Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » MASIH Jalani Tahanan, Rektor UIN Suska Pekanbaru Kembali Jadi Tersangka Korupsi

MASIH Jalani Tahanan, Rektor UIN Suska Pekanbaru Kembali Jadi Tersangka Korupsi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Mantan Rektor UIN Suska Pekanbaru, Akhmad Mujahidin kembali jadi tersangka korupsi. Padahal, yang bersangkutan masih jalani masa penahanan.

Ahmad Mujahidin saat ini masih menjalani masa penahanan kasus korupsi pengadaan jaringan internet di kampus ia pimpin. Sekarang, ia terlibat lagi kasus yang sama. Yakni, korupsi dana Bantuan Layanan Umum (BLU) Tahun Anggaran 2019 dengan kerugian negara Rp 7,6 miliar.

Selain mantan Rektor UIN Akhmad Mujahidin, Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau juga menetapkan Veny Aprilya sebagai tersangka. Ketika pengelolaan dana itu, Veny menjabat sebagai Bendahara Pengeluaran UIN Suska.

Asisten Pidsus Kejati Riau, Imran Yusuf mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik melakukan gelar perkara. Ditemukan ada alat bukti tindak pidana korupsi yang diduga melibatkan kedua tersangka.

“Dari ekspos (gelar perkara) ditetapkan dua tersangka. Pertama tersangka AM, mantan rektor (UIN Suska Riau), dan VA,” ujar Imran didampingi Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto.

Akhmad Mujahidin telah terlebih dulu ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru karena terlibat kasus pengadaan jaringan internet di UIN Suska. Sementara Veny dijebloskan  ke Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru.

“Tersangka AM sedang menjalani penahanan sedangkan tersangka VA, barusan kita tahan (Selasa petang). Penahanan terhadap kedua tersangka dilakukan selama 20 hari ke depan,” kata Imran.

Imran menjelaskan dalam perkara ini, kedua tersangka memiliki peran dalam pengelolaan keuangan dan pemanfaatan dana BLU tahun 2019.

“Akibat perbuatan tersangka terdapat kerugian negara sebesar Rp7,6 miliar. Hal itu berdasarkan hasil penghitungan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Riau,” tutur Imran.

Setelah ditetapkan tersangka, tim penyidik akan melengkapi berkas perkara. Tim Penyidik akan memanggil kembali saksi, dan memeriksa tersangka.

Menurut Imran, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus tersebut. “Tim penyidik akan memaksimalkan penyidikan. Jika ditemukan fakta-fakta baru yang mendukung dan alat bukti, akan kami sampaikan,” ucap Imran.

Terhadap kedua tersangka, disangkakan melanggar pasal primer, yakni Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kedua, melanggar pasal sekunder yakni Pasal 3 dan Pasal 18 UU Nomor RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Diketahui dana BLU yang bersumber dari APBN dengan Pagu Anggaran Rp129.668.957.523. Diduga terjadi penyimpangan dalam pengelolaam dana tersebut 

Dugaan korupsi ini ditingkat dari penyelidikan ke penyidikan pada Rabu (11/5/2022). Ketika itu, Surat Perintah Penyidikan ditandatangani oleh Kajati Riau , Jaja Subagja.

Selama proses penyelidikan dan penyidikan, tim penyidik sudah memeriksa belasan saksi. Di antaranya mantan Kepala Bagian (Kabag) Keuangan UIN Suska, Hanifah, lalu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di UIN Suska Riau, Suriani.

Jaksa penyidik juga memanggil Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK) sekaligus Pejabat Perintah Membayar (PPM), Ahmad Supardi, dan Gudri selaku Kepala Pengawas Internal (SPI), dan lainnya.

Sebelumnya, Kejati Riau menyelidiki laporan dugaan penyimpangan pengelolaan dan penatausahaan kas UIN Suska tahun anggaran 2019 yang tidak memadai dan terdapat belanja yang tidak diyakini kewajarannya sebesar Rp42.485.278.171.

Informasi dihimpun, beberapa belanja yang tidak wajar itu disinyalir untuk urusan pribadi dan keluarga Rektor UIN Suska saat itu,. Seperti, pembelian tiket pesawat untuk putri Akhmad Mujahidin senilai Rp1.449.400 pada bulan Mei 2019.

Kemudian, ada pembelian tiket pesawat untuk orangtua Akhmad Mujahidin tujuan Pekanbaru-Surabaya pada Bulan Juli 2019. Ada juga pengeluaran kas untuk biaya pulang kampung rektor ke Malang sebesar Rp 10 juta.

Akhmad Mujahidin juga pernah menerbitkan surat tugas untuk istrinya yang bukan pegawai negeri di lingkungan UIN Suska pada acara Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) di Malang tahun 2019. Ada juga proyek yang dimenangkan keluarga sang rektor dan bermasalah, dikutip dari CAKAPLAH. (*/berita)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • GEGARA Nobar Indonesia Vs Uzbekistan, Rumah Warga Pekanbaru Digasak Maling

    GEGARA Nobar Indonesia Vs Uzbekistan, Rumah Warga Pekanbaru Digasak Maling

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebuah rumah di Jalan Sei Duku, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru dibobol maling saat pemiliknya nobar  Indonesia vs Uzbekistan. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Berry Juana Putra mengatakan, awalnya pada Senin (29/04/24) pukul 20.00 WIB korban kembali ke rumah setelah pergi dari rumah orangtuanya. “Setelah pulang dari rumah orangtuanya, korban kemudian […]

  • RESES Anggota DPRD Bengkalis Giyatno Membludak di Rumah Pendi Tanah Abang 

    RESES Anggota DPRD Bengkalis Giyatno Membludak di Rumah Pendi Tanah Abang 

    • calendar_month Minggu, 19 Mar 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 21Komentar

    DURI, detak24.com – Anggota DPRD Bengkalis, Pelda (Purn) TNI Giyatno menggelar reses di rumah Pendi Tanah Abang, Jalan Seroja, dekat Masjid Besar Arafah, Kelurahan Air Jamban, Duri, Ahad (19/03/23) malam  Reses kali ini luar biasa ramai. Jumlah warga yang hadir diperkirakan lebih dari 200-an. Warga terlihat antusias mengikuti reses, serap aspirasi yang merupakan agenda anggota […]

  • Kibuli Polisi, Warga Dumai Simpan Sabu dalam Tong Sampah 

    Kibuli Polisi, Warga Dumai Simpan Sabu dalam Tong Sampah 

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Pengedar narkoba satu ini punya seribu akal untuk mengelabui polisi. Ia menyimpan sabu dalam tong sampah. Hanya saja, trik kampungan tersebut terbongkar. Saat polisi menggerebek rumahnya di Jalan Utama Gurun panjang RT 006, Kelurahan Gurun panjang, Kecamatan Bukit Kapur, Dumai, petugas menemukan barang yang ia sembunyikan. Informasi dirangkum Jumat (06/02/26), Polres Dumai berhasil […]

  • DUH! Seorang Nenek di Jaksel Ngaku Diperkosa HP, Begini Kejadiannya

    DUH! Seorang Nenek di Jaksel Ngaku Diperkosa HP, Begini Kejadiannya

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Polisi menemukan seorang nenek terlantar berinisial M (79) di Jakarta Selatan (Jaksel). Lansia itu mengaku telah diperkosa handphone (HP). Nenek M ditemukan pada Sabtu (13/04/24). Polres Jaksel lalu menyerahkan lansia M itu ke Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan. “Jadi kita mendapatkan informasi dari Polres Jaksel terkait adanya lansia terlantar, tim saya […]

  • Man Rents Billboard So Everyone Will Know It’s His Dog’s Birthday

    Man Rents Billboard So Everyone Will Know It’s His Dog’s Birthday

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Atqui eorum nihil est eius generis, ut sit in fine atque extrerno bonorum. Non autem hoc: igitur ne illud quidem. Atque haec coniunctio confusioque virtutum tamen a philosophis ratione quadam distinguitur. Utilitatis causa amicitia est quaesita. Sed emolumenta communia esse dicuntur, recte autem facta et peccata non […]

  • Kunker Mendag Zulkifli Hasan ke India. F: IST

    Indonesia Siap Penuhi Kebutuhan CPO India, Terutama Jelang Hari Raya  Deepavali

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    Jakarta, detak24.com –  India merupakan salah satu tujuan utama ekspor CPO Indonesia. Untuk itu, Mendag Zulkifli Hasan mengajak eksportir bersiap mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut. Khususnya jelang hari raya Deepavali pada 24 Oktober 2022. Hal ini ditegaskan Mendag Zulkifli Hasan dalam pertemuan Indonesia–India Roundtable Business Engagement yang digelar padai, Senin (22/8/2022) lalu di New Delhi, India.  […]

expand_less