabkan perubahan cuaca. Penyakit ini menurut dia menular ke sesama hewan ternak.

Faralinda mengatakan, saat ini pihak Dinas Perternakan Kampar sudah turun ke lokasi kerbau mati terpapar SE tersebut. Kerbau yang belum terpapar di wilayah penyebaran sudah ditangani.

Karena peternak di sana tidak mau sapinya divaksin. Makanya sekarang petugas kesehatan hewan Kampar saat ini tengah melakukan sosialisasi kepada peternak agar kerbaunya mau divaksin,” tutupnya.(Republika.com)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

18 thoughts on “Ratusan Kerbau di Kampar Riau Mati Akibat Penyakit Sapi Ngorok

  1. Ping-balik: รับทำ SEO
  2. Ping-balik: 꽁머니 홍보방
  3. Ping-balik: puff bar vape
  4. Ping-balik: rca77
  5. Ping-balik: altogel
  6. Ping-balik: Sevink Molen
  7. Ping-balik: casino online
  8. Ping-balik: thc vape juice uk
  9. Ping-balik: เทปใส
  10. Ping-balik: ufakorea

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *