Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Unjuk Rasa di DPRD Riau, HMI Desak Evaluasi Total MBG hingga RUU TNI-Polri

Unjuk Rasa di DPRD Riau, HMI Desak Evaluasi Total MBG hingga RUU TNI-Polri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Riau, Jumat (19/06/26).

Dalam aksi tersebut, HMI Pekanbaru menyampaikan sejumlah tuntutan kepada DPRD Riau. Beberapa tuntutan tersebut diantaranya meminta pemerintah mengevaluasi total terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Evaluasi harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar program tepat sasaran serta tidak berubah menjadi instrumen pemborosan anggaran negara,” ujar Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru, Diki Maulana, Jumat (19/06/2026).

Isu pendidikan juga menjadi prioritas mereka. Kemudian HMI Pekanbaru juga menolak praktik pemborosan anggaran yang tak disertai tata kelola jelas dan mendesak pemerintah memprioritaskan sektor pendidikan, khususnya peningkatan kesejahteraan guru honorer di seluruh Indonesia.

“Peningkatan kesejahteraan pendidik merupakan investasi krusial untuk kualitas sumber daya manusia bangsa,” tegasnya.

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) juga mendapat sorotan keras dari mahasiswa tersebut. HMI menuntut pemerintah mencabut kebijakan kenaikan harga BBM, terutama Pertamax, yang dinilai semakin membebani masyarakat di tengah melemahnya daya beli. HMI mengingatkan dampak sosial ekonomi yang bisa memperparah beban keluarga berpenghasilan rendah.

“HMI Pekanbaru menolak terhadap rencana revisi Undang-Undang Kepolisian Republik Indonesia yang berpotensi memperluas kewenangan kepolisian secara berlebihan. Revisi itu mengancam prinsip demokrasi, supremasi sipil, dan negara hukum jika tidak melalui proses kajian yang partisipatif,” ungkapnya.

Selanjutnya, HMI menegaskan penentangan terhadap segala bentuk Dwi Fungsi TNI-Polri, yang dinilai kembalinya peran ganda aparat militer dan kepolisian dalam urusan sipil dan bertentangan dengan semangat reformasi.

Massa juga mengecam tindakan intimidasi, diskriminasi, dan pengawasan aparat terhadap aktivis, jurnalis, dan masyarakat sipil. Kemudian HMI menuntut penghormatan penuh terhadap kebebasan berpendapat dan perlindungan bagi pekerja media sebagai pilar negara demokratis.

Di ranah layanan publik, HMI mendesak Pemerintah Provinsi Riau dan instansi terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola, infrastruktur, dan fasilitas kesehatan di seluruh rumah sakit milik provinsi. Tujuannya memastikan terpenuhinya standar pelayanan yang berkualitas, profesional, dan transparan demi kepentingan masyarakat luas.

Di sisi lain, HMI Pekanbaru juga menyoroti isu lingkungan hidup. Mereka menyerukan optimalisasi pengelolaan hutan dan lingkungan secara berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ekologi dan iklim.

Selain itu, massa mendorong percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset yang selama ini masih terhenti pada tahap draf, sebagai langkah memperkuat upaya pemberantasan korupsi dan pemulihan aset negara.

HMI Cabang Pekanbaru mengimbau seluruh elemen mahasiswa, aktivis, jurnalis, dan masyarakat sipil untuk berpartisipasi dalam aksi secara tertib dan aman.

“Aksi Nasional Serentak ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan bentuk perjuangan kolektif untuk menegakkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berpihak pada rakyat,” ungkapnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Anggota Komisi I DPRD Riau, Andi Darma Taufik, yang menyambut massa aksi tersebut mengatakan akan menyampaikan semua tuntutan tersebut kepada pimpinan DPRD Riau.

Dikatakannya, tuntutan massa aksi saat ini tidak jauh berbeda dengan unjuk rasa yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia saat ini. Mereka menyampaikan terkait kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah saat ini.

“Mereka menyampaikan tuntutan terkait evaluasi total program MBG, kemudian Koperasi Merah Putih, dan soal kondisi lingkungan di Provinsi Riau saat ini,” ujar Andi.

Ia menyebut, semua tuntutan yang disampaikan mahasiswa tersebut nantinya akan disampaikan ke Pimpinan DPRD dan dilanjutkan ke DPR RI serta Pemerintah Provinsi Riau sesuai dengan kewenangan dan tuntutan mahasiswa, seperti diwartakan cakaplah. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terciduk di Hotel Wisata, Ucok Gasak Motor Tamu Wisma Amira Dumai 

    Terciduk di Hotel Wisata, Ucok Gasak Motor Tamu Wisma Amira Dumai 

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Tersangka curanmor tamu Wisma Amira berinisial RF alias Ucok (25) diringkus polisi saat berada di kamar Hotel Wisata Dumai. Polres Dumai melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi pada 04 Januari 2026 di parkiran Wisma Amira, Jalan MH Thamrin No 77, […]

  • Presiden Copot Menkeu Sri Mulyani, Ini Sosok Penggantinya!

    Presiden Copot Menkeu Sri Mulyani, Ini Sosok Penggantinya!

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA, detak24com – Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu). Purbaya menggantikan Sri Mulyani. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (08/09/25). Ada 4 menteri dan 1 wakil menteri yang dilantik hari ini. Presiden Prabowo memandu pembacaan sumpah jabatan. Baca juga : Sri Mulyani ‘Biang Kerok’ Kabinet Prabowo, Kebijakan Pajak […]

  • Empat Terciduk, Polisi Buru Pemasok Sabu Kawasan Panger Pekanbaru 

    Empat Terciduk, Polisi Buru Pemasok Sabu Kawasan Panger Pekanbaru 

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi menangkap empat pemain sabu dalam serangkaian operasi di Jalan Pangeran Hidayat (Panger) Pekanbaru. Untuk pemasok, hingga kini masih dilacak keberadaannya. Upaya pemberantasan narkotika di kawasan rawan peredaran narkoba terus digencarkan. Satgas Anti Narkoba Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap empat terduga pengedar sabu dalam operasi yang digelar di kawasan Pangeran Hidayat […]

  • Polisi Sikat Pemain Sabu di Roro Dumai-Rupat, Barbuk 134 Gram Disita 

    Polisi Sikat Pemain Sabu di Roro Dumai-Rupat, Barbuk 134 Gram Disita 

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    RUPAT, detak24com – Seorang pemain sabu terciduk di Pelabuhan Roro Dumai-Rupat, Kelurahan Tanjung Kapal. Bersama tersangka disita 134 gram barang bukti. Informasi dirangkum Rabu (29/04/26), jajaran Polsek Rupat mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dalam rangka Operasi Antik 2026. Seorang pria berinisial AH (29) dibekuk saat berada di Pelabuhan Roro Tanjung Kapal, Rupat Selasa […]

  • PRESIDEN JOKOWI Resmikan Tol Pekanbaru – Bangkinang, Boyong Tiga Menteri ke Riau

    PRESIDEN JOKOWI Resmikan Tol Pekanbaru – Bangkinang, Boyong Tiga Menteri ke Riau

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Presiden Joko Widodo meresmikan Tol Pekanbaru – Bangkinang sepanjang 30,9 kilometer, Rabu (04/01/23) di gerbang tol tersebut. Dalam lawatan ke Riau ini, Presiden didampingi tiga orang menterinya. Yakni, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki, dan Menteri BUMN Erick Thohir. Presiden Jokowi mengharapkan dengan telah diresmikannya tol Pekanbaru – Bangkinang ini dapat […]

  • Emak-emak Berhijab Jadi Spesialis Copet di Pasar Baru Panam Pekanbaru 

    Emak-emak Berhijab Jadi Spesialis Copet di Pasar Baru Panam Pekanbaru 

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi menangkap emak-emak berhijab spesialis copet di Pasar Baru, Panam Pekanbaru. Diketahui, tersangka telah beberapa kali melakukan aksinya. Kepolisian Sektor (Polsek) Binawidya berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial EYT (42), pelaku pencopetan yang beraksi di Pasar Baru Panam, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru. Tersangka tertangkap tangan saat mengambil uang milik seorang pembeli di pasar […]

expand_less