Tampang Pembunuh Ibu Hamil di Bukittimah Viral Medsos, Dikabarkan Sudah Ditangkap
- account_circle Redaksi
- calendar_month 48 menit yang lalu
- print Cetak

Foto diduga tersangka pembunuhan ibu hamil di Bukittimah, serta korban bersama dua anaknya semasa hidup. f : Facebook
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, detak24com – Foto seorang pria dengan tangan terborgol dikelilingi polisi, viral medsos. Dinarasikan, yang bersangkutan tersangka pembunuh ibu hamil di Bukittimah telah ditangkap polisi.
Akun facebook @Myna Surbakti memposting sejumlah foto diduga pelaku pembunuhan ibu hamil di Bukittimah. Foto tersebut dalam kondisi diborgol polisi, serta close up.
“Alhamdulillah si manusia laknat sudah di tangkap, terimakasih atas kerjasama pakpol dan masyarakat..selamat la buatmu yang sudah menghilangkan nyawa wanita yg sedang hamil, mendekam lah dirimu di hotel prodeo,” tulis Myna.
Sementara, akun facebook @Musliana memposting terduga pelaku sedang bersama isteri serta dua anak mereka.
“Ngilu hati mendengarnya istri dibunuh secara sadis oleh suami sendiri, meninggal dengan cara sadis,. Ya Allah semoga kita dijauhi dari marabahaya yang dialami seperti orang ini kejadian p3mbunuhan di Bukit Cahaya (Bukittimah) beberapa hari yang lalu. Kita tidak tau apa penyebabnya, yang penting kita berdoa, semoga yang bersalah diadili dan keluarga yg mendapat musibah moga2 diberi kesabaran dan anak2 alm semoga menjadi anak yang sholeh dan soleha,” tulis Musliana
“Alfatihah buat almarhum, semoga tidak ada berita sadis yang kita dengar lagi sobatku, kuatkanlah iman2 para2 istri dan para2 suami. Kalau ada masalah yang tak cocok bagus ambil jalan terbaiknya,” sambungnya.
Diketahui, seorang perempuan hamil diketahui bernama Nursafika (30) ditemukan jadi mayat dengan kondisi mengenaskan di sebuah pondok Jalan Abdurabkhan, Bukittimah, Dumai.
Informasi dirangkum Jumat (12/06/26), penemuan jasad perempuan nahas itu pada Rabu (10/06/26) jelang malam sekitar pukul 19.00 WIB. Kondisi korban sangat mengenaskan, wajah rusak dipenuhi luka dan jari terpotong.
Saat ditemukan, kondisi korban berlumuran darah dan tidak mengenakan jilbab, baju warna pink dan rok hijau. Informasi di lapangan korban ketika dibunuh dalam kondisi hamil sekitar 4 bulan.
Posisi korban saat ditemukan di dekat pondok kebun warga eks konsesi PT Chevron dalam kondisi setengah terlungkup dan berlumuran darah.
Di lokasi turut ditemukan Kartu Tanda Penduduk korban bernama Nursafika, wanita kelahiran 1996 beralamat di Jalan M Yusuf BTN Panorama Teluk Makmur Medang Kampai. Dalam KTP korban pekerjaan mengurus rumah tangga berstatus sudah kawin.
Korban ditemukan di sekitar pondok yang berada pinggiran jalan menuju arah pemancar TVRI. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah rusak di bagian kepala, dan terdapat beberapa luka bacokan bersimbah darah yang sudah terlihat mengering. Bahkan di lokasi ditemukan jari korban terputus dan rambut terpotong.
Selain itu, di TKP kuga ditemukan Kartu Keluarga korban dengan suaminya bernama Susanto serta dua orang anak, sebilah parang panjang, pisau karter dan yang lainnya.
“Sepertinya pembunuhan di Abdurabkhan tembus Bukit Timah baru saja terjadi. Lokasinya kira-kira di jalan arah kilo 3 yang mau ke pemancar TVRI,” kata warga yang menyaksikan proses olah TKP oleh kepolisian.
Warga sekitar menduga korban tinggal di pondok tersebut. “Sepertinya pondok tersebut tempat tinggal, karena terdapat kelambu di bagian dalam pondok,” sebut warga lain.
Usai kejadian penemuan mayat perempuan hamil di Jalan Abdurabkhan, Bukit Timah, Dumai Selatan, pelaku dikabarkan telah ditangkap polisi.
Seperti dalam akun Facebook Ogick Putra Dumayi, mengabarkan pelaku pembunuhan sudah tertangkap. Ia menampilkan foto pelaku seakan akan berada dalam tahanan polisi.
Hal sama diunggah akun Facebook Herry Cover yang menampilkan chat dengan keluarga korban. Menanyakan kapan rekonstruksi dan proses penangkapan.
“Apakah pelaku sudah ditangkap kak, dalam percakapan whatsapp dengan keluarga korban. Dijawab sudah, pelaku bukan ditangkap tetapi menyerahkan diri ke Polsek Panipahan Rokanhilir sekarang dalam perjalanan menuju Dumai,” katanya.
Terpisah, AKP Zaini Waluyo, Humas Polres Dumai ketika dikonfirmasi wartawan terkait penangkapan pelaku mengaku belum menerima kabar. (*)
Editor : kar











