Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Tampang Pembunuh Ibu Hamil di Bukittimah Viral Medsos, Dikabarkan Sudah Ditangkap

Tampang Pembunuh Ibu Hamil di Bukittimah Viral Medsos, Dikabarkan Sudah Ditangkap

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Foto seorang pria dengan tangan terborgol dikelilingi polisi, viral medsos. Dinarasikan, yang bersangkutan tersangka pembunuh ibu hamil di Bukittimah telah ditangkap polisi.

Akun facebook @Myna Surbakti memposting sejumlah foto diduga pelaku pembunuhan ibu hamil di Bukittimah. Foto tersebut dalam kondisi diborgol polisi, serta close up.

“Alhamdulillah si manusia laknat sudah di tangkap, terimakasih atas kerjasama pakpol dan masyarakat..selamat la buatmu yang sudah menghilangkan nyawa wanita yg sedang hamil, mendekam lah dirimu di hotel prodeo,” tulis Myna.

Sementara, akun facebook @Musliana memposting terduga pelaku sedang bersama isteri serta dua anak mereka.

“Ngilu hati mendengarnya istri dibunuh secara sadis oleh suami sendiri, meninggal dengan cara sadis,. Ya Allah semoga kita dijauhi dari marabahaya yang dialami seperti orang ini kejadian p3mbunuhan di Bukit Cahaya (Bukittimah) beberapa hari yang lalu. Kita tidak tau apa penyebabnya, yang penting kita berdoa, semoga yang bersalah diadili dan keluarga yg mendapat musibah moga2 diberi kesabaran dan anak2 alm semoga menjadi anak yang sholeh dan soleha,” tulis Musliana

“Alfatihah buat almarhum, semoga tidak ada berita sadis yang kita dengar lagi sobatku, kuatkanlah iman2 para2 istri dan para2 suami. Kalau ada masalah yang tak cocok bagus ambil jalan terbaiknya,” sambungnya.

Diketahui, seorang perempuan hamil diketahui bernama Nursafika (30) ditemukan jadi mayat dengan kondisi mengenaskan di sebuah pondok Jalan Abdurabkhan, Bukittimah, Dumai.

Informasi dirangkum Jumat (12/06/26), penemuan jasad perempuan nahas itu pada Rabu (10/06/26) jelang malam sekitar pukul 19.00 WIB. Kondisi korban sangat mengenaskan, wajah rusak dipenuhi luka dan jari terpotong.

Saat ditemukan, kondisi korban berlumuran darah dan tidak mengenakan jilbab, baju warna pink dan rok hijau. Informasi di lapangan korban ketika dibunuh dalam kondisi hamil sekitar 4 bulan.

Posisi korban saat ditemukan di dekat pondok kebun warga eks konsesi PT Chevron dalam kondisi setengah terlungkup dan berlumuran darah.

Di lokasi turut ditemukan Kartu Tanda Penduduk korban bernama Nursafika, wanita kelahiran 1996 beralamat di Jalan M Yusuf BTN Panorama Teluk Makmur Medang Kampai. Dalam KTP korban pekerjaan mengurus rumah tangga berstatus sudah kawin.

Korban ditemukan di sekitar pondok yang berada pinggiran jalan menuju arah pemancar TVRI. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah rusak di bagian kepala, dan terdapat beberapa luka bacokan bersimbah darah yang sudah terlihat mengering. Bahkan di lokasi ditemukan jari korban terputus dan rambut terpotong.

Selain itu, di TKP kuga ditemukan Kartu Keluarga korban dengan suaminya bernama Susanto serta dua orang anak, sebilah parang panjang, pisau karter dan yang lainnya.

“Sepertinya pembunuhan di Abdurabkhan tembus Bukit Timah baru saja terjadi. Lokasinya kira-kira di jalan arah kilo 3 yang mau ke pemancar TVRI,” kata warga yang menyaksikan proses olah TKP oleh kepolisian.

Warga sekitar menduga korban tinggal di pondok tersebut. “Sepertinya pondok tersebut tempat tinggal, karena terdapat kelambu di bagian dalam pondok,” sebut warga lain.

Usai kejadian penemuan mayat perempuan hamil di Jalan Abdurabkhan, Bukit Timah, Dumai Selatan, pelaku dikabarkan telah ditangkap polisi.

Seperti dalam akun Facebook Ogick Putra Dumayi, mengabarkan pelaku pembunuhan sudah tertangkap. Ia menampilkan foto pelaku seakan akan berada dalam tahanan polisi.

Hal sama diunggah akun Facebook Herry Cover yang menampilkan chat dengan keluarga korban. Menanyakan kapan rekonstruksi dan proses penangkapan.

“Apakah pelaku sudah ditangkap kak, dalam percakapan whatsapp dengan keluarga korban. Dijawab sudah, pelaku bukan ditangkap tetapi menyerahkan diri ke Polsek Panipahan Rokanhilir sekarang dalam perjalanan menuju Dumai,” katanya.

Terpisah, AKP Zaini Waluyo, Humas Polres Dumai ketika dikonfirmasi wartawan terkait penangkapan pelaku mengaku belum menerima kabar. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMIGRASI DUMAI Deportasi WN Malaysia, Usai Jalani Vonis Kasus Identitas Palsu

    IMIGRASI DUMAI Deportasi WN Malaysia, Usai Jalani Vonis Kasus Identitas Palsu

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24.com – Seorang perempuan warga Malaysia inisial GT akhirnya dideportasi ke negara asalnya.. Tindakan itu dilakukan setelah yang bersangkutan elesai menjalani hukuman penjara kasus pemalsuan identitas. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, Rejeki Putra Ginting, Senin (19/12/22) mengatakan, deportasi telah dilakukan pada Ahad (18/12/22). Menurutnya GT sudah menjalankan hukuman satu bulan di Rumah […]

  • Pecah Rekor, Harga Emas Hari Ini Melonjak hingga Rp 2,73 Juta 

    Pecah Rekor, Harga Emas Hari Ini Melonjak hingga Rp 2,73 Juta 

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Harga emas hari ini kembali naik ke harga Rp 2.734.000 per gram di situs resmi Sahabat Pegadaian, Jumat (17/10/25). Harga ini naik Rp 86 ribu per gram dibandingkan kemarin. Harga emas Antam hari ini kembali memecahkan rekor, tertinggi dalam sejarah. Sahabat Pegadaian juga mencatat kenaikan harga emas UBS dan Galeri24 hari ini. Harga emas […]

  • Puluhan Siswa SMKN 1 Kandis Keracunan MBG, BGN Tutup Dapur SPPG 

    Puluhan Siswa SMKN 1 Kandis Keracunan MBG, BGN Tutup Dapur SPPG 

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Puluhan siswa SMK Negeri 1 Kandis, Kabupaten Siak keracunan MBG. Pihak BGN langsung menutup dapur SPPG penyedia menu. Anak didik di SMKN 1 Kandis mengalami diare usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampung Telaga Sam-sam di bawah Yayasan Tuah Karya. Badan Gizi Nasional […]

  • Heboh! Komnas HAM Sebut Sambo Bos Mafia, Kendalikan Banyak Polisi

    Heboh! Komnas HAM Sebut Sambo Bos Mafia, Kendalikan Banyak Polisi

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Jakarta, detak24.com – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik buka suara soal videonya yang viral. Dalam video itu Taufan menyebut matan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo seperti bos mafia. Taufan mengatakan video tersebut diambil saat berbincang usai diskusi bersama penyandang disabilitas tentang jalan keluar regulasi daerah. Video itu pun […]

  • DOKTER dan Perawat Geruduk Gedung DPR, Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law

    DOKTER dan Perawat Geruduk Gedung DPR, Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) beserta angggota, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI),dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) memadati area gerbang gedung DPR RI untuk berunjukrasa. Mereka menolak RUU Omnibus Law Kesehatan lantaran dianggap merugikan masyarakat. Dalam orasinya, Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi menyampaikan dengan […]

  • Selamat ya Siti! Sekali Bersalin Dapat Empat Anak

    Selamat ya Siti! Sekali Bersalin Dapat Empat Anak

    • calendar_month Jumat, 9 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PASUTRI asal Bima NTB, M Umar dan Siti Nursiah yang di ketahui melahirkan buah hati kembar 4 dengan selamat. Hal ini di sampaikan dokter spesialis obstetri ginekologi konsultan fetomaternal RSUD Provinsi NTB. Menurutnya, keempat bayi kembar berjenis kelamin laki-laki tersebut merupakan buah hati dari pasangan M Umar (35) dan Siti Nursiah (35). Kelahiran bayi kembar […]

expand_less