PERUSAHAAN Singapura Investasi Pembangkit Listrik Senilai Rp 18 Triliun di Bengkalis
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BENGKALIS, detak24com – Raksasa energi, CGN Energy Internasional Holdings Co Limited (CGNEI) segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 1.500 MW di Kabupaten Bengkalis dengan total biaya Rp 18 triliun.
Bupati Bengkalis, Kasmarni menyambut baik rencana investor asal Singapura tersebut yang akan membangun PLTS sebesar 1.500 MW. “Kecil telapak tangan nyiru kami tadahkan, begitulah istilah orang melayu yang sangat menyambut baik kedatangan investor,” kata Kasmarni, dikutip Rabu (07/06/ 23).
“Apapun nanti yang menjadi kebutuhan investor baik izin atau lahan, kami siap fasilitasi untuk kelancaran pembangunan proyek tersebut,” ungkapnya saat mengikuti rapat yang dipimpin Gubernur Riau, Syamsuar bersama GM UID Riau dan Kepri Agung Murdifi, Perwakilan CGNEI dan perusahaan asal Singapura di Kantor Gubernur Riau,
Kasmarni menegaskan, Pemkab Bengkalis sangat siap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan investasi di Kabupaten Bengkalis.
Untuk diketahui, pihak CGNEI Iskandar mengatakan, pihaknya akan melakukan pengembangan energi baru terbarukan di Kabupaten Bengkalis dan Provinsi Riau.
“Beberapa minggu lalu tim kami telah melakukan pengukuran dan memberikan laporan hasil cukup bagus, dan kita bisa lanjutkan dengan pra studi kelayakan,” ungkap Iskandar.
Pembangunan PLTS di Kecamatan Bantan direncanakan dimulai pada tahun 2025, dan diperkirakan selesai Desember 2027 mendatang, serta mulai beroperasi pada tahun 2028.
“Jadi kami punya komitmen mengembangkan pembangkit skala besar di bengkalis nilainya Rp18 triliun. Total sebanyak 5.000 tenaga kerja akan terserap, dan kami akan berdayakan anak-anak lulusan SMK yang ada di kabupaten bengkalis,” imbuhnya.(halloriau)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












winter morning jazz
9 November 2023 10:33