DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Jembatan Pisau Hilang di Lintas Solok-Solsel dalam Renovasi, Pengendara Diingatkan Hati-hati 

Kapolsek Pantai Cermin, Iptu Afrizal bersama pengawas proyek, ormas PP dan pemuda Kenagarian Lolo. f : ist

SOLOK, detak24com  – Jembatan Pisau Hilang di jalan lintas nasional wilayah II Sumbar, tepatnya dalam Nagari Lolo Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok masuk tahap renovasi total.

Nantinya, jembatan akan dibagi dua lajur. Saat ini satu lajur telah bisa dilewati, walaupun belum seratus persen selesai. Makanya, pengendara dan pengemudi diingatkan hati-hati saat melintasi kawasan tersebut.

Penggantian struktur jembatan selama 240 hari kalender kerja dikerjakan oleh perusahaan pemenang tender asal Kota Padang, dengan dua konsultan supervisi juga asal Padang.

Pembangunan jembatan inia sangat penting, mengingat jalan nasional tersebut merupakan akses satu-satunya menghubungkan Kabupaten Solok dan Solsel (Solok Selatan).

Disampaikan pengawas pekerjaan, Redi Ismet, bahwa pihaknya dalam bekerja juga memastikan aspek keamanan dan kelancaran lalulintas kendaraan bisa berjalan tanpa hambatan.

“Sebagai jalan nasional, tentunya kepadatan lalulintas kendaraan cukup tinggi. Pengaturan arus lalulintas kendaraan sangat dibutuhkan, agar pekerjaan pembongkaran, pemasangan mal kerja, pengecoran hingga tahap penyelesaian bisa berjalan sesuai rencana,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (18/09/25).

Untuk memastikan hal itu, pihak pengawas proyek berkoordinasi dengan pemuda tempatan dengan  memberdayakan mereka bekerja. Selain itu, juga dengan Polsek Pantai Cermin serta ormas Pemuda Pancasila setempat.

Sementara, Kapolsek Pantai Cermin, Iptu Afrizal  menambahkan, guna kelancaran arus lalulintas serta proyek, pihaknya giat melakukan patroli.  “Sesuai tupoksi, kami sifatnya adalah patroli rutin untuk memastikan pengamanan dan pengaturan arus lalulintas kendaraan berjalan lancar,” imbuhnya.

Sesuai pantauan, tampak para pemuda setempat bersama ormas PP dengan semangat ikut membantu polisi dalam mengatur arus lalulintas  yang diberlakukan secara buka tutup.

Pengaturan arus lalulintas kendaraan berlangsung selama 24 jam penuh dan 7 hari seminggu, terkecuali jam istirahat atau jam Salat Jumat. Cuaca hujan tak menghalangi semangat mereka untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar.

“Terimakasih pak,” ucap seorang pengemudi tersenyum, usai kendaraannya melewati sisi lajur sementara jembatan itu. (Red)

Editor : Kar