Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Kapolri Dapat Anugerah Adat ‘Ingatan Budi’ dari LAMR, Ini Alasannya!

Kapolri Dapat Anugerah Adat ‘Ingatan Budi’ dari LAMR, Ini Alasannya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) memberi anugerah adat ‘Ingatan Budi’ kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Pemberian anugerah ini dilandasi oleh sejumlah kebijakan dan tindakan Kapolri yang dinilai sebagai bentuk nyata “bertanam budi” di tengah masyarakat, khususnya di Tanah Melayu Riau.

Seniman dan budayawan Riau yang juga Ketua DPH LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Al-Karim, dalam pidato alas pikir pada prosesi penganugerahan, Sabtu (12/07/25) menjelaskan, bahwa tindakan dan kebijakan Kapolri mencerminkan nilai luhur budi dalam tradisi Melayu, yakni penghormatan, keadilan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut LAMR, ada lima alasan utama pemberian anugerah tersebut. Pertama, bahwa selama menjadi Kapolri, Tuan Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, tidak hanya berhasil menjadikan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai institusi yang inklusif dan egaliter, tapi juga secara maksimal berupaya menyelaraskan tindakan dan perbuatan polisi agar dapat “Presisi” sejajar dan selari dengan kepentingan rakyat.

Pengayoman terhadap masyarakat dilakukan dengan cara yang humanis, dengan tegur dan sapa yang santun, dengan reaksi dan tanggapan yang cepat dan patut, sehingga pada hari ini dengan segala kelebihan dan kekurangannya, masyarakat benar-benar dapat merasakan bahwa polisi merupakan satu kesatuan dalam menciptakan keamanan dan kebaikan Bersama.

Kedua, bahwa pada masa kepemimpinannya, Tuan Jendral Listyo Sigit Prabowo melakukan penegakan hukum secara lebih tegas. Tindakan tegas ini tidak hanya dilakukan kepada pihak lain yang melanggar hukum, tapi juga kepada kalangan internal kepolisian. Pisau hukum polisi tidak hanya tajam keluar, tapi juga menghunjam ke dalam, dan sikap itu diambil sebagai tindakan memberikan rasa keadilan bagi semua pihak.

Ketiga, pada masa kepemimpinannya, Tuan Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, sangat peduli pada penanganan bencana, khususnya terhadapan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. Pada masa kepemimpinannya, yang ditindaklanjuti secara baik oleh Kapolda Riau, maupun Kapolres se-Riau, kebakaran hutan dan lahan di Riau, telah teratasi dengan baik.

Keempat, bahwa Tuan Kapolri, Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, dengan pendekatan humanisme yang menjadi pondasi kebijakannya, telah berhasil membawa 8.315 narapidana teroris (Napiter) kembali kepangkuan NKRI, yang beberapa di antaranya, dipercayai  berasal dari Riau. Tuan Jendral Listyo Sigit Prabowo, mengajak mereka semua, untuk menatap masa depan bersama Indonesia, dengan semangat dan  kesadaran baru. Mengajak mereka berjuang bersama sebagai anak bangsa, di bawah panji-panji UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Kelima, di masa kepemimpinannya, dan sesuai dengan arahannya, khususnya di Riau, polda Riau dan Polres se-Riau, selalu menjadikan Lembaga Adat dan komunitas adat sebagai mitra berpikir, sebagai sahabat bersanding pendapat, khususnya dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Tiga fase kepemimpinan Polda Riau, baik pada masa kepemimpinan Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, masa kepemimpinan Datuk Seri Jaya Perkasa Setia Negeri, Irjen Pol Muhammad Iqbal, maupun pada masa Kapolda sekarang, Tuan Irjen Pol Herry Heryawan.

Lebih dari itu, pada ketiga masa kepemimpinan Polda Riau ini, polisi tidak hanya akrab dengan lembaga maupun komunitas adat, tapi juga menggunakan saripati ungkapan adat sebagai slogan maupun sert penamaan aplikasi strategis yang digunakan Riau. Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menggunakan terobosan  teknologi melalui aplikasi “Dashboard Lancang Kuning,” baik untuk memonitor kebakaran hutan dan lahan, maupun kegiatan Polda Riau lainnya.

Pada masa Datuk Seri Irjen Pol Muhammad Iqbal, (kini Komjen) menjadi Kapolda, sambung Datuk Seri Syaukani, beliau memakai saripati ungkapan adat yang berbunyi ‘Jikalau hamba Melayu bersatu, akan alahlah segala seteru, jika berat sama dipikul, jika ringan sama dijinjing’. Ungkapan tersebut juga diucapkan dalam bahasa Inggris yakni ‘Together we Strong’ (Bersama Kita Bisa).

Di bawah kepemimpinan Irjen Pol Herry Heryawan, Polda Riau secara gagah memakai slogan adat “Melindungi Tuah Menjaga Marwah”.

“Sesungguhnya, sangat banyak lagi, tindakan Tuan Jendral Pol Drs Listyo Sigit Prabowo yang sudah dilakukan, baik dalam kapasitas jabatan, maupun tindakan pribadi. Termasuk inovasi untuk transparansi, seperti e-tilang dan SIM online, serta inovasi lain yang tidak dapat kami sebut satu persatu. Pastilah teramat banyak perbuatan beliau yang lain, yang mungkin beliau simpan di kedalaman keikhlasannya sebagai manusia, yang hanya diketahui oleh dirinya dan Tuhan semesta alam,” ujar Datuk Seri Syaukani.

Kebijakan yang baik, serta inovasi yang sudah dilakukan oleh Tuan Kapolri, telah membuatnya menerima penghargaan yang teramat banyak, baik dalam skala nasional, maupun internasional, seperti dari Timor Leste, Malaysia, dari ITUC (International Trade Union Confederation) atas terobosan pembentukan Desk Ketenagakerjaan, dan lain-lain yang tak dapat disebutkan satu per satu.

Karena itu, lanjut Datuk Seri Syaukani, setelah membaca fakta, menyelam di kedalaman perbuatan, serta menelisik kebijakan dan kebajikan, yang telah ditunjukkan oleh Tuan Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, maka setelah silat kata  menutup gelanggang, setelah lisan memutus ucap, setelah berumah dalam musyawarah, setelah air membulat dalam pembuluh, setelah kata bertepak dalam mufakat, maka kepada Tuan Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Seraya menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, LAMR dengan takzim mempersembahkan anugerah adat ‘Ingatan Budi’. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Pisau Hilang di Lintas Solok-Solsel dalam Renovasi, Pengendara Diingatkan Hati-hati 

    Jembatan Pisau Hilang di Lintas Solok-Solsel dalam Renovasi, Pengendara Diingatkan Hati-hati 

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SOLOK, detak24com  – Jembatan Pisau Hilang di jalan lintas nasional wilayah II Sumbar, tepatnya dalam Nagari Lolo Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok masuk tahap renovasi total. Nantinya, jembatan akan dibagi dua lajur. Saat ini satu lajur telah bisa dilewati, walaupun belum seratus persen selesai. Makanya, pengendara dan pengemudi diingatkan hati-hati saat melintasi kawasan tersebut. Penggantian […]

  • POLISI Suap Polisi, Polda Riau Tahan Kompol Petrus Simamora dan 7 Anggota Brimob, Terkait Setoran 650 Juta Bripka Andry

    POLISI Suap Polisi, Polda Riau Tahan Kompol Petrus Simamora dan 7 Anggota Brimob, Terkait Setoran 650 Juta Bripka Andry

    • calendar_month Sabtu, 10 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Bidpropam Polda Riau resmi menahan Kompol Petrus Hottiner Simamora dan tujuh anggota Brimob terkait uang setoran Rp 650 juta dari Bripka Andry. “Betul, yang bersangkutan menjalani patsus (penempatan khusus) sejak 8 Juni kemarin,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombespol Nandang Mu’min Wijaya dikutip Sabtu 10 Juni 2023. Nandang menyebut, salah satu dari […]

  • Sempat Kabur Saat OTT KPK, Gubri Wahid Terlibat Pemerasan Anggaran 

    Sempat Kabur Saat OTT KPK, Gubri Wahid Terlibat Pemerasan Anggaran 

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA, detak24com – KPK mengatakan Gubri Abdul Wahid dan sembilan orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT), terkait dugaan pemerasan anggaran. KPK mengungkap ada istilah ‘jatah preman’ dalam dugaan pemerasan anggaran di Dinas PUPR Riau. “Kemudian ada semacam japrem/jatah preman sekian persen begitu untuk kepala daerah, itu modus-modusnya,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di […]

  • WAKO Paisal Berbagi Takjil di Jalan Pangeran Diponegoro Dumai

    WAKO Paisal Berbagi Takjil di Jalan Pangeran Diponegoro Dumai

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    DUMAI, detak24com – Ramadan bulan yang agung, mendatangkan hikmah dan berkah. Banyak umat muslim memanfaatkannya untuk saling berbagi terhadap sesama. Seperti halnya yang dilakukan Walikota Dumai, H Paisal. Ia didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Dumai Fahmi Rizal dan Kabag Pembangunan Setdako Dumai, Wilsubandi, berbagi takjil kepada masyarakat yang berbelanja maupun yang tengah melintas, […]

  • PKS Riau Tetap Solid Dukung Pasangan Anies- Muhaimin

    PKS Riau Tetap Solid Dukung Pasangan Anies- Muhaimin

    • calendar_month Sabtu, 2 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku tidak mempermasalahkan pilihan Nasdem dan Capres Anies Baswedan menggandeng Ketua PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Cawapres. Ketua Fraksi PKS DPRD Riau, Markarius Anwar menegaskan, seluruh struktur PKS khususnya di Provinsi Riau akan tetap solid mendukung Anies Baswedan sebagai Capres. “Sejak awal PKS sudah menyerahkan sepenuhnya […]

  • Presiden pertama RI Soekarno diduga punya emas batangan di Bank Swiss. F : int

    MISTERI Harta Soekarno Emas 57 Ton di Bank Swiss Terungkap

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, detak24com – Misteri harta Soekarno emas 57 ton yang tersimpan di Bank Swiss, hingga kini masih menjadi teka-teki. Peristiwa tersebut tetap melekat dan selalu hangat dibahas. Banyak masyarakat menyebut kalau Presiden Pertama Indonesia Soekarno memiliki puluhan ton emas  Kabar ini sempat geger di masa lalu, bahkan sampai sekarang. Lantas apakah hal ini benar? Dirilis […]

expand_less