DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

DLHK Buru Perambah Hutan di Kuansing, Amankan Alat Berat

PEKANBARU, detak24.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau masih memburu pemilik alat berat yang ditangkap saat merambah hutan di kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.

“Kasus penangkapan alat berat di Bukit Batabuh Kuansing sekarang masih tahap penyelidikan,” kata Kepala Dinas DLHK Riau, Mamun Murod melalui Kepala Bidang (Kabid) Penaatan dan Penataan LHK, Muhammad Fuad kepada C saat dikonfirmasi perkembangan kasus penangkapan alat berat di Bukit Betabuh Kuansing, Kamis (6/10/2022).

Lebih lanjut Fuad mengatakan, saat ini timnya masih mencari pemilik alat berat yang melakukan perambahan hutan lindung tersebut. Apalagi sebelumnya, seorang wanita berinisial R mengaku istri pemilik alat berat yang ditangkap Polhut mengaku telah memberikan uang Rp50 juta kepada oknum DLHK di Pekanbaru. Uang itu diberikannya saat menjemput barang bukti alat berat itu.

Atas isu yang beredar itu, DLHK Riau menurunkan tim melakukan investigasi terkait dugaan adanya oknum instansi DLHK menerima uang Rp50 juta dari pemilik alat berat tersebut. 

“Kami juga terus mencari pemilik alat berat itu siapa, termasuk operatornya yang melarikan diri sampai sekarang belum ditemukan. Kami sudah panggil beberapa kali orang yang mengaku punya alat berat di Sumatera Barat itu, tapi hingga saat ini belum ada hadir,” ujarnya. 

Fuad menyatakan, pemilik maupun operator alat berat dibutuhkan untuk mengetahui orang yang menyewa alat berat merusak Hutan Lindung Bukit Betabuh, Kuansing.

“Karena mereka yang tahu siapa yang menyewa alat berat itu. Makanya kita tetap mencari mereka untuk hadir, sehingga tahu siapa yang menyuruh menggarap hutan lindung itu,” paparnya. 

Fuad mengaku, hingga saat ini pihaknya telah memeriksa lima saksi perambahan Hutan Lindung Bukit Betabuh tersebut. Namun hasilnya tim belum mendapat petunjuk siapa dalang di balik perambahan hutan lindung itu. 

“Sampai sekarang sudah lima orang saksi kita periksa, tapi tidak ada yang mengetahui siapa orang yang menggerakkan alat berat sampai di situ,” pungkasnya.

Untuk diketahui, saat itu Polhut DLHK Riau mengamankan dua alat berat jenis eskavator dan buldozer. Dari dua alat tersebut, hanya satu alat berat jenis eskavator yang berhasil dibawa keluar dari kawasan hutan.

Untuk alat berat berupa buldozer tidak dibawa karena mengalami kerusakan. Namun tak berselang lama, alat buldozer yang ditinggal tim di dalam hutan bergeser. Hingga saat ini belum ditemukan siapa yang membawa alat berat tersebut.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

12 thoughts on “DLHK Buru Perambah Hutan di Kuansing, Amankan Alat Berat

  1. Ping-balik: funny987
  2. Ping-balik: w69
  3. Ping-balik: mlm business
  4. Ping-balik: visit
  5. Ping-balik: plinko hrvatska
  6. Ping-balik: เทปใส
  7. Ping-balik: SAGAME350

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *