Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Pria di Bekasi Ditangkap Polisi Gegara Minta THR ke Perusahaan, Ini Sebabnya 

Pria di Bekasi Ditangkap Polisi Gegara Minta THR ke Perusahaan, Ini Sebabnya 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI, detak24com – Polisi menangkap pria bernama Suhada alias Jagoan Cikiwul yang meminta THR Lebaran ke sebuah perusahaan plastik di Bantargebang, Bekasi.

Kapolsek  Bantargebang, Kompol Sukadi mengungkapkan, Suhada ditangkap di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (20/03/25).

“Yang bersangkutan sudah ditangkap di Sukabumi kemarin (Kamis) maghrib,” kata Sukadi kepada Kompas.com, dikutip Ahad (23/03/25).

Penangkapan terhadap sang Jagoan Cikiwul dilakukan setelah ia mengancam akan menutup akses jalan menuju salah satu pabrik plastik di Jalan Tali Kolot, Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ancaman tersebut dilontarkan oleh Suhada karena sekuriti pabrik plastik di Bantargebang hanya memberinya Rp 20.000 saat ia meminta tunjangan hari raya (THR) Lebaran pada Senin (17/3/2025) pukul 11.00 WIB.

Suhada yang tak puas dengan nominal pemberian sekuriti akhirnya memaksa ingin bertemu pemilik perusahaan. Sempat minta maaf Sebelum penangkapannya, Suhada sempat merilis video permintaan maaf yang berdurasi satu menit 29 detik. Dalam video yang diterima Kompas.com, Suhada menyampaikan rasa penyesalan yang mendalam atas tindakan yang telah mengganggu warga Cikiwul, Bantargebang, Bekasi.

Saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Saya mengaku salah karena saya mengaku seorang Jagoan Cikiwul,” ungkapnya, dikutip pada Jumat (21/3/2025). Suhada juga menyampaikan permohonan maaf kepada sekuriti perusahaan yang sempat menerima makian darinya. “Saya minta maaf yang sebesar-besarnya, mohon dimaafkan,” kata Suhada.

Bantah permintaan THR Suhada menjelaskan, kedatangannya ke perusahaan plastik tersebut bertujuan untuk mengonfirmasi proposal yang telah dia ajukan sebelumnya. Baca juga: Perekam Aksi Jagoan Cikiwul Dicopot dari Ketua GMBI Bantargebang Ia bersikukuh, proposal tersebut bukanlah untuk meminta THR, melainkan permohonan bantuan guna membagikan takjil di jalan selama bulan Ramadhan. “Isinya itu meminta bantuan untuk bagi-bagi takjil kepada tanggal nanti yang akan kita bagiin itu pun kalau kita dapat ya, ternyata kejadiannya seperti ini,” jelasnya. Suhada mengakui, sikap arogansinya dalam insiden itu muncul akibat ketidakpuasannya terhadap respons perusahaan soal proposalnya.

“Saya akui saya arogan, tapi kearoganan itu ada sebabnya. Sebabnya di situ ada empat proposal, yang tiga dinaikkan, yang proposal saya enggak dinaikkan sama sekuritinya,” imbuhnya.

Keterlibatan ketua GMBI Sementara itu, polisi mengungkap, proposal THR Lebaran yang diajukan Suhada ke perusahaan di Kota Bekasi ditandatangani wanita berinisial M pada 3 Maret 2025.

M merupakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Bantargebang. Baca juga: Usai Aksinya Viral, “Jagoan Cikiwul” yang Minta THR ke Perusahaan Kabur ke Bogor “Proposal yang ditandatangani oleh saudari M, seorang Ketua Ormas GMBI Kecamatan Bantargebang,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Binsar Hatorangan Sianturi dalam konferensi pers di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (201/03/25).

Dua pekan setelahnya, Suhada dan ketiga rekannya mendatangi perusahaan tersebut untuk memastikan apakah proposal itu sudah ditindaklanjuti.

Sesampainya di lokasi, Suhada berdebat dengan sekuriti lantaran proposal yang diajukan tak direspons perusahaan.

Merasa kesal, Suhada sempat mengancam sekuriti dengan mengeklaim dirinya sebagai “Jagoan Cikiwul” dan memiliki banyak massa. Pengkhianatan Saat Suhada berdebat, M yang berada di lokasi diam-diam merekam kejadian tersebut. Sepulang dari lokasi, M kemudian menyebarkan rekaman video itu ke grup WhatsApp LSM GMBI Bantargebang.

Tak lama setelah dibagikan, video tersebut menjadi viral di media sosial. Ketika video itu menuai kritik, Suhada dan tiga rekannya saling curiga serta menuding adanya pengkhianatan di antara mereka.

Ketika video itu viral, mereka saling curiga, menganggap ada pengkhianat. Setelah menyadari bahwa video tersebut telah tersebar luas dan tidak bisa dikendalikan, tersangka S akhirnya melarikan diri,” ujar Binsar. Namun, upaya pelarian Suhada berakhir sia-sia setelah polisi berhasil menangkapnya di Sukabumi.

Atas perbuatannya, polisi menetapkan Suhada sebagai tersangka dan menjeratnya dengan Pasal 335 KUHP tentang pengancaman. Ia terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Sebar puluhan proposal Berdasarkan hasil pemeriksaan juga terungkap, Suhada bersama tiga rekannya menyebarkan puluhan proposal ke perusahaan di wilayah Bantargebang.

“Pengakuan mereka puluhan, tapi nanti kita pastikan jumlahnya,” kata Binsar.

Binsar menyebutkan, Suhada dan ketiga rekannya memahami adanya larangan permintaan THR ke perusahaan. Oleh karena itu, mereka mengakali proposal tersebut dengan dalih permintaan dana untuk kegiatan bagi-bagi takjil dan buka bersama, bukan THR, dikutip detak24com dari kompas.com. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • IRT Bohay Nanar Divonis 7 Tahun, Miliki Sabu dan Ekstasi

    IRT Bohay Nanar Divonis 7 Tahun, Miliki Sabu dan Ekstasi

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Rokanhilir, detak24.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT) muda dan masih bohay, nanar usai mendengar vonis hakim PN Rokanhilir Riau. Ia harus menjalani hukuman selama 7 tahun. Padahal, di sidang sebelumnya, pemilik rambut pirang itu hanya dituntut setahun penjara. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Rokan Hilir yang menuntut rendah seorangterdakwa dalam perkara narkoba […]

  • Dua Jemaah Salat Idul Fitri Meninggal di Pemalang, Belasan Lainnya Kritis 

    Dua Jemaah Salat Idul Fitri Meninggal di Pemalang, Belasan Lainnya Kritis 

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEMALANG, detak24com – Suasana Salat Idul Fitri 1446 Hijriah yang berlangsung khidmat di Masjid Nurul Kalam, Pemalang, Jateng berubah menjadi kepanikan. Hal ini setelah sebuah pohon beringin besar di Alun-Alun Pemalang tiba-tiba ambruk dan menimpa belasan jemaah, Senin (31/03/25) pagi.   Informasi diperoleh media, peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 06.45 WIB menjelang pelaksanaan Salat Id. […]

  • Lantunan Salawat dan Kumandang Azan Antar Jenazah Eril ke Pemakaman Cimaung

    Lantunan Salawat dan Kumandang Azan Antar Jenazah Eril ke Pemakaman Cimaung

    • calendar_month Senin, 13 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Bandung, detak24.com — Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, tiba di lokasi pemakaman di Islamic Center Baitul Ridwan, Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kedatangan mobil jenazah dan iring-iringan tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (13/06/22). Lantunan salawat terdengar di lokasi saat mobil jenazah tiba. Ridwan Kamil dan […]

  • HIKMAH : Bencana Alam dan Bencana Kemanusiaan

    HIKMAH : Bencana Alam dan Bencana Kemanusiaan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ALLAH SWT telah memperingatkan ancaman bencana akan terjadi: “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar” (Ar-Rum 41). Bumi yang diciptakan Allah swt merupakan satu-satunya planet yang dikhususkan untuk makhluk hidup, terutama untuk manusia. […]

  • TAJIR Melintir, Primus Yustisio Biasa Naik Kereta Api

    TAJIR Melintir, Primus Yustisio Biasa Naik Kereta Api

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Mantan raja sinetron Indonesia, Primus Yustisio baru-baru ini ramai menjadi sorotan. Hal itu karena ia terciduk naik kereta api saat berangkat bekerja. Aktor Primus Yustisio namanya sangat melambung di era 90-an hingga 2000-an awal. Lantaran sinetron demi sinetron yang ia bintangi sangat lah sukses. Namun, kini ia menepi dari dunia hiburan dan memilih untuk terjun […]

  • Tersangka As diperiksa polisi. F. CAKAPLAH.COM

    Tangan Pencuri Motor Patah Diamuk Warga, Eh! Dalam Kantongnya Ditemukan Sabu

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Pekanbaru, detak24.com -Gagal melarikan motor curian, tangan As warga Pekanbaru patah diamuk massa. Tidak itu saja, dalam kantong tersangka ditemukan sebungkus diduga sabu. Kanit Reskrim Polsek Tampan, Pekanbaru, AKP Aspikar dikutip Rabu (03/08/22) mengatakan tersangka AS gagal hendak mencuri motor di Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru pada Senin (1/8/2022) petang. Pria ini justru […]

expand_less