Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Duri » Sejarah Tercipta, Usman Bahri Anak Suku Sakai Pertama Jalankan Proyek Rig Naungan PHR 

Sejarah Tercipta, Usman Bahri Anak Suku Sakai Pertama Jalankan Proyek Rig Naungan PHR 

  • account_circle Yusrizal Sikumbang
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DURI, detak24.com – Pertama dalam sejarah perminyakan di Indonesia khususnya di Riau. Usman Bahri SAP, sang anak Sakai yang berhasil menjadi putra daerah lokal pertama menjalankan proyek plug & abandon PHR.

Setelah sempat vakum sejak Januari 2026, proyek plug & abandon di lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali beroperasi. Kelanjutan proyek tersebut kini melibatkan PT Seikha Putri Sakai Riau (SPSR) melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Prakarsa Pramandita (PRP).

Bertepatan di Yard PT SPSR di jalan rangau Km 6 Duri lokasi syukuran, Usman Bahari S.A.P selaku Owner PT SPSR, mengucapkan rasa syukur yang tak henti- hentinya atas apa yg menjadi sejarah hari ini, bahwa anak Sakai bisa dan mampu menjadi pelopor perusahaan lokal yang bisa bekerja langsung dibawah naungan Pertamina Hulu Rokan (PHR).

 

Hal ini membuktikan bahwa anak Sakai juga bisa memiliki RIG sendiri dan mengerjakan proyek perminyakan. “Ucapan terimakasih juga saya sampaikan untuk Pertamina Hulu Rokan yang memberikan kesempatan untuk kami anak Sakai, anak lokal untuk mengerjakan proyek ini, dan harapan kami kedepan kerjasama ini terus berkembang dan bisa diberikan kepercayaan untuk proyek- proyek besar berikutnya,” tuturnya.

PT Seikha Putri Sakai Riau (SPSR) mulai mengambil peran dalam kelanjutan proyek tersebut sejak 23 April 2026. Dalam kerja sama operasi itu, manajemen proyek berada di bawah SPSR, termasuk pembiayaan yang ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan lokal tersebut.

 

Direktur Operasional PT Seikha Putri Sakai Riau, Indra Verniza Dt Mangiang, Senin (7/9/2026), menjelaskan bahwa sebelumnya proyek tidak dapat dilanjutkan karena berbagai kendala. Kondisi tersebut menyebabkan kegiatan operasional RIG terhenti dan para pekerja tidak dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya.

“Sejak Januari 2026 sampai kemarin kegiatan RIG vakum, tidak beroperasi dan karyawan tidak bekerja. Namun sejak KSO antara PT Prakarsa Pramandita dengan PT. Seikha Putri Sakai Riau (SPSR), kami mulai mengambil langkah untuk melanjutkan proyek ini,” ujar Indra.

Menurutnya, sejak pengelolaan berada di bawah SPSR, berbagai persoalan mulai ditangani secara bertahap. Tidak hanya menyangkut kemaslahatan karyawan, perusahaan juga melakukan pengadaan kembali sejumlah peralatan RIG yang sebelumnya sudah tidak tersedia.

“Alhamdulillah masalah kemaslahatan karyawan sudah bisa kami tanggulangi. Peralatan RIG yang sebelumnya banyak hilang akhirnya bisa kami adakan kembali,” katanya.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui proses pemeriksaan dan persiapan, pihak PHR menyatakan rig yang digunakan telah memenuhi kelayakan untuk kembali beroperasi.

“Seminggu lalu dari PHR sudah dinyatakan layak untuk mulai beroperasi kembali. SPK juga sudah turun dan kami sudah mempersiapkan RIG beserta kru atau manpower. Semuanya sudah siap untuk bekerja kembali,” jelasnya.

Dengan demikian, proyek yang sebelumnya vakum sejak Desember 2025 tersebut mulai kembali beroperasi pada Senin, 7 September 2026. Menjadi Sejarah Perusahaan Lokal/Tempatan , dimulainya kembali proyek Plug & Abandon tersebut bukan sekedar kembalinya aktivitas pekerjaan.

Momentum ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan lokal mampu membuktikan bahwa putra daerah yang berasal dari Putra Suku Sakai mampu mengambil peran dalam industri Minyak dan Gas.

Sebagai perusahaan lokal yang dimiliki Putra daerah yang berasal dari suku Sakai, SPSR berkomitmen membuka kesempatan bagi masyarakat tempatan untuk mendapatkan lapangan pekerjaan, khususnya mereka yang memiliki kemampuan dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.

“Yang pertama, kami ingin menjadikan PT. Seikha Putri Sakai Riau (SPSR) ini sebagai wadah bagi orang lokal untuk mencari lapangan pekerjaan dan membantu masyarakat lokal. Mana yang memenuhi kriteria dan recruitment, tentu akan kami tampung selama memenuhi persyaratan,” tegas Indra.

Ia mengatakan, keberadaan perusahaan lokal yang memiliki rig serta mampu terlibat langsung dalam bisnis perminyakan menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tonggak sejarah bagi masyarakat Sakai.

“Cita-cita kami adalah menjadi perusahaan lokal yang pertama yang bisa menjadikan ini sebagai tonggak sejarah, bahwa ada anak Sakai yang mempunyai rig dan punya bisnis perminyakan, apalagi ini berada di tanah daerahnya sendiri,” ungkapnya.

Manajemen PT Seikha Putri Sakai Riau juga menyampaikan apresiasi atas dukungan manajemen PHR terhadap keberadaan dan perkembangan perusahaan lokal.

Dukungan tersebut dinilai sangat penting bagi perusahaan daerah untuk dapat terus eksis, berkembang, sekaligus memperoleh pengalaman dalam menangani pekerjaan di sektor industri perminyakan.

Dalam kegiatan syukuran dimulainya kembali pekerjaan yang digelar di yard PT SPSR dan PT Prakarsa Pramandita, Jalan Rangau Kilometer 6, Duri, Senin (07/09/26) pihak PHR turut memberikan apresiasi terhadap kesungguhan dan komitmen SPSR dalam melanjutkan proyek tersebut.

Apresiasi itu disampaikan melalui Vice President (VP) Remediation & Asset Retirement PHR, Ovulandra Wisnu Widyastho.

Selain itu, turut hadir Christian Butar Butar, selaku Assistant Manager Well P&A Engineering & Operation, serta Ustaz Andiki Syarif, LC., MA.(*)

  • Penulis: Yusrizal Sikumbang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laka Kerja di Pelindo Selatpanjang, Operator Crane Meninggal Dunia

    Laka Kerja di Pelindo Selatpanjang, Operator Crane Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Kecelakaan kerja (lakakerja) terjadi di Pelabuhan PT Pelindo I Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau. Operator crane meninggal dalam kejadian tersebut. Kejadian ini berawal dari aktivitas bongkar semen dari kapal KM MI No 1 Tanjung Priuk ke Dermaga Pelabuhan PT Pelindo I, Sabtu (07/09/24) pagi. Saat itu, salah satu ABK kapal yang disebut bernama […]

  • Usung Keranda, Ratusan Mahasiswa Unri Geruduk Kantor Gubernur Riau 

    Usung Keranda, Ratusan Mahasiswa Unri Geruduk Kantor Gubernur Riau 

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ratusan mahasiswa Unri menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau Mereka datang sambil mengusung keranda serta sejumlah spanduk, Rabu (12/08/26). Sebagai tanda tidak adanya kepedulian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terhadap mahasiswa, mereka datang ke Kantor Gubernur Riau dengan membawa keranda yang bertuliskan RIP (Rest In Peace). Dalam spanduk yang dibentangkan […]

  • Nahas, Kakek Renta Tewas Ditendang Sapi Kurban Saat Menyembelih di Tanah Datar 

    Nahas, Kakek Renta Tewas Ditendang Sapi Kurban Saat Menyembelih di Tanah Datar 

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TANAHDATAR, detak24com – Peristiwa tragis mewarnai momen Idul Adha 1446 H di Kabupaten Tanah Datar. Seorang kakek renta bernama Jafar Dt Pado Nan Kuniang (80) meninggal setelah ditendang sapi kurban. Kejadian itu terjadi di Musala Firdaus, Barulak, Kecamatan Tanjung Baru, Sabtu (07/06/25) sekitar pukul 10.00 WIB. Dimana, korban ikut panitia Idul Adha 1446 H bagian […]

  • TIPS : Cara Nonton Video Youtube Tanpa Iklan dengan YouTube Vanced, Simak Juga Trik Atasi Error

    TIPS : Cara Nonton Video Youtube Tanpa Iklan dengan YouTube Vanced, Simak Juga Trik Atasi Error

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    BELAKANGAN banyak penonton video youtube sering merasa terganggu oleh tampilan iklan yang muncul di platform tersebut. Alhasil, berbagai aplikasi pihak ketiga telah muncul untuk membantu menghilangkan iklan itu. Salah satunya YouTube Vanced. YouTube Vanced menyediakan berbagai fitur menarik. Seperti kemampuan memutar video dalam latar belakang dan mode gelap tanpa perlu melakukan proses root. Namun, sebagai produk yang berasal dari Google, YouTube […]

  • Oknum Kapolres Jadi Pelaku Asusila, Video Hot Dijual ke Situs Luar Negeri 

    Oknum Kapolres Jadi Pelaku Asusila, Video Hot Dijual ke Situs Luar Negeri 

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Eks Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja (FWLS) ditetapkan jadi tersangka serta dijebloskan ke penjara. Sebelumnya, AKBP Fajar ditangkap dan diperiksa Propam Polri dan Polda NTT terkait kasus pencabulan anak, pornografi, dan penyalahgunaan narkoba. “Hari ini statusnya sudah jadi tersangka dan ditahan di Bareskrim Polri,” ujar Karo Wabprof Divpropam Polri Brigjen Pol Agus Wijayanto dalam […]

  • SF Hariyanto: Lewati Jembatan Bengkalis-Pakning Pakai Kartu e-Toll, Begini Mekanismenya!

    SF Hariyanto: Lewati Jembatan Bengkalis-Pakning Pakai Kartu e-Toll, Begini Mekanismenya!

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PINGGIR, detak24com – Pj Gubri SF Hariyanto mengatakan bagi pengendara dan pengguna Jembatan Bengkalis-Pakning nantinya diberlakukan sistem e-Toll. Terkait pembangunan Jembatan Bengkalis-Pakning saat ini dalam proses komunikasi dengan investor tersebut, tentunya Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga harus proaktif untuk sama-sama mewujudkan pembangunannya. Baca juga : JEMBATAN Bengkalis-Pakning Dibangun Investor China, Sistem Buka Tutup Hal itu disampaikan […]

expand_less