Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Dua Bunga Bangkai Raksasa Ditemukan di Kampar Jadi Viral 

Dua Bunga Bangkai Raksasa Ditemukan di Kampar Jadi Viral 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMPAR, detak24com – Warga Kabupaten Kampar, Riau dikejutkan dengan kemunculan bunga bangkai raksasa pada dua lokasi berbeda kawasan setempat.

Temuan pertama di kebun sawit Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kamis (25/09/25). Disusul temuan kedua pada hutan Desa Bukit Melintang, Kecamatan Kuok, Sabtu 27 September 2025.

Toharudin, warga yang pertama kali menemukan bunga langka itu di Desa Tanjung, mengaku menemukannya secara tidak sengaja saat berada di kebun kelapa sawit miliknya. Bunga tersebut tampak menjulang tinggi di antara tanaman sawit yang lebih pendek.

Sementara itu, bunga bangkai kedua ditemukan tumbuh di tengah hutan dekat kawasan Desa Bukit Melintang. Temuan ini menjadi viral usai diunggah dalam foto dan video oleh akun Instagram @seputarkampar_official.

Dari unggahan tersebut, tampak bunga raksasa itu berdiri tegak di antara semak belukar dan pepohonan, bahkan lebih tinggi dari seorang pria dewasa yang berfoto di dekatnya.

“Kita dapat kabar dari warga yang menemukannya di hutan. Sudah tinggi sekali, dua meter lebih,” kata pengelola akun @seputarkampar_official yang dikonfirmasi Sabtu siang.

Bunga bangkai dikenal sebagai tumbuhan langka yang hanya mekar setiap beberapa tahun sekali. Nama ilmiahnya adalah Amorphophallus titanum atau Amorphophallus gigas.

Tumbuhan ini berasal dari hutan tropis Sumatra dan dikenal karena ukurannya yang luar biasa besar serta aroma busuk yang sangat menyengat saat mekar, menyerupai bau bangkai.

Aroma menyengat tersebut bukan tanpa alasan. Bau itu bertujuan menarik serangga seperti lalat dan kumbang untuk membantu proses penyerbukan. Tinggi tanaman bisa mencapai 2 hingga 5 meter tergantung jenisnya, menjadikannya salah satu bunga terbesar di dunia.

Bunga bangkai memiliki dua fase hidup, yakni fase vegetatif saat tumbuh daun dan batang semu, serta fase generatif ketika bunga raksasa ini mekar. Karena jarang mekar, penemuan ini menjadi momen langka yang menarik perhatian warga dan pecinta alam.

Warga berharap keberadaan bunga langka ini dapat dijaga dan dilestarikan. Banyak yang datang untuk melihat langsung keunikan bunga bangkai tersebut, namun juga diimbau agar tidak merusak habitat alaminya, dikutip dari tribunpekanbaru. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kematian Ismail Haniyeh Picu Perang Dahsyat Iran-Israel

    Kematian Ismail Haniyeh Picu Perang Dahsyat Iran-Israel

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Ismail Haniyeh terbunuh dalam serangan drone di Teheran. Kematian pemimpin Hamas ini dinilai memicu perang dahsyat Iran-Israel. “Tentu ini akan memperburuk situasi di Timur Tengah, dan berpotensi memunculkan perang terbuka antara Israel dengan Iran,” kata Pakar Hukum Internasional, Hikmahanto Juwana, kepada wartawan, Rabu (31/07/24). Dia mengatakan ada tiga alasan kematian Ismail Haniyeh […]

  • Tipu Puluhan Orang, Jaksa Tangkap Oknum Guru PNS di Pelalawan

    Tipu Puluhan Orang, Jaksa Tangkap Oknum Guru PNS di Pelalawan

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Kejari Pelalawan tangkap oknum guru PNS terlibat penipuan puluhan karyawan sekolah yayasan. Tersangka langsung dijebloskan ke penjara, Rabu (14/08/24). “Penipuan yang dilakukan oknum guru PNS tersebut, kepada sejumlah orang yang dijanjikan akan menerima SK sebagai honorer Pemkab Pelalawan,” ujar Kajari Pelalawan, Azrijal. Kronologis peristiwa bermula pada bulan Desember tahun 2023. Tersangka berinisial […]

  • DRAINASE PASAR BAWAH Berisi Ban Mobil, Keranjang hingga Tenda Plastik – Pantas Sering Kebanjiran

    DRAINASE PASAR BAWAH Berisi Ban Mobil, Keranjang hingga Tenda Plastik – Pantas Sering Kebanjiran

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Drainase di Pasar Bawah Pekanbaru berisi ban mobil, kayu-kayu, keranjang buah dan juga tenda plastik. Sehingga, air acap meluap dan banjir bila musim hujan. Hal tersebut ditemukan Pj Sekda Pekanbaru, Indra Pomi Nasution saat melakukan peninjauan pembersihan drainase Pasar Bawah pada Senin (19/12/22) pagi. Ia mengatakan dirinya mendapatkan laporan terkait air yang […]

  • GEGARA Bantu Suami, Emak-emak Cantik Warga Banglas Tebingtinggi Digaruk Polisi, Begini Kasusnya

    GEGARA Bantu Suami, Emak-emak Cantik Warga Banglas Tebingtinggi Digaruk Polisi, Begini Kasusnya

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    MERANTI, detak24com – Polisi akhirnya menahan Yati (35), warga Desa Banglas Tebingtinggi. Emak-emak cantik itu dituduh bersesongkol dengan suaminya menyeludupkan TKI. Penahanan Yati, setelah melewati rangkaian pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Yati merupakan istri dari otak sindikat penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal asal Kepulauan Meranti yang sempat heboh beberapa sejak bulan terakhir. Berdasarkan hasil pemeriksaan […]

  • SEBELUM Kena OTT, Kadiskes Kampar Sidak Puskesmas Simalinyang

    SEBELUM Kena OTT, Kadiskes Kampar Sidak Puskesmas Simalinyang

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 29Komentar

    KAMPAR, detak24com – Sebelum Kadiskes Kampar kena OTT Polda Riau, ZD sempat melakukan sidak di Puskesmas Simalinyang pada Rabu (10/05/23) lalu. Dalam kunjungan tersebut, ia minta anak buahnya menegakkan disiplin. “Apel pagi salah satu wujud penerapan kedisiplinan dalam bekerja. Petugas Puskesmas adalah pelayan masyarakat, maka dari itu wajib memberikan pelayanan yang prima kepada semua masyarakat,” […]

  • Tiga Warga Batu Teritip Dumai Ditangkap di Ladang serta Dalam Boat, Ini Kasusnya 

    Tiga Warga Batu Teritip Dumai Ditangkap di Ladang serta Dalam Boat, Ini Kasusnya 

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polisi menangkap tiga warga Batu Teritip Dumai di ladang serta dalam boat. Ketiganya diduga terlibat pidana pengrusakan. Kapolsek Sungai Sembilan, AKP Edwi Sunardi, mewakili Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata SIK membenarkan terkait adanya kejadian tersebut. “Kami menerima laporan dari korban yang merasa dirugikan akibat tindakan pengrusakan oleh para pelaku. Laporan tersebut langsung […]

expand_less