Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Gerebek Kampung Mundam Dumai, Polisi Temukan Sesuatu dalam Kolor Pria Ini, Ternyata…

Gerebek Kampung Mundam Dumai, Polisi Temukan Sesuatu dalam Kolor Pria Ini, Ternyata…

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Polisi meringkus dua pria saat menggerebek Kampung Mundam, Dumai. Dalam kolor seorangnya, aparat temukan sabu 6,68 gram.

Polres Dumai melalui Polsek Medang Kampai ungkap kasus 3 bungkus paket sabu sekitar 6,86 gram di Jalan Hj Norimah, Mundam, Dumai, Senin (20/01/25) sekira pukul 19.45 WIB malam tadi.

Dikutip dari jurnalhukrim.com, sebelumnya Tim Opsnal Polsek Medang Kampai memperoleh informasi dari masyarakat bahwa sering terjadinya transaksi sabu di TKP.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor :  LP/A/01/I/2025/RIAU/RES DUMAI/SEK MK tanggal 20 Januari 2025,  pada hari Senin tanggal 20 Januari 2025 sekira pukul 19.45 WIB malam tadi, saat Tim Opsnal melihat ada dua orang pria yang sedang berada dalam rumah di TKP sesuai ciri-ciri yang dimaksud.

Kemudian Tim Opsnal mencoba mengamankan dua orang tersebut, namun kedua orang tersebut berusaha melawan dan mencoba melarikan diri. Meskipun demikian keduanya berhasil diamankan.

Menurut Kapolsek Medang Kampai, AKP Herwan didampingi Kanit Reskrim, Iptu Suprizal saat diamankan tim opsnal menemukan tiga bungkus sedang dan kecil diduga sabu sekitar 6,86 gram dalam kotak kaleng kecil di celana dalam tersangka Adi Muhammadi.

“Saat dilakukan pemeriksaan tersangka mengakui miliknya yang diperoleh dari Khairul,” ujarnya.

Lebih lanjut, tersangka Adi Muhammad, alamat Jalan Arifin Ahmad Gg Family, Mundam Dumai dan Khairul alamat Jalan Hj Norimah, Mundam, Dumai. Pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Peran tersangka ini menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli menukar atau menyerahkan dan atau memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika bukan tanaman jenis sabu,” ujar kanit.

Sementara itu barang yang sudah diamankan ada tiga bungkus paket diduga narkotika bukan tanaman jenis sabu sekitar 6,86 gram, dengan rincian satu bungkus plastik paket sedang yang berisikan diduga narkotika bukan tanaman jenis shabu dengan berat kotor 5,74 gram, dua bungkus plastik paket kecil sabu, 11 plastik bening kosong. Kemudian beberapa unit handphone, uang tunai, satu buah kotak kaleng kecil serta dompet.

Lanjut Kapolsek, pihaknya masih terus mendalami keterlibatan pihak lain dalam jaringan narkotika, termasuk kemungkinan adanya pemasok besar di balik kasus ini.

“Saat ini tersangka dan seluruh barang bukti telah diamankan guna proses penyidikan lebih lanjut,” ucap Kapolsek. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • NINJA Sawit Bongkar Rumah Warga Minas, Beroperasi Pakai Truk Colt Diesel

    NINJA Sawit Bongkar Rumah Warga Minas, Beroperasi Pakai Truk Colt Diesel

    • calendar_month Rabu, 10 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    MINAS, detak24com – Hanya dalam hitungan jam, Tim Buser Polsek Minas meringkus komplotan ninja sawit yang membongkar rumah warga di Minas, Siak. Berdasarkan informasi dihimpun, ketiga tersangka berinisial SO (41), RO (32) dan MNF (21). Komplotan ninja sawit tersebut merupakan warga Kecamatan Kabun (Rohul), Minas dan Pekanbaru. Komplotan ninja sawit tersebut melakukan tindak kejahatan membobol […]

  • Berita Viral Pekanbaru! Dua Pria Ini Aniaya Tetangga Gegara Anjing Kejar Ayam

    Berita Viral Pekanbaru! Dua Pria Ini Aniaya Tetangga Gegara Anjing Kejar Ayam

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Dua tersangka penganiayaan di Jalan Segar, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru ditangkap Tim Opsnal Polsek Tenayan Raya. Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Iptu Dodi Vivino mengatakan, kedua tersangka yang diamankan yakni, SG (57) dan RG (30). Keduanya merupakan tetangga dari korban Arini Pangaribuan, perempuan umur 24 tahun. Peristiwa penganiayaan terjadi pada […]

  • TERTIBKAN PETI, Polres Inhu dan Tim Gabungan Musnahkan 66 Rakit di Peranap

    TERTIBKAN PETI, Polres Inhu dan Tim Gabungan Musnahkan 66 Rakit di Peranap

    • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    INHU, detak24.com – Kapolres Inhu, AKBP Dody Wirawijaya menurunkan tim gabungan untuk menertibkan aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Peranap, Kabupaten Inhu, Riau.  Kegiatan tersebut dipimpin Kabag Ops Polres Inhu, Rabu 22 Februari 2023 siang, mulai pukul 14.00 WIB di areal PT Bukit Asam, Desa Semelinang Tebing, Kecamatan Peranap. Sedikitnya 65 personel gabungan […]

  • Pencuri besi tower SUTT PLN Dumai ditangkap. F :. IST

    Bahaya! Tower SUTT Dumai Rubuh-44.546 KK Mati Listrik, Besi Disikat Maling

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Dumai, detak24.com – Ulah pencuri besi tua menyebabkan tower SUTT PLN di Dumai tumbang. Sehingga, 44.546 rumah mati listrik. Dua orang malingnya berhasil ditangkap polisi. Satreskrim Polres Dumai menangkap dua tersangka kasus pencurian besi tower Saluran Udara Tegangan Tinggi atau SUTT 150 KV section Dumai – Bagansiapiapi milik PLN. Kapolres Dumai, AKBP Nurhadi menjelaskan terungkap […]

  • Dapat Honor Rp 50 Juta per Bulan, Dua Tenaga Ahli Gubri Wahid Diangkat Secara Ilegal

    Dapat Honor Rp 50 Juta per Bulan, Dua Tenaga Ahli Gubri Wahid Diangkat Secara Ilegal

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Dua orang tenaga ahli Gubri Wahid ternyata diangkat secara ilegal. Namun, masing-masingnya tetap dapat honor Rp 50 juta tiap bulan. Penunjukan Dani M Nursalam dan Tata Maulana sebagai tenaga ahli Gubri Wahid jadi sorotan dalam lanjutan sidang korupsi terkait pemerasan Dinas PUPR-PPKP Riau, di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (09/04/26). Sekdaprov Riau Syahrial […]

  • Usai Kasus Bunuh Diri Akibat Bullying di Undip, Dokter Prathita Amanda Aryani Jadi Sorotan Netizen

    Usai Kasus Bunuh Diri Akibat Bullying di Undip, Dokter Prathita Amanda Aryani Jadi Sorotan Netizen

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SEMARANG, detak24com – Sosok dr Prathita Amanda Aryani jadi sorotan netizen, pasca dokter muda PPDS Undip Semarang bunuh diri akibat bullying. Dikutip, Sabtu (17/08/24), Prathita Amanda Aryani diduga terseret dalam kasus bunuh diri dokter muda Risma Aulia Lestari, yang memilih mengakhiri hidupnya akibat tak kuat kena bullying seniornya. Di saat kabar dokter muda Aulia Risma […]

expand_less