Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » Diduga Korupsi APBDes, Warga di Siak Laporkan Pak Kades ke Inspektorat 

Diduga Korupsi APBDes, Warga di Siak Laporkan Pak Kades ke Inspektorat 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Dugaan korupsi yang dilakukan oleh Penghulu Kampung (Kades) Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau dilaporkan ke Inspektorat oleh warga setempat, Selasa (14/10/25).

Camat Dayun, Wahyudi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan laporan itu merupakan tindak lanjut dari hasil audiensi antara warga dan penghulu terkait transparansi penggunaan anggaran kampung Suka Mulya.

Dalam pertemuan itu, warga menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Penghulu Aminur Setiadi, yang dinilai tidak transparan dan bersikap arogan.

“Berkas yang diserahkan ke Inspektorat berupa hasil audiensi antara warga dengan penghulu. Itu sebagai dasar untuk dilakukan audit terhadap dugaan korupsi yang disampaikan warga,” kata Wahyudi, Kamis (16/10/25).

Sebelum pelaporan dilakukan, kata Wahyudi, pihak Kecamatan Dayun telah menggelar rapat bersama Penghulu, Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), serta Inspektorat untuk membahas hasil audiensi tersebut.

Menurutnya, langkah pelaporan ke Inspektorat merupakan bagian dari prosedur pemerintahan dalam menindaklanjuti dugaan penyimpangan anggaran kampung.

“Dalam pemerintahan ada aturan, kita tidak bisa semena-mena mengatakan orang tersebut bersalah. Dugaan korupsi harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan audit oleh Inspektorat. Laporan sudah masuk kita menunggu hasil dari Inspektorat,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah Kecamatan Dayun berkomitmen mengawal proses ini hingga tuntas. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menghormati proses yang sedang berjalan.

“Kami berharap warga tetap kondusif dan menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada pihak yang berwenang,” pungkas Wahyudi.

Sebelumnya, warga Kampung Suka Mulya menuntut Penghulu Aminur Setiadi untuk mundur dari jabatannya. Desakan ini muncul setelah warga menemukan sejumlah kejanggalan dalam penggunaan APBDes yang dinilai tidak transparan, tidak terealisasi, serta adanya sikap arogan dari penghulu.

Aksi tersebut disampaikan warga dalam audiensi di aula Kantor Kampung Suka Mulya, Jumat 3 Oktober 2025 lalu. Dalam pertemuan itu, warga menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Aminur Setiadi.

Pernyataan mosi tidak percaya tersebut juga mendapat dukungan dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Sekretaris Desa, Bendahara Desa, serta sejumlah anggota Bapekam. Mereka mendesak agar penghulu dinonaktifkan dari jabatannya yang masih tersisa dua tahun lagi.

Salah satu dugaan korupsi yang disoroti warga adalah laporan pertanggungjawaban (SPJ) fiktif terkait proyek pengerasan jalan tahun anggaran 2024 senilai Rp 30 juta yang tidak terealisasi. SPJ tersebut diduga menggunakan dokumentasi proyek pengerasan jalan tahun 2023. Ironisnya, dana proyek itu disebut masih disimpan oleh penghulu dengan alasan bendahara tidak berani memegang uang.

Selain proyek jalan, warga juga menyoroti sejumlah dugaan penyimpangan lain, di antaranya pengelolaan dana ternak sapi, pengadaan ikan lele, penjualan bebek, dana PAK, dana pemuda, Karang Taruna, Linmas, dan Irmas. Jika ditotal, nilai dugaan penyimpangan itu disebut dapat mencapai ratusan juta rupiah.

Dana pemuda dan Karang Taruna diketahui setiap tahun cair Rp 20 juta, selama lima tahun berarti sudah Rp 100 juta. Namun uangnya diketahui tidak sampai ke organisasi tersebut secara jelas.

Warga berharap, laporan yang telah diserahkan ke Inspektorat dapat segera ditindaklanjuti. Agar kasus dugaan korupsi ini mendapat kejelasan dan keadilan bagi masyarakat Kampung Suka Mulya, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERTANDINGAN Persahabatan Badminton 352, Pendi-Eri Tumbangkan Marfit-Del 

    PERTANDINGAN Persahabatan Badminton 352, Pendi-Eri Tumbangkan Marfit-Del 

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 14Komentar

    DURI, detak24.com – Event persahabatan badminton ganda putra Pendi Tanah Abang – Erianto Polisi melawan Marfit Helmi – Delfian berakhir dengan skor 30-13. Kegiatan berlangsung di Hall Putra Ridho Jalan Swadaya Duri, Senin (27/02/23) petang. Pertandingan yang menampilkan para pemain senior Kota Duri ini merupakan lanjutan pertandingan persahabatan sebelumnya yang berlangsung di Hall Rifqi, seminggu […]

  • Banjir Aceh Terparah di Lhoksukon, Seorang Tewas-31 Ribu Warga Mengungsi

    Banjir Aceh Terparah di Lhoksukon, Seorang Tewas-31 Ribu Warga Mengungsi

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    ACEH, detak24.com – Banjir yang merendam Kabupaten Aceh Utara meluas ke 12 kecamatan. Lhoksukon menjadi daerah yang terdampak banjir paling parah. Seorang dilaporkan tewas, sebanyak 31 ribu warga mengungsi. Dikutip Jumat (07/10/22), masyarakat dan pengendara yang melintas di jalan Banda Aceh-Medan diimbau berhati-hati saat tiba di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Jalan nasional di sana terendam […]

  • Penyerahan paket sembako untuk warga sekitar Apical Dumai. f : ist

    APICAL Dumai Serahkan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Sekitar Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com — Apical Dumai secara rutin membantu masyarakat sekitar perusahaan, dengan menyerahkan ribuan paket sembako untuk warga yang membutuhkan. Sesuai rilis yang diterima, Jumat (26/04/24), melalui unit perusahaannya yakni PT SDS dsn PT SDO, Apical membagi bantuan sembako untuk kaum duafa dan anak yatim piatu di Lubukgaung, Kecamatan Sungai Sembilan. Sekaligus menyelenggarakan buka puasa […]

  • MALING Terpergok Gasak Aset UPPKB Pekanbaru, Ini Pelakunya!

    MALING Terpergok Gasak Aset UPPKB Pekanbaru, Ini Pelakunya!

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Dua pria berinisial FR (40) dan AD (24) ditetapkan jadi tersangka usai menggasak aset UPPKB Pekanbaru. Aksi Keduanya terpergok Satpam yang piket saat kejadian. Tim Opsnal Polsek Tenayan Raya kemudian berhasil mengamankan dua pelaku pencurian saat beraksi di area Proyek UPPKB Pekanbaru (Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor) pada Ahad (4/2/2024) dinihari. Kanit […]

  • 8000 KK Terdampak Banjir Semarang, Air hingga 2 Meter

    8000 KK Terdampak Banjir Semarang, Air hingga 2 Meter

    • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 6Komentar

    Jakarta, detak24.com — Polisi menyebutkan setidaknya ada delapan ribu kepala keluarga (KK) terdampak banjir rob yang melanda kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Senin (23/05/22).   Banjir akibat pasang itu diperparah dengan jebolnya tanggul di sungai kawasan berikat Lamicitra. Banjir juga meluas ke sejumlah wilayah di Demak dan Pekalongan.  “Masyarakat yang terdampak sekitar delapan ribu […]

  • Petani di Desa Gambut Mutiara Pelalawan Bakar Lahan 500 Ha

    Petani di Desa Gambut Mutiara Pelalawan Bakar Lahan 500 Ha

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Seorang petani di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan ditangkap polisi dalam kasus karhutla. Tak tanggung-tanggung, tersangka membakar lahan sampai 500 hektare. Polres Pelalawan menangkap seorang pelaku pembakaran lahan berinisial ES di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 500 hektare. Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, […]

expand_less