Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Belasan Pengedar Narkotika di Riau Dituntut Hukuman Mati

Belasan Pengedar Narkotika di Riau Dituntut Hukuman Mati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com– Kejati Riau menuntut mati sebanyak 12 orang pengedar narkotika sepanjang tahun 2024. Tindakan tegas diberikan sebagai efek jera.

“Sepanjang 2024, terdapat 12 perkara narkotika dengan tuntutan hukuman mati,” ujar Kepala Kejati Riau, Akmal Abbas, saat rilis akhir tahun 2024 di Ruang Vicom Kejati Riau, Selasa (31/12/24).

Selain tuntutan mati, Kejati Riau juga menuntut terdakwa narkotika dengan penjara seumur hidup. “Jumlahnya 19 perkara,” kata Akmal Abbas.

Akmal Abbas mengatakan, narkotika mendominasi kasus tindak pidana umum di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau pada 2024 yakni 265 perkara. 

Tingginya kasus narkotika, salah satunya disebabkan karena Provinsi Riau menjadi pintu gerbang masuknya narkotika dari negara tetangga. 

Tindakan tegas berupa tuntutan mati, sebagai salah satu upaya memberi efek jera pada pelaku narkotika, dan tidak dicontoh oleh yang lainnya.

Akmal Abbas menjelaskan, secara umum penyelesaian perkara tindak pidana umum di Kejati Riau selama satu tahun sebanyak 520 perkara dari 608 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diterima. 

Dari total SPDP itu, sekitar 85,25 persen diantaranya berhasil diselesaikan, sementara sisanya masih dalam proses penyidikan atau pengadilan.

Dari jumlah perkara tersebut, tidak hanya narkotika tapi juga terdapat sejumlah kasus yang menjadi perhatian khusus seperti perdagangan orang, perjudian, pencurian, perampokan dan lainnya.

Akmal Abbas mengungkapkan, perkara judi online yang ditangani sebanyak dengan judi 5 perkara dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sebanyak 7 perkara.

Di sisi lain, perkara pra penuntutan juga menunjukkan angka penyelesaian yang cukup baik. Dari 416 perkara yang diterima, 361 perkara berhasil diselesaikan, dengan tingkat penyelesaian mencapai 86,8 persen.

Dengan angka-angka ini, Kejati Riau menegaskan komitmennya dalam meningkatkan sistem peradilan dan menanggulangi kejahatan yang meresahkan masyarakat. (Rls)

Editor : Kar 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPOM Catat 17 KLB Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis 

    BPOM Catat 17 KLB Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis 

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI merilis data temuan kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal di program makan bergizi gratis (MBG). Hingga pertengahan Mei, tercatat 17 KLB keracunan pangan MBG yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia. “Menurut data yang kami miliki ada 17 kejadian luar biasa keracunan pangan terkait dengan […]

  • Koalisi Masyarakat Sipil Riau Tolak Revisi UU Pilkada: Rezim Coba Hancurkan Demokrasi!

    Koalisi Masyarakat Sipil Riau Tolak Revisi UU Pilkada: Rezim Coba Hancurkan Demokrasi!

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Koalisi Masyarakat Sipil Riau dengan tegas menolak revisi UU Pilkada dari Rapat Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Penolakan dilakukan di depan kantor DPRD Riau sembari melakukan aksi teaterikal. Sebelumnya, di tempat yang sama HMI FH UIR juga melakukan hal serupa. Mereka menilai revisi tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) […]

  • BUPATI Adil Bukan Kader, PDIP Riau Takkan Beri Pendampingan Hukum

    BUPATI Adil Bukan Kader, PDIP Riau Takkan Beri Pendampingan Hukum

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    MERANTI, detak24com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Riau Zukri Misran mengatakan, bahwa Bupati Kepulauan Meranti M Adil, yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, bukanlah kader PDI Perjuangan. Zukri mengatakan, bahwa memang Adil disebut memiliki KTA PDI P, meski demikian Adil belumkan termasuk dalam kategori kader. “Kita belum pernah mengeluarkan KTA […]

  • MENGENAL Puasa Arafah dan Tarwiyah, Bacaan Niat serta Tata Cara Pelaksanaannya

    MENGENAL Puasa Arafah dan Tarwiyah, Bacaan Niat serta Tata Cara Pelaksanaannya

    • calendar_month Minggu, 25 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    UMAT Muslim perlu mengetahui amalan sunah yang dianjurkan untuk dilaksanakan dalam bulan Dzulhijjah. Beberapa amalan sunah pada bulan Dzulhijjah, di antaranya adalah Puasa Arafah dan Tarwiyah. Puasa Tarwiyah adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Puasa ini berkaitan dengan peristiwa Nabi Ibrahim AS ketika mendapatkan perintah dari Allah SWT. untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail. […]

  • CSR Tak Kunjung Terealisasi, Puluhan Warga Geruduk Kantor PT Arara Abadi

    CSR Tak Kunjung Terealisasi, Puluhan Warga Geruduk Kantor PT Arara Abadi

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Sekitar 60 anggota Aliansi Pemuda Desa Kubangan, Kabupaten Pelalawan, menggelar aksi damai di Kantor PT Arara Abadi distrik Teluk Meranti, Kamis (12/06/25). Aksi diwarnai dengan pembawaan spanduk dan peralatan lainnya ini, menuntut kejelasan terkait program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Massa aksi menyampaikan beberapa tuntutan utama, yakni meminta kejelasan skema CSR, menyegerakan […]

  • Dua Pemilik Sabu 30 Kg di Pekanbaru Dituntut Mati

    Dua Pemilik Sabu 30 Kg di Pekanbaru Dituntut Mati

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – JPU menuntut dua terdakwa, Kasum dan Suhaidi dengan hukuman mati atas asus penyelundupan 30 kg sabu lintas provinsi. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang di PN Pekanbaru pada Senin (24/03/23) kemarin. Kasi Pidum Kejari Pekanbaru, M Arief Yunandi membenarkan bahwa sidang telah memasuki tahap tuntutan. “Benar, sudah tuntutan. Kemarin dibacakan,” ujar Kasi Selasa […]

expand_less