Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ekonomi Bisnis » Pecah Rekor, Rupiah Lebihi Rp 18 Ribu per Dolar AS

Pecah Rekor, Rupiah Lebihi Rp 18 Ribu per Dolar AS

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Nilai tukar (kurs) rupiah kembali melemah dalam pembukaan perdagangan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 4 Juni 2026. Pelemahan rupiah mendorongnya menyentuh level Rp 18.000 lebih per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange, menunjukkan nilai tukar rupiah hari ini dibuka melemah 37 poin (0,21%) ke level Rp 18.003 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terlihat melemah 0,08% ke level 99.445.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada hari Rabu (3/6/2026) ditutup melemah 127 poin terhadap dolar AS, setelah sebelumnya sempat melemah 130 poin di level Rp 17.966.

Dikutip dari MarketScreener, dolar AS sebelumnya menguat ke level  99,447, setelah mencapai level terkuat sejak 7 April pada sesi sebelumnya.

Penguatan dolar AS berlanjut pada hari Kamis setelah konflik di Timur Tengah yang kembali memanas mendorong harga minyak dunia.

“Status dolar AS sebagai aset aman tampaknya menguat lagi, dengan harga minyak dan imbal hasil global yang pulih akibat ketegangan geopolitik,” kata Sim Moh Siong, ahli strategi FX di OCBC.

Tidak ada alasan kuat untuk penurunan nilai USD,” katanya, menambahkan bahwa bank sentral tetap netral dan memperkirakan dolar AS akan stabil tetapi dalam kisaran terbatas.

Sedangkan mata uang yen Jepang diperdagangkan pada 159,91 per dolar AS, naik dari titik terendah pada hari Rabu yang mendorongnya melewati angka kritis 160 untuk pertama kalinya sejak 30 April.

Angka tersebut secara luas dipandang di pasar sebagai batas untuk potensi intervensi resmi bank sentral.

Sementara itu, mata uang euro stabil di level US$ 1,1604 per dolar AS, dan poundsterling Inggris diperdagangkan di US$ 1,3424 per dolar AS.

Dolar Australia yang sensitif terhadap risiko tetap stabil di $0,7132, dan dolar Selandia Baru naik 0,2% menjadi $0,5872 untuk pulih dari level terendah satu minggu, dikutip dari investor.id. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim SAR mencari bocah tenggelam di Sungai Siak Pekanbaru. F : riauterkini

    Sampan Tenggelam, Warga Sumut Hilang di Sungai Barbari Siak 

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Sebuah sampan mengalami kecelakaan di Sungai Berbari, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Ahad (03/11/24) malam. Seorang tenggelam dan hilang. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pekanbaru, Budi Cahyadi mengatakan, informasi kecelakaan itu disampaikan oleh staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siak. “Kami mendapat informasi terkait insiden itu sekitar pukul 21.00 WIB malam. Korban […]

  • Timbulkan Kerusakan Lingkungan Skala Besar, DPK ALUN Desak Tutup Galian C Tanpa Izin di Dumai 

    Timbulkan Kerusakan Lingkungan Skala Besar, DPK ALUN Desak Tutup Galian C Tanpa Izin di Dumai 

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Aktivitas penambangan galian C ilegal kembali menjadi sorotan serius di Kota Dumai, Provinsi Riau. Sejumlah lokasi dilaporkan melakukan penggalian tanah urug, pasir, dan batu tanpa izin resmi dari pemerintah. Hal tersebut dinilai tidak hanya merusak lingkungan secara besar, tetapi juga merugikan negara dari sisi pendapatan. Investigasi yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Kota […]

  • Cukai Naik – Produksi Turun, Rokok Murah Jadi Tren Industri Tembakau

    Cukai Naik – Produksi Turun, Rokok Murah Jadi Tren Industri Tembakau

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Fenomena pergeseran konsumsi rokok di Indonesia memasuki babak baru. Di tengah merosotnya produksi, penerimaan negara justru meningkat. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama menyebut, tren ini sebagai downtrading. Konsumen beralih dari rokok mesin ke rokok tangan yang lebih terjangkau. “Penerimaan tumbuh 7,3 persen menjadi Rp 109,2 triliun meski […]

  • POLRES ROHIL Gulung Enam Rampok Sarang Walet di Sintong, Korban Diikat – Diancam Parang

    POLRES ROHIL Gulung Enam Rampok Sarang Walet di Sintong, Korban Diikat – Diancam Parang

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    ROHIL, detak24.com – Polres Rohil meringkus enam kawanan maling sarang walet milik warga Jalan Sintong, Kepenghuluan Sintong, Kecamatan Tanah Putih. Para pelaku yang masing-masing berinisial YK (52), F (37), FSR (20) dan W (43) yang merupakan warga Kecamatan Bilah Hilir, Labuhan Batu, Sumut. Kemudian dua pelaku lainnya AK (65) warga Jalan Kampung Jawa, Kelurahan Padang […]

  • PKB Target 10 Kursi di DPRD Riau, Simak Triknya!

    PKB Target 10 Kursi di DPRD Riau, Simak Triknya!

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Riau menargetkan 10 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau pada Pemilu 2024 mendatang. “Terget kursi di provinsi 10 kursi, di pusat 2 kursi dari Riau dan 70 kursi untuk kabupaten kota se-Riau,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Riau Abdul Wahid, Kamis (06/10/22). Mencapai […]

  • Diamuk Karhutla, 37 Ha Hutan Membara di Enam Kecamatan Rohil

    Diamuk Karhutla, 37 Ha Hutan Membara di Enam Kecamatan Rohil

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Kebakaran hutan makin meluas di beberapa wilayah Rokan Hilir. Karhutla terjadi di 6 kecamatan, menghanguskan 37 hektare lahan. Enam kecamatan yang dilanda karhutla (kebakaran hutan dan lahan) adalah Sinaboi, Bangko Pusako, Kubu, Batu Hampar, Panipahan dan Tanah Putih. “Benar, kebakaran di Rohil luasnya sekitar 37 hektar dari 71 titik. Saat ini masih […]

expand_less