Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » Kejari Bidik Korupsi Miliaran di ULP Pemkab Siak, Lima Saksi Diperiksa 

Kejari Bidik Korupsi Miliaran di ULP Pemkab Siak, Lima Saksi Diperiksa 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Aroma penyimpangan proyek miliaran rupiah di Kabupaten Siak kian terkuak. Kejaksaan setempat resmi memeriksa sejumlah pegawai Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa.

Pemeriksaan tersebut terkait proyek tahun anggaran 2025. Hingga Rabu (18/09/25), sedikitnya lima pegawai ULP sudah dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Benar. Mereka sudah kita panggil untuk klarifikasi terkait proyek yang diduga bermasalah tahun anggaran 2025,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Siak, Frederick Christian Simamora, Kamis (18/09/25).

Frederick mengungkapkan, pemeriksaan ini berawal dari penghentian proyek pembangunan tanggul laut kawat batu (bronjong) di Desa Sungai Kayu Ara dan Bunsur, Kecamatan Sungai Apit, yang nilainya mencapai Rp 5,9 miliar dan dimenangkan CV Berkah Ramadhan Al Fitrah.

“Yang plat merah dulu kita panggil. Tidak menutup kemungkinan pihak perusahaan pemenang lelang juga akan kita panggil. Perkembangannya akan kita infokan,” ujarnya.

Kepala Bagian ULP Siak, Jon Effendi, membenarkan adanya pemeriksaan kejaksaan terhadap pegawai Pokja. Ia menegaskan, pihaknya tidak bisa mengintervensi proses pemenangan lelang karena ULP hanya berwenang mengumumkan hasil tender sesuai prosedur.

“Pokja bekerja secara independen. Kami hanya melihat melalui sistem evaluasi. Kalau masa sanggah lima hari tidak ada tanggapan, maka proses berjalan. Bila ada keraguan, kami minta saran LKPP. Saat ini kami diminta kejaksaan untuk klarifikasi,” katanya.

Jon menjelaskan, tujuh pegawai diperiksa terkait dugaan masalah legalitas Sertifikat Badan Usaha (SBU) perusahaan pemenang lelang.

“Awalnya Pokja melihat SBU perusahaan tersebut masih berlaku di sistem evaluasi. Perusahaan juga menunjukkan bukti perpanjangan. Setelah masa sanggah lima hari tidak ada tanggapan, maka proses tender berjalan. Namun kemudian kami mendapat surat dari Dinas PU yang meragukan dokumen perusahaan. Kami berangkat ke LKPP untuk meminta tanggapan. Karena masih tahap penawaran, maka dilakukan pengecekan ulang, dan atas saran Dinas PU proyek tersebut dibatalkan,” jelasnya.

Padahal progres pembangunan proyek itu sudah mencapai sekitar 30 persen. Proyek tersebut dianggarkan dari APBD Siak 2025 dengan dua kegiatan, yakni bronjong di bibir Selat Lalang Kampung Sungai Kayu Ara sepanjang 200 meter senilai Rp 3 miliar yang dimenangkan CV Lilana Bina Mandiri, dan bronjong di Kampung Bunsur sepanjang 400 meter senilai Rp 6 miliar oleh CV Berkah Ramadhan Al Fitrah.

Buntut kasus ini, sejumlah pegawai ULP kembali dikabarkan akan dipanggil Inspektorat untuk dimintai keterangan. Dugaan penyimpangan tak hanya pada proyek bronjong, tapi juga enam paket pekerjaan lain bernilai miliaran rupiah yang diputus kontraknya.

Berdasarkan data di lapangan, keenam proyek itu antara lain:

  1. Renovasi Pengembangan Bangunan Gedung Cathlab RSUD Tengku Rafi’an Siak senilai Rp 2,37 miliar (CV Lalang Perkasa Group).
  2. Semenisasi Jalan Panglima Rumpin Desa Rempak, Kecamatan Sabak Auh senilai Rp 2,7 miliar (CV Hariadi Perkasa).
  3. Semenisasi Jalan Menuju SMA Kecamatan Sabak Auh senilai Rp 739 juta (CV Hariadi Perkasa).
  4. Semenisasi Jalan di Desa Empang Pandan, Kecamatan Koto Gasib senilai Rp 857 juta (CV Lamberto Karya).
  5. Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Desa Bungaraya senilai Rp 826 juta (CV Bumi Siak Lestari).
  6. Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Desa Jaya Pura senilai Rp 666 juta (CV Puri Ayyuna Selaras).

Skandal ini menambah daftar panjang persoalan proyek di Bumi Istana yang kini tengah disorot aparat penegak hukum, dikutip dari halloriau. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelindo dan PT Pembangunan Dumai Bahas Peluang Kerjasama 

    Pelindo dan PT Pembangunan Dumai Bahas Peluang Kerjasama 

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Direktur BUMD PT Pembangunan Dumai (Perseroda) bersama Executive General Manager (EGM) Pelindo Regional 1 Dumai silaturahmi membahas peluang kerja sama strategis, dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Dumai, Jumat (17/08/25). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua entitas dalam memperkuat sinergi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan Badan Usaha […]

  • Pemprov Riau Minta  Bantuan Konsulat Malaysia, Kerusakan Stadion Utama

    Pemprov Riau Minta  Bantuan Konsulat Malaysia, Kerusakan Stadion Utama

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Kepala Dispora Provinsi Riau Boby Rachmat mengatakan, retribusi pemakaian Stadion Utama Riau yang belum dibayar manajemen PSPS. Yakni, untuk Bulan Agustus 2022 serta ganti rugi kerusakan kursi. Terhadap hal itu, pihaknya meminta kepada Konsulat Malaysia untuk membantu melakukan koordinasi terkait tunggakan retribusi dan ganti rugi kerusakan Stadion Utama Riau pasca-kerusuhan suporter PSPS […]

  • KOALISI Ganjar-Anies :  Pemimpin Muda, Kuat dan Cerdas 

    KOALISI Ganjar-Anies :  Pemimpin Muda, Kuat dan Cerdas 

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    JAKARTA, detak24com – Ketua DPP PDIP Said Abdullah membayangkan bakal calon presiden Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan bersatu dalam memimpin Indonesia. Said menilai keduanya bakal menjadi sebuah kekuatan lantaran sama-sama masih muda dan cerdas. Pernyataan itu Said lontarkan saat merespons hasil survei yang menunjukkan elektabilitas Ganjar mulai kembali unggul. Meski begitu, Said mengatakan Anies, termasuk […]

  • ARIF RACHMAN Sesenggukan di Depan Hakim, Menyesal Punya Atasan Ferdy Sambo

    ARIF RACHMAN Sesenggukan di Depan Hakim, Menyesal Punya Atasan Ferdy Sambo

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 8Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Salah seorang terdakwa obstruction of justice kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Arif Rachman Arifin menangis di dalam sidang. Ia menyesal punya atasan dan sangat takut pada Ferdy Sambo. Mantan anak buah Ferdy Sambo ini memilih berkata jujur dan terbuka terkait dengan peran Ferdy Sambo di perintangan penyidikan pembunuhan Yosua. […]

  • Duh, Tarif Parkir di Istana Siak Dipatok Rp 10 Ribu per Mobil 

    Duh, Tarif Parkir di Istana Siak Dipatok Rp 10 Ribu per Mobil 

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Momen lebaran Idul Fitri dimanfaatkan jukir nakal memalak pengunjung Istana Siak. Tak tanggung-tanggung, oknum itu mematok harga parkir Rp 10 ribu per mobil. Kabupaten Siak merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat diminati bagi masyarakat Riau untuk berlibur. Khususnya di momen hari raya Idul Fitri 2025. Di sana menyimpan banyak tempat wisata […]

  • Kawannya Ditampar Kepsek Gegara Merokok, Ratusan Siswa Mogok Massal

    Kawannya Ditampar Kepsek Gegara Merokok, Ratusan Siswa Mogok Massal

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANTEN, detak24com – Seorang kepsek menampar siswa gegara merokok di sekolah, berujung mogok massal. Kasus tersebut kini dalam penanganan pihak berwajib. Sebanyak 630 siswa SMAN 1 Cimarga mogok sekolah sebagai bentuk protes terhadap tindakan kepala sekolah yang menampar kawannya gegara ketahuan merokok. “Semuanya sekitar 630 murid. Kita sudah koordinasi dengan Wakasek agar KBM tetap kondusif, […]

expand_less