ABK KM Makmur Jaya Ditemukan di Perairan Desa Teluk Lancar Bengkalis, Begini Kondisinya!
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- print Cetak

ABK KM Makmur Jaya 89 akhirnya ditemukan. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BENGKALIS, detak24com – ABK KM Makmur Jaya 89 atas nama Rapat (38) yang hilang selama tiga hari di perairan Bengkalis, akhirnya ditemukan. Korban lalu diserahkan ke pihak keluarga.
Setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Rapat (38), ABK KM Makmur Jaya 89 yang dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Bengkalis.
Baca juga : Diduga Terjatuh, ABK KM Makmur Jaya Hilang di Laut Bengkalis
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (07/01/26) petang sekitar pukul 15.00 WIB, berjarak sekitar tiga mil laut dari lokasi kejadian perkara (LKP).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi menjelaskan, bahwa korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan saat melaksanakan pencarian hari ketiga sesuai Rencana Operasi SAR (Ren Ops) H3.
“Korban ditemukan pada koordinat 01°28’42” Lintang Utara dan 102°39’34” Bujur Timur dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya dievakuasi ke kawasan terdekat, yakni Desa Teluk Lancar untuk kemudian dijemput oleh pihak keluarga,” ujarnya, Kamis (08/01/26).
Peristiwa nahas ini bermula pada Ahad (04/01/26) sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban yang merupakan ABK KM Makmur Jaya 89 diduga terjatuh ke laut saat kapal berada di Perairan Bengkalis.
Saat kejadian, korban sempat bersama salah seorang rekan ABK sebelum kemudian menghilang.
Informasi kejadian tersebut baru diterima Kantor SAR Pekanbaru pada Senin (05/01/26) siang pukul 13.50 WIB dari salah satu ABK.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Meranti segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian.
Pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR menggunakan armada laut serta penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan area yang diperkirakan menjadi lintasan korban terbawa arus.
Hari pertama dan kedua pencarian, korban belum ditemukan. Pada hari ketiga operasi, Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian dengan mempertimbangkan arah arus dan kondisi cuaca di perairan setempat. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban pada Rabu sore.
Proses evakuasi korban sempat mengalami kendala akibat kondisi cuaca serta terbatasnya komunikasi di wilayah perairan. Meski demikian, korban berhasil dievakuasi dan tiba di Desa Teluk Lancar pada malam hari.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi ditutup pada Rabu malam. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing, dikutip dari cakaplah. (Red)
Editor : kar











