Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » MAIN Film Dewasa Keramat Tunggak Bareng Siskaeee, Ujang Ronda Dibayar 500 Ribu

MAIN Film Dewasa Keramat Tunggak Bareng Siskaeee, Ujang Ronda Dibayar 500 Ribu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KASUS rumah produksi film dewasa Kelas Bintang di kawasan Jakarta Selatan menjadi ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan sejumlah publik figur ikut terseret dalam kasus tersebut. Salah satunya adalah komedian Ujang Ronda.

Ia diketahui sempat menjadi salah satu pemain dalam film film Keramat Tunggak genre dewasa yang juga diperankan oleh Siskaeee. Usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Selasa malam 19 September 2023, Ujang Ronda mengungkap bahwa dirinya sempat membintangi film tersebut. Di dalam film itu, Ujang Ronda mengaku dia hanya diarahkan untuk bagian komedi dan religinya saja. 

“Gue di situ bermain sebagai Wak Ujang. Jadi ceritanya ada salah satu tempat prostitusi. Gue dagang di dekat situ. Gue itu syuting enggak pakai skenario. Gue ditawarinnya ‘lo main bagian religi sama lucu-lucuannya aja’,” kata dia mengutip tayangan YouTube, Sabtu (23/09/23).

Diungkap Ujang Ronda, dalam film tersebut ia tidak ikut diminta untuk beradegan dewasa. Dia bahkan mengaku baru tahu bahwa film Keramat Tunggak yang dibintanginya itu merupakan film mengandung unsur pornografi.

“Nggak ada gue (adegan porno). Gila lo. Gue aja nggak tahu kalau itu film gituan. Itu film tahun 2022. Gue udah enggak tau kan kalau itu film begituan. Nah, tiba-tiba nama gue di situ. Wah kacau nih gue bilang,” kata dia.

Ujang Ronda juga mengungkap bahwa saat itu ia hanya mendapat bayaran Rp 500 ribu. Tawaran film itu diambilnya lantaran untuk mendapatkan pemasukan, mengingat saat itu tengah pandemi COVID-19. Dia bahkan mengaku saat pandemi tak memiliki pendapatan apapun. Sehingga rela melakukan peranan di film Keramat Tunggak.

“Gue dibayar Rp 500 ribu. Saat itu COVID-19, gue berusaha untuk nyari nafkah buat anak bini dan satu-satunya cuma itu yang gue ditawarin. Itu tuntutan perut harus dipenuhi. Lo tahu nggak pas COVID? Kalau gue perempuan, gue udah bisa jadi pelacur pada saat itu karena nggak ada kerjaan buat gue,” ungkapnya. (viva.co.id)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bengkel Wajib Sediakan Alat Uji Emisi Kendaraan

    Bengkel Wajib Sediakan Alat Uji Emisi Kendaraan

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    Jakarta, detak24.com – Setiap bengkel di Jakarta diwajibkan punya ralat uji emisi kendaraan, sebagai komplimen untuk konsumen. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, Kamis (17/06/22). Ia menjelaskan hal itu sebagai komplimen untuk konsumen. “Setiap bengkel diwajibkan memiliki uji emisi. Jadi setiap kendaraan sudah diservis rutin itu pasti uji emisi bahwa kendaraan […]

  • PRIA Mekarsari Dumai Ancam Emak-emak Pakai Parang, Terancam 10 Tahun Penjara

    PRIA Mekarsari Dumai Ancam Emak-emak Pakai Parang, Terancam 10 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    DUMAI, detak24com – Tindak pidana pengancaman dengan menggunakan sajam terjadi di Jalan Gatot Subroto Km 10 Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Dumai Selatan. Dirilis detak24com, Kamis (03/08/24), Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton melalui Kapolsek Dumai Barat AKP Syahrizal, menerangkan tindak pidana tersebut dialami oleh seorang ibu rumah tangga (IRT) berusia 33 tahun pada Senin (31/07/23). “Saat […]

  • GEGER! Mayat Bayi Membusuk dalam Kantong Plastik di Labuhbaru Pekanbaru

    GEGER! Mayat Bayi Membusuk dalam Kantong Plastik di Labuhbaru Pekanbaru

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Warga Kelurahan Labuh Baru Timur digegerkan dengan mayat bayi dalam kantong plastik di sebuah ruko Jalan Amal Bakti, Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru. Mayat bayi tak berdosa itu ditemukan warga sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat (21/07/23) pagi tadi. Mayat bayi itu pertama kali ditemukan oleh Rahmat (30) yang bekerja di bengkel tidak jauh […]

  • TRAGEDI Kelok 9 Longsor, Pasutri Terjebak dalam Mobil Nyaris Masuk Jurang

    TRAGEDI Kelok 9 Longsor, Pasutri Terjebak dalam Mobil Nyaris Masuk Jurang

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 31Komentar

    LIMAPULUH KOTA, detak24com – Sepasang suami istri nyaris masuk jurang, ketika mobil yang dikendarai terkena timbunan longsor di Kelok 9, Jorong Lubuak Bangku, Nagari Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar). Menurut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Ricardo Condrat Yusufm, dikutip Selasa (02/05/23), peristiwa itu diketahui terjadi pada Minggu (30/4/2023) sore sekitar pukul 17.00 […]

  • Foto tersangka jambret di 10 TKP Pekanbaru. F : IST

    KORBAN Terakhir Mahasiswi UIN Suska, Jambret 10 TKP Terkapar

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tim Opsnal Polsek Tenayan Raya Pekanbaru meringkus jambret 10 TKP. Terakhir kali, tersangka Bima (26) menjambret tas milik mahasiswi di Jalan Bindanak, Kamis pekan lalu. Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Iptu Dodi Vivino mengungkapkan, saat itu korban yang merupakan mahasiswi Universitas IsIam Negeri (UIN) Suska sedang berjalan kaki menuju warung. “Saat itu […]

  • Pencarian Suyono Dihentikan, Bos Sawit Dibunuh Pekerjanya di Peranap Inhu

    Pencarian Suyono Dihentikan, Bos Sawit Dibunuh Pekerjanya di Peranap Inhu

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Tim gabungan menghentikan pencarian Suyono, bos sawit yang dibunuh dua orang pekerjanya, kemudian jasad korban dibuang ke Sungai Indragiri, Desa Pematang, Kecamatan Batang Peranap. Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, keputusan penghentian pencarian korban setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk hasil evaluasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Berdasarkan penilaian BPBD, […]

expand_less