Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Oknum Tokoh Adat Jual Lahan Konservasi TNTN Pelalawan 20 Hektare

Oknum Tokoh Adat Jual Lahan Konservasi TNTN Pelalawan 20 Hektare

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Seorang tokoh adat inisial JS ditangkap polisi karena menjual lahan konservasi TNTN Pelalawan seluas 20 hektare.

Tim Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Riau menangkap seorang oknum batin atau tokoh adat berinisial JS.

Ia terlibat penjualan lahan kawasan hutan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, tersangka JS telah memperjualbelikan lahan hutan kepada lebih dari 100 orang. Ia memberikan surat hibah palsu untuk penguasaan lahan secara ilegal di TNTN.

“JS ini memanfaatkan klaim sebagai batin adat untuk menjual kawasan konservasi. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi kejahatan terhadap masa depan lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya saat jumpa pers di Media Center, Polda Riau, Senin (23/06/25).

Herry menyebut, penangkapan JS dilakukan berdasarkan pengembangan tersangka DY yang terlebih dahulu ditangkap. DY ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan 20 hektare lahan di kawasan TNTN.

“Kasus DY kini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Riau. Dari pengembangan kasus tersebut, terungkap bahwa JS telah menyerahkan lahan kepada banyak pihak dengan dalih memiliki hak ulayat seluas 113.000 hektare,” terangnya.

Sementara, Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan menambahkan, penetapan tersangka terhadap DY dilakukan pada awal Februari 2025. Ia mengaku memperoleh lahan di kawasan TNTN dengan membeli pada JS pada 2023 silam.

Tersangka DY membeli dua bidang lahan melalui dua surat hibah masing-masing seluas 10 hektare, dengan harga Rp5 juta per bidang. Lahan tersebut telah ditanami kelapa sawit berumur sekitar satu tahun.

“DY tidak memiliki hak atas lahan tersebut. Ia mengaku mendapatkan surat hibah dari JS yang merupakan tokoh adat. Karena itu, kami naikkan status JS sebagai tersangka,” imbuhnya.

JS ditangkap di wilayah Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Pelalawan. Ia diketahui memiliki pengaruh adat di kawasan tersebut dan disebut telah menerbitkan lebih dari 200 hektare lahan di dalam kawasan TNTN, sebagian besar hanya berdasarkan pernyataan lisan.

“JS telah menerbitkan surat hibah untuk lahan dengan luas bervariasi, mulai dari 2 hektare hingga 10 hektare per orang. Seluruhnya berada di dalam kawasan TNTN dan tidak memiliki dasar hukum yang sah,” tambahnya.

Dalam penangkapan JS, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu lembar struktur adat Puncak Rantau, salinan surat hak ulayat, serta dokumen lainnya yang berkaitan dengan penerbitan hibah lahan.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 40B ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup jo Pasal 55 dan 56 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 2 tahun dan maksimal 10 tahun.

Penyidik menyatakan bahwa kasus ini masih dalam pengembangan. Termasuk untuk menelusuri kemungkinan tersangka lain serta keterlibatan pihak-pihak yang menerima atau menggunakan surat hibah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berlanjut, Segini Progres Jaringan Listrik Bawah Laut ke Pulau Bengkalis 

    Berlanjut, Segini Progres Jaringan Listrik Bawah Laut ke Pulau Bengkalis 

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Bupati Bengkalis diwakili Wakil Bupati H Bagus Santoso berharap jaringan listrik bawah laut yang telah dijanjikan pihak PLN pusat supaya segera terealisasi tahun ini. Harapan ini, disampaikan di hadapan Manajer UP III Dumai, Manihar Hutajulu dan Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bengkalis, Muhammad Ashqolany, saat meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) […]

  • Karangan bunga di Mabes Polri dukungan proses kasus Sambo. F : TVONENEWS

    Karangan Bunga Banjiri Mabes Polri Dukung Tuntaskan Kasus Ferdy Sambo

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    Jakarta, detak24.com – Rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J mendapat sorotan tajam dari publik.  Kapolri pun mendapat tugas besar mengungkap kasus yang melibatkan eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.        Meski demikian, Kapolri tetap mendapat dukungan publik untuk segera bersih-bersih di Korps Bhayangkara dari ulah oknum-oknum tidak bertanggungjawab.  Publik turut mendukung Kapolri untuk […]

  • Ibu Aniaya Anak Kandung Sampai Tewas di Desa Muara Dilam Rohul, Polisi Ungkap Motifnya!

    Ibu Aniaya Anak Kandung Sampai Tewas di Desa Muara Dilam Rohul, Polisi Ungkap Motifnya!

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Seorang ibu rumah tangga berinisial DR (41) di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Rohul ditangkap polisi setelah diduga terlibat dalam kasus kematian anak kandungnya, ll inisial A (11). Informasi dirangkum Senin (18/05/26), bocah perempuan itu ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Kamis (14/05/26). Kasus ini terungkap setelah ayah korban melaporkan kejadian […]

  • PEMKO Pekanbaru Buka 30 Titik Pasar Ramadhan Tersebar di Kecamatan, Cek Lokasinya

    PEMKO Pekanbaru Buka 30 Titik Pasar Ramadhan Tersebar di Kecamatan, Cek Lokasinya

    • calendar_month Senin, 20 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pemko Pekanbaru membuka 30 titik Pasar Ramadhan, tersebar di setiap kecamatan pada momen puasa 1444 Hijriyah tahun ini. Kadisperindag Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, pihaknya sudah menyiapkan draft surat keputusan penetapan Pasar Ramadhan tersebut. “Kita sudah siapkan draf SK atau surat keputusannya, saat ini sedang proses harmonisasi di bagian hukum Setdako pekanbaru,” ujar […]

  • KETUM PBB Yusril Sarankan Prabowo Tak Pilih Cawapres karena Banyak Duit

    KETUM PBB Yusril Sarankan Prabowo Tak Pilih Cawapres karena Banyak Duit

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    JAKARTA, detak24com – Ketum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengusulkan Prabowo Subianto memilih cawapres yang bisa membuatnya menang. Bukan sekadar memiliki dana besar dan kursi di DPR saja. “Beliau (Prabowo)  harus memilih cawapres orang yang akan mampu membuat beliau menang, bukan faktor yang lain seperti seperti faktor punya cadangan pendanaan yang besar, atau […]

  • JK Sempatkan Jenguk Rusli Zainal di Lapas Pekanbaru

    JK Sempatkan Jenguk Rusli Zainal di Lapas Pekanbaru

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)  menyempatkan diri menjenguk mantan Gubernur Riau Rusli Zainal, di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, saat melakukan lawatan ke Riau, Sabtu (25/06/22). Ketua Umum PP Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga Mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut berkunjung ke Riau dalam rangka melantik dan mengukuhkan pengurus PW DMI […]

expand_less