Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » Berlaku Mulai Besok, Pemkab Siak Tetapkan WFH Setiap Rabu 

Berlaku Mulai Besok, Pemkab Siak Tetapkan WFH Setiap Rabu 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Pemkab Siak resmi menetapkan jadwal WFH (work from home) atau semi libur setiap hari Rabu. Kebijakan ini berlaku mulai besok.

Bupati Siak mengeluarkan surat edaran tentang bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN satu hari dalam sepekan.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Siak Nomor 008/BKPSDMD-BINWAS/275 Tahun 2026 tentang pelaksanaan pengaturan kerja di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak.

Baca juga : Gawat! Dokter Spesialis di RSUD Siak Mogok, Layanan Poliklinik Ditutup 

Pengaturan ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat dalam mendorong transformasi budaya kerja ASN yang lebih adaptif dan berbasis kinerja. Pemerintah Kabupaten Siak akan melakukan penyesuaian tugas kedinasan bagi ASN dan non ASN melalui penerapan WFH pada hari Rabu tiap pekannya.

“Jika pusat tetapkan WFH hari Jumat, kita WFH setiap Rabu. Mulai Rabu (08/04/26) besok sudah diberlakukan.  Kebijakan WFH oleh pusat satu hari selama sepekan, namun harinya bisa disesuaikan masing-masing daerah,” ujar Bupati Siak Afni Zulkifli, Selasa (07/04/26).

Meski bekerja dari rumah, dia menegaskan tidak mengurangi kewajiban selaku ASN dan non ASN untuk memenuhi target kinerja, kehadiran dan disiplin kerja. Ia memastikan pelayan publik tidak akan terganggu dan tetap berjalan seperti biasa.

Baca juga : Oknum Polisi di Siak Dituding Minta Rp 6 Juta ke Pelapor KDRT, Beredar di WA

Selain itu, kebijakan ini dilaksanakan melalui penerapan penilaian kinerja yang terukur dengan optimalisasi pemanfaatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta pertimbangan efektivitas pelayanan dan efisiensi biaya operasional perangkat daerah serta individu ASN dan non ASN.

Dalam imbauan itu, Afni juga menegaskan kepada seluruh ASN dan non ASN di unit kerja untuk tidak keluar daerah kecuali penugasan khusus dengan Surat Perintah Tugas (SPT), tetap mengisi daftar hadir melalui aplikasi e-gov dengan titik lokasi berada dalam Kabupaten Siak dan menyampaikan produk layanan yang dilakukan secara daring/online maupun luring/offline.

“WFH langkah pemerintah mendukung gerakan hemat energi serta mengubah budaya kerja ASN yang biasanya hadir di kantor. Kini pemerintah mulai menerapkan WFH atau Work From Anywhere (WFA) bekerja dimana saja dalam mendukung SPBE,” katanya.

Ia memastikan tidak ada aktivitas pengoperasian sarana dan prasarana kantor di unit kerja, kecuali untuk penjagaan dan keamanan serta mendukung jalannya pelayanan langsung kepada masyarakat.

Agar penerapan WFH berjalan lancar, pemerintah daerah menjamin penyelenggaraan pelayanan publik esensial yang melaksanakan layanan dasar dan berdampak langsung kepada masyarakat seperti RSUD, Puskesmas, layanan darurat medis, sekolah, pustaka daerah, pelayanan kependudukan tertentu, pelayanan perizinan, kecamatan, kelurahan, pemerintahan kampung, keamanan, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

Kemudian penanganan dan penanggulangan bencana, pendapatan daerah, operasi lapangan pengaturan lalu lintas kendaraan over dimension over load (ODOL), pelabuhan dan penerangan jalan umum, pengelolaan sampah, kebersihan dan pertamanan serta unit teknis perbaikan jalan, jembatan dan sistem penyediaan air bersih tetap beroperasi optimal seperti biasa.

“Kita pastikan perangkat daerah yang menyelenggarakan pelayanan publik tetap berjalan optimal, tidak boleh ada yang terganggu. WFH tidak boleh menurunkan kualitas layanan,” tegas Bupati.

Kebijakan transformasi budaya kerja melalui penerapan WFH ini, terutama penghematan biaya operasional kantor, listrik, BBM, air, telepon, termasuk operasional pegawai dan lain-lain. Sesuai arahan pemerintah pusat agar dapat dihitung penghematan anggarannya, dan disampaikan kepada bupati.

“Saya minta perangkat daerah menghitung penghematan yang telah kita lakukan selama pelaksanaan WFH paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Kemudian dilakukan monitoring dan evaluasi untuk menjaga dan menjamin kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik kepada masyarakat,” ingatnya dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Koruptor Jalan Pramuka Tembilahan Digiring ke Penjara

    Dua Koruptor Jalan Pramuka Tembilahan Digiring ke Penjara

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TEMBILAHAN, detak24com -Jaksa Kejari Inhil menjebloskan dua koruptor Jalan Pramuka Tembilahan Hulu ke penjara. Perbuatan keduanya merugikan negara lebih dari Rp 550 juta. Tersangka adalah Raja Enta Netriawan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Pemkab Inhil, dan Syahril selaku Direktur CV Inhil Bangkit Utama sebagai kontraktor. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Riau. […]

  • WARNING! 3.809 Warga Riau Terjangkit HIV/AIDS, Cek Data Lengkapnya Per Daerah

    WARNING! 3.809 Warga Riau Terjangkit HIV/AIDS, Cek Data Lengkapnya Per Daerah

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Hingga kini, sebanyak 3.809 orang di Provinsi Riau terinfeksi HIV/AIDS. Temuan kasus terbanyak berada di Pekanbaru dan Inhil, disusul Dumai. “Data yang kita terima hingga Maret 2023 terdapat 3.809 orang terinfeksi AIDS di Riau,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Riau, Zainal Arifin, Rabu (17/05/23). Ia mengatakan, ribuan kasus AIDS di Riau tersebar […]

  • POLRES KAMPAR Obok-obok Rumah Bandar Sabu di Karya Indah Tapung

    POLRES KAMPAR Obok-obok Rumah Bandar Sabu di Karya Indah Tapung

    • calendar_month Minggu, 29 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Sarestnarkoba Polres Kampar tangkap pengedar sabu di Desa Karya Indah, Tapung. Rumah pelaku digeledah dan ditemukan 29 paket sabu seberat 27.73 gram. Kini pelaku sudah mendekam di sel tahanan di Mapolres.  Kapolres Kampar, AKBP Didik Pryo Sambodo SIK melalui Kasat Narkoba AKP Aprinaldi SH, Ahad (29/01/23) mengatakan bahwa pelaku sudah sangat meresakan […]

  • VIRAL Pekanbaru : Turnamen Futsal HUT ke-66 Riau Rusuh, Pemain Nyaris Adu Jotos

    VIRAL Pekanbaru : Turnamen Futsal HUT ke-66 Riau Rusuh, Pemain Nyaris Adu Jotos

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Turnamen futsal antar OPD lingkup Pemprov Riau sempena HUT ke-66 Provinsi Riau diwarnai keributan. Para pemain nyaris adu jotos di lapangan. Keributan terjadi saat tim futsal Biro Umum Setdaprov Riau melawan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau di GOR Remaja Pekanbaru, Jumat (04/08/23). Video keributan antar pemain tim futsal kedua OPD Pemprov Riau […]

  • Dua Pelaku Pemilik Ekstasi Diamankan Polisi di Kelurahan Balik Alam 

    Dua Pelaku Pemilik Ekstasi Diamankan Polisi di Kelurahan Balik Alam 

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Miliki narkotika jenis ekstasi, dua warga Kelurahan Balik Alam, diamankan Tim Opsnal Polsek Mandau, Selasa (21/07/26) dini hari. Pelaku WAA ditangkap di Jalan Seroja, sedangkan DMP di Jalan Kenanga. Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSi melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa SIK MA menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut […]

  • DPRD Pekanbaru Minta Pusat Pertimbangjan Lagi Harga BBM, Berdampak pada Sembako

    DPRD Pekanbaru Minta Pusat Pertimbangjan Lagi Harga BBM, Berdampak pada Sembako

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan non-subsidi resmi naik per Sabtu (3/9/2022) siang.  Diketahui, detail kenaikan harga BBM yakni untuk pertalit menjadi Rp10.000 per liter dari sebelumnya Rp7.650 per liter. Kemudian solar menjadi Rp6.800 per liter dari sebelumnya Rp5.150 per liter. Selanjutnya harga BBM Pertamax mengalami kenaikan dari saat ini Rp12.500 […]

expand_less