Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Tiga Bocah Dipaksa Mengemis di Pangkalan Kerinci, Orangtua Korban Ditangkap 

Tiga Bocah Dipaksa Mengemis di Pangkalan Kerinci, Orangtua Korban Ditangkap 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Polisi menangkap SM dan MM, tersangka eksploitasi tiga orang anak di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Informasi dirangkum Ahad (14/06/26), kedua tersangka adalah orangtua korban yang memaksa tiga anak mereka mengemis, mengamen hingga jadi manusia silver hingga larut malam. Setiap hari para korban wajib menyetor hingga Rp 250 ribu.

Ketiga korban berinisial MH (11), RA (9), dan PW (9). Mereka diduga dipaksa mencari uang di kawasan lampu merah Jalan Lintas Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, mulai pukul 15.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB setiap hari.

Dirreskrimum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua, mengatakan bahwa kasus tersebut terungkap setelah ketiga anak itu dibawa warga ke Polsek Pangkalan Kerinci pada Jumat (12/06/26) malam.

“Anak-anak tersebut masih berada di jalan hingga malam hari. Dari keterangan yang diperoleh, mereka mengaku takut pulang karena khawatir dimarahi apabila tidak berhasil memenuhi target setoran Rp 250 ribu,” kata dia, Ahad (14/06/26).

Mendapatkan laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menangkap dua orang berinisial SM dan MM di kawasan Simpang Kualo, Pangkalan Kerinci. Kedua orangtua korban yang diduga terlibat dalam eksploitasi anak.

Kedua terduga pelaku diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan para korban. Saat ini, keduanya telah ditahan di Polsek Pangkalan Kerinci untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, praktik eksploitasi tersebut diduga telah berlangsung selama sekitar tujuh bulan sejak para pelaku bersama anak-anak itu tinggal di wilayah Pangkalan Kerinci.

Setiap hari, para korban diperintahkan turun ke jalan untuk mengamen, mengemis, dan menjadi manusia silver guna memperoleh uang dari pengguna jalan yang melintas.

Seluruh uang yang diperoleh kemudian diserahkan kepada pelaku. Jika target Rp 250 ribu tersebut tidak terpenuhi, para korban mengaku mendapat hukuman atau kekerasan dari pelaku.

“Dugaan yang kami tangani bukan sekadar anak yang berada di jalanan, tetapi adanya indikasi eksploitasi ekonomi terhadap anak yang dilakukan secara terus-menerus dalam lingkungan keluarga. Ini yang sedang kami dalami,” ujarnya.

Atas kasus tersebut, penyidik mendalami dugaan pelanggaran Pasal 88 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak terkait eksploitasi ekonomi terhadap anak.

Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara utuh praktik yang terjadi.

Sementara, SM yang merupakan ibu korban mengakui kesalahannya karena mempekerjakan anak di bawah umur.

“Saya salah telah menyuruh anak saya bekerja. Saya minta maaf dan tak akan mengulanginya lagi,” ucap tersangka saat diinterogasi polisi, seperti diwartakan cakaplah. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • RESMI! KIM Usung Prabowo-Gibran, Daftar Rabu Ini

    RESMI! KIM Usung Prabowo-Gibran, Daftar Rabu Ini

    • calendar_month Minggu, 22 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Secara resmi, Koalisi Indonesia Maju atau KIM usung Prabowo-Gibran untuk Pilpres 2024 mendatang. Keputusan tersebut dibulatkan pada rapat Parpol koalisi KIM di kediaman Prabowo Subianto, Jaksel, Ahad (22/10/23). Dalam rapat dihasilkan sejumlah poin. Salah satunya, disepakati KIM usung Prabowo-Gibran menjadi capres dan cawapres cawapres untuk maju di Pilpres 2024. Prabowo menyatakan, keputusan […]

  • Penyaluran Bantuan Sapi Program Rohil Makmur Transparan dan Tepat Sasaran

    Penyaluran Bantuan Sapi Program Rohil Makmur Transparan dan Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROKAN HILIR,  detak24com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Rohil menegaskan pelaksanaan program unggulan “Rohil Makmur” berjalan secara transparan dan tepat sasaran. Klarifikasi ini disampaikan untuk menanggapi beredarnya isu miring terkait dugaan politisasi dan ketidakterbukaan dalam proses distribusi bantuan ternak sapi kepada 37 kelompok ternak di 18 kecamatan. Anggota pengurus BAZNAS Rohil, Junaidi, menyebut bahwa […]

  • Terciduk Malam Hari, Kades Sungai Baru Inhil Nyambi Dagang Sabu 

    Terciduk Malam Hari, Kades Sungai Baru Inhil Nyambi Dagang Sabu 

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Kades Sungai Baru, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Inhil terciduk polisi dalam kasus narkoba. Selain jadi pengedar, ia positif mengkonsumsi sabu. Oknum Kades tersebut berinisial CH (36), yang diringkus pada Rabu (18/09/24) malam, di Jalan Hasan Thaha Parit 7 Kelurahan Teluk Pinang. Awalnya, pihak kepolisian Polsek GAS mendapat informasi, seorang laki-laki inisial […]

  • Polres Gagalkan Penyeludupan 43 Warga Bangladesh dan 10 PMI ke Malaysia

    Polres Gagalkan Penyeludupan 43 Warga Bangladesh dan 10 PMI ke Malaysia

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Satreskrim Polres Bengkalis menggagalkan keberangkatan secara ilegal 43 warga negara Bangladesh ke Malaysia. Selain itu, turut diamankan sebanyak 10 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam rombongan tersebut. Kejadian berawal ketika pada Senin (26/09/22) sekira jam 21.00 WIB anggota Unit Reskrim Polsek Bukit Batu Polres Bengkalis mendapatkan informasi tentang adanya WNA Bangladesh sebanyak […]

  • Pamer Organ Vital, Atuk Atuk Warga Teluk Latak Bengkalis Ditangkap Polisi 

    Pamer Organ Vital, Atuk Atuk Warga Teluk Latak Bengkalis Ditangkap Polisi 

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Polisi menangkap seorang pria tua BR (57) gegara pamer organ vital kepada bocah 8 tahun di Desa Teluk Latak, Kecamatan Bengkalis. Informasi dirangkum, Rabu (18/12/24), tersangka diringkus petugas di sebuah warung kosong Desa Teluk Latak, Kecamatan Bengkalis, Selasa (17/12/24) petang. Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP AKP Gian Wiatma Jonimandala mengatakan, pelaku pencabulan […]

  • DUH! Banyak Legislator Riau Mangkir di Paripurna, Yulisman: Tak Ada Lagi Sidang Online

    DUH! Banyak Legislator Riau Mangkir di Paripurna, Yulisman: Tak Ada Lagi Sidang Online

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Paripurna perdana 2023 yang digelar DPRD Riau, Selasa (24/01/23) diwarnai mangkirnya sejumlah legislator. Padahal, mulai tahun ini tidak berlaku lagi sidang online. Fenomena demikian mendapat sorotan dari sejumlah anggota DPRD Riau yang hadir. Sidang paripurna itu mengagendakan Penyampaian Jawaban Gubernur Atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan […]

expand_less