Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Harga BBM Eceran Tembus Rp 15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag

Harga BBM Eceran Tembus Rp 15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 14 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – Persoalan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bengkalis kembali menjadi sorotan. Selain antrean panjang, harga di tingkat pengecer  mencapai Rp 13 ribu hingga Rp 15 ribu per liter.

Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bengkalis Zulfhan Azmal. Ia menilai persoalan BBM tidak boleh terus dibiarkan menjadi beban masyarakat tanpa adanya langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Zulfhan mempertanyakan efektivitas pengawasan yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, jika persoalan antrean dan harga BBM masih terus muncul, pemerintah daerah harus berani melakukan evaluasi terhadap kinerja instansi yang memiliki kewenangan dalam pengawasan perdagangan dan distribusi.

“Jangan sampai pemerintah hanya hadir ketika persoalan sudah viral. Masyarakat membutuhkan solusi nyata, bukan sekadar pemantauan dan pernyataan normatif,” ujarnya, Selasa (08/09/26).

Ia menegaskan, kenaikan harga BBM di tingkat pengecer harus menjadi alarm bagi Pemkab Bengkalis. Apalagi BBM merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, baik untuk transportasi, aktivitas ekonomi, nelayan, pelaku usaha maupun kebutuhan sehari-hari.

“Kalau harga BBM di pengecer bisa mencapai Rp13 ribu sampai Rp15 ribu per liter, pertanyaannya sederhana: pengawasan pemerintah ada di mana? Masyarakat jangan terus-menerus dipaksa menerima kondisi seperti ini,” tegas Zulfhan.

Menurutnya, pemerintah daerah harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan bagaimana mekanisme distribusi BBM berjalan, bagaimana harga terbentuk di tingkat pengecer, serta apakah terdapat praktik penjualan yang melanggar ketentuan.

GMNI Bengkalis juga mendesak Disperindag tidak sekadar melakukan pendataan, tetapi membuat langkah pengawasan yang terukur dan aturan yang tegas sesuai kewenangan pemerintah daerah.

“Kalau memang ada pengecer yang menjual dengan harga tidak wajar atau melakukan praktik yang melanggar aturan, jangan hanya ditegur. Pemerintah harus mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Kalau tidak ada ketegasan, masyarakat akan terus menjadi korban,” ujarnya.

Masalah Baru BBM

Zulfhan juga mengingatkan bahwa persoalan BBM di Bengkalis bukan hanya soal harga eceran. Sebelumnya, masyarakat juga harus menghadapi antrean panjang di sejumlah titik pengisian BBM.

Ia mempertanyakan mengapa persoalan tersebut belum sepenuhnya terurai, sementara masyarakat kini kembali menghadapi persoalan baru berupa tingginya harga BBM di tingkat pengecer.

“Antrean panjang belum benar-benar teratasi, sekarang muncul lagi persoalan harga BBM eceran yang tinggi. Ini menunjukkan pemerintah harus melakukan evaluasi secara menyeluruh, bukan bekerja secara parsial ketika persoalan sudah mencuat,” katanya.

Zulfhan meminta Bupati Bengkalis dan jajaran Pemkab Bengkalis mengevaluasi kinerja Disperindag serta memanggil pihak-pihak terkait untuk mencari akar persoalan distribusi BBM di daerah.

“Pemkab Bengkalis jangan hanya menerima laporan di atas meja. Turun ke lapangan, cek kondisi sebenarnya. Dengarkan keluhan masyarakat dan pastikan kebijakan yang dibuat benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

Masyarakat Tanggung Beban

DPC GMNI Bengkalis menilai pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan energi dengan harga yang wajar dan distribusi yang tertib sesuai aturan.

Zulfhan menegaskan pihaknya akan terus melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah daerah, khususnya yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

“GMNI Bengkalis tidak akan diam. Kami akan terus mengawal persoalan ini. Pemerintah harus terbuka soal bagaimana pengawasan distribusi BBM dilakukan, apa kendalanya, dan apa langkah konkret yang akan diambil,” ujarnya.

Ia meminta Pemkab Bengkalis segera mengambil langkah nyata, mulai dari evaluasi pengawasan, pengecekan harga di lapangan, pengawasan terhadap pengecer, hingga koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan.

“Jangan tunggu masyarakat semakin resah baru pemerintah bergerak. Pemerintah daerah harus hadir sebelum persoalan menjadi krisis. Kalau fungsi pengawasan tidak berjalan maksimal, maka wajar jika publik mempertanyakan kinerja instansi terkait,” pungkas Zulfhan.

DPC GMNI Bengkalis menegaskan akan terus mengawal persoalan harga dan distribusi BBM serta meminta Pemkab Bengkalis memberikan langkah konkret dan terbuka kepada masyarakat terkait penyelesaian persoalan tersebut. (*)

Reporter : Doni

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Joko Widodo (tengah) memberikan keterangan kepada awak media usai melakukan kunjungan di Pasar Cicaheum Bandung, Jawa Barat, F : CNN

    Pedagang Dapat Amplop Kosong dari Presiden Jokowi

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Bandung, detai24.com – Seorang pedagang mengaku menerima amplop kosong saat Presiden RI Joko Widodo kunjungan kerja ke Pasar Cicaheum, Bandung, Jawa Barat, Ahad (28/8). Kabar itu viral di media sosial. Dalam sebuah unggahan di Twitter, pedagang tersebut mengaku menerima amplop bertuliskan ‘Bantuan Kemasyarakatan Presiden Joko Widodo’. Pedagang itu kemudian mengaku langsung menyimpan amplop tersebut, namun […]

  • TERSAMBAR Petir, Pertamini dan Warung Ludes Terbakar di Cipta Karya Pekanbaru

    TERSAMBAR Petir, Pertamini dan Warung Ludes Terbakar di Cipta Karya Pekanbaru

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Satu unit pertamini dan warung ludes terbakar setelah tersambar petir di Jalan Cipta Karya, Kelurahan Sialang Munggu, Pekanbaru. Senin (01/04/24) malam tadi. Kapolsek Tampan, Kompol Asep Rahmat, Selasa (02/04/24) menerangkan, kebakaran yang meludeskan pertamini dan warung itu disebabkan tersambar petir. “Kebakaran ini diduga disebabkan oleh sambaran petir ke mesin pertamini hingga merembet […]

  • Penangkapan Narkoba di Dumai Terbaru : Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Bukit Kapur, Ini Barbuknya!

    Penangkapan Narkoba di Dumai Terbaru : Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Bukit Kapur, Ini Barbuknya!

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang pengedar tak berkutik digerebek polisi di Kelurahan Bukit Kapur Dumai. Tersangka diringkus dalam Operasi Antik 2024. Informasi dirangkum, Sabtu (27/07/24), tersangka berinisial MP alias IV (37) warga Bukit Kayukapur yang berdomisili di Kelurahan Bukit Kapur, kedapatan miliki 6 paket sabu seberat 0,90 gram. Selain mengamankan barbuk sabu, polisi juga menemukan 1 […]

  • Hampir Setahun Tenaga Medis RS Tentara Solok Tak Gajian 

    Hampir Setahun Tenaga Medis RS Tentara Solok Tak Gajian 

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SOLOK, detak24com – Kenyataan miris dialami ratusan tenaga medis RS Tentara Solok. Hampir setahun gaji mereka tak dibayarkan. Beberapa waktu yang lalu, tepatnya Selasa (14/10/25) lalu, awak media berkunjung ke Rumah Sakit Tentara Solok, Sumatera Barat. Dalam kunjungan tersebut, awak media mendapat sesuatu kabar yang sangat mengejutkan dari beberapa sejumlah tenaga medis yang tidak ingin […]

  • Jemaah haji Indonesia di klinik kesehatan Arab Saudi

    UPDATE Terkini : Jemaah Haji Wafat Tembus 675 Orang, Hari Ini 19 Kloter Dipulangkan

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Jakarta, detak24com – Hingga Selasa (18/07/23) pukul 24.00 WIB, jemaah haji wafat di Tanah Suci berjumlah 675 orang. Sementara, kepulangan haji Kamis (20/07/23) hari ini19 kloter terbang ke Tanah Air. “Jemaah yang wafat hingga tanggal 18 Juli 2023 pukul 24.00 WIB sebanyak 675 orang. Sementara suhu di Madinah hari ini 33°C s.d. 45°C dan di Makkah […]

  • 10 Tewas, Masjid Runtuh di Myanmar Diguncang Gempa Bumi 7,7 M

    10 Tewas, Masjid Runtuh di Myanmar Diguncang Gempa Bumi 7,7 M

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MYANMAR, detak24com – Sedikitnya 10 orang tewas ketika sebuah masjid runtuh di Mandalay, Myanmar diguncang gempa bumi dahsyat 7,7 M, Jumat (28/03/25). Seperti dilansir Xinhua, Gempa bumi tersebut menyebabkan kerusakan besar” pada beberapa bangunan, termasuk benteng bertembok Istana Mandalay. Beberapa bangunan di Wilayah Mandalay runtuh, sementara beberapa jalan yang menghubungkan Mandalay dan Yangon rusak atau […]

expand_less