Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » THR, TPP, Gaji Sertifikasi ASN, Honorer dan Guru Belum Dibayar, Sekda Beberapa Bulan Tak Gajian, Bengkalis Bangkrut?

THR, TPP, Gaji Sertifikasi ASN, Honorer dan Guru Belum Dibayar, Sekda Beberapa Bulan Tak Gajian, Bengkalis Bangkrut?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24comJelang Idul Fitri 1446 H yang tinggal sehari lagi, dikabarkan ASN, honorer dan para guru di Bengkalis belum terima THR, TPP dan gaji sertifikasi.

“Bengkalis senyap, THR, TPP, gaji, dana sertifikasi dan lain-lain tak cair. Makanya kalau tak keluar uangnya, bagaimana orang mau hari raya Idul Fitri. Duitnya dikemanakan? ASN takut, honorer takut tidak ada suara keras untuk Pemda Bengkalis,” ucap R, salah seorang jurnalis, Sabtu (29/03/25).

Sejumlah ASN yang dijumpai wartawan, juga hanya bisa mengeluh. Tapi enggan berkomentar.

“Ya, padahal ini hak kami, THR dan TPP. Tapi sampai menjelang hari raya belum ada tanda-tanda dibayar. Apalagi sekarang sudah masuk libur, tentu tak akan dibayar,” ucap A, seorang ASN di Bengkalis yang wanti-wanti namanya tidak ditulis lengkap, hanya inisial saja.

Ia menyebutkan, menjelang Idul Fitri banyak sekali kebutuhan yang mau dibeli, khususnya untuk keperluan dapur.

Sekarang uang yang diterimanya hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Jangankan nak beli baju baru, mau beli kue lebaran saja sudah. Tentu tahun ini cukup sedih, karena THR yang diharapkan keluarga tak cair,” ungkapnya.

Terhadap kondisi itu, tak hanya pegawai saja yang mengalami hal itu. Namun rekanan kontraktor juga mengalami hal yang serupa.

Karena pekerjaan proyek sudah selesai 100 persen pada tahun 2024 lalu, namun kena tunda bayar.

“Tak cair. Kena tunda bayar. Memang pusing tahun ini. Uang tak ada, anak-anak perlu baju baru dan makanan hari raya. Tapi saat ini harus berhemat dan harus bagaimana,” ujarnya.

Sedangkan kondisi utang Pemkab Bengkalis kepada kontraktor juga diakui oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, usai menyampaikan laporan keuangan penggunaan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2024 di Gedung DPRD beberapa hari lalu.

Namun, berapa jumlah masih belum diketahui.

Pasalnya, seluruh kegiatan tersebut tengah diaudit oleh BPK. Alasan belum dibayarnya hak kontraktor yang sudah menyelesaikan pekerjaan, karena dana transfer macet.

“Ya, untuk proyek 2024 belum satupun yang dibayar, karena dana transfer dari pusat macet,” ucap Kasmarni didampingi Wakil Bupati Bagus Santoso dan Sekretaris Daerah Ersan Saputra.

Dari informasi di lapangan yang berkembang, bahwa perkiraan utang Pemda Bengkalis kepada pihak ketiga (kontraktor) hampir mencapai Rp 900 miliar.

“Ya, untuk proyek 2024 belum satupun yang dibayar, karena dana transfer dari pusat macet,” ucap Kasmarni didampingi Wakil Bupati Bagus Santoso dan Sekretaris Daerah Ersan Saputra, baru-baru ini.

Namun saat dikonfirmasi kepada Bupati dan Sekda Ersan mengaku belum mengetahui angka pastinya.

Selain belum dibayar, saat ini seluruh proyek tersebut tengah diaudit oleh BPK untuk menentukan apakah proyek tersebut boleh dibayar atau tidak.

Pasalnya, kata Bupati Kasmarni, pihaknya tidak akan membayar proyek yang tidak sesuai peraturan yang berlaku, walaupun pekerjaan proyek tersebut sudah selesai.

Hanya saja, dia tidak merinci di dinas mana saja terdapat proyek yang disebutnya tidak sesuai aturan tersebut.

“Kita tidak akan membayar proyek yang tidak sesuai aturan,” tegas Sekretaris Daerah Ersan Saputra menambahkan.

Sekda Tak Gajian Beberapa Bulan 

Sementara itu, terkait belum ditransfernya sisa anggaran 2024 oleh pemerintah pusat, juga berimbas kepada gaji dan tunjangan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang sampai saat ini belum dibayar.

Bahkan, Sekda Ersan Saputra mengaku, sudah beberapa bulan belum menerima gaji.

Gara-gara Treasury Deposit Facility (TDF) belum masuk, dirinya sudah beberapa bulan tidak menerima gaji.

Ersan menegaskan, sampai saat ini pemerintah pusat belum transfer dana tahun 2023 sebesar Rp 724 miliar lebih. Kondisi ini mengganggu siklus keuangan daerah.

Namun demikian jelas Ersan, pihaknya tetap optimis bahwa utang kepada pihak ketiga akan diselesaikan secara bertahap.

Bahkan dirinya yakin 2025 ini Pemda Bengkalis sudah menyelesaikan tunda bayar kepada kontraktor.

Namun demikian jelas Ersan, pihaknya tetap optimis bahwa utang kepada pihak ketiga akan diselesaikan secara bertahap.

Bahkan dia akin 2025 ini Pemda Bengkalis sudah menyelesaikan tunda bayar kepada kontraktor.

Sedangkan terkait belum dibayarnya THR ASN, ketika dikonfirmasi ke Sekdakab Bengkalis dr Ersan Saputra melalui telepon genggamnya dan melalui pesan singkat WhatsApp tidak merespons.

Demikian juga kepada BPKAD Bengkalis Dr Aready yang dikonfirmasi melalui peaan siangkat WhatsApp-nya juga tidak membalas, sehingga sampai berita ini diterbitkan, balum ada satupun penjabat terkait yang bisa menjawab pertanyaan wartawan, dikutip detak24com dari RPG. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PULUHAN Warga Jembrana Bali Kena Rabies, Tertinggi di Negara

    PULUHAN Warga Jembrana Bali Kena Rabies, Tertinggi di Negara

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    BALI, detak24com – Sebanyak 46 warga di Jembrana Bali dilaporkan positif rabies kurun waktu Januari hingga Juni 2023. Data tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Veteriner Denpasar dari sampel hewan yang menggigit. “Tertinggi di Kecamatan Negara dengan 12 kasus positif, Kecamatan Mendoyo dan Melaya dengan 10 kasus positif rabies, serta Kecamatan Jembrana dan Pekutatan dengan 7 […]

  • Sultan Yogya Imbau Warga Tak Konsumsi Ternak Kena PMK

    Sultan Yogya Imbau Warga Tak Konsumsi Ternak Kena PMK

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Yogyakarta, detak24. com– Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (HB X) meminta warganya tak mengonsumsi daging ternak terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). “Kalau mati jangan dimakan,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, dikutip Rabu (18/05/22) Sebagai informasi, di DIY sejauh ini telah ditemukan dua kasus PMK pada hewan ternak. Yakni, […]

  • SELAIN Ditipu, Virly Virginia Juga Dilecehkan Sutradara Film Keramat Tunggak

    SELAIN Ditipu, Virly Virginia Juga Dilecehkan Sutradara Film Keramat Tunggak

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEMERAN film Keramat Tunggak, Virly Virginia bicara blak-blakan tentang film yang sutradarai Irwansyah tersebut. Selain ditipu, seleb seksi itu juga mendapat pelecehan selama syuting. Pengalaman ini disampaikan langsung Virly Virginia saat berbincang dengan Grace Tahir di kanal YouTibe @gt.bodyshot, dikutip dari suara.com, Sabtu (30/09/23). Permintaan memegang bagian sensitif ini disampaikan langsung sang sutradara sekaligus produser […]

  • WARGA BAGANBESAR Penggasak RSUD Dumai Ternyata Maling Motor

    WARGA BAGANBESAR Penggasak RSUD Dumai Ternyata Maling Motor

    • calendar_month Rabu, 30 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24.com – Aparat Polsek Dumai Timur mengungkap kasus tindak pidana pencurian di Gedung Irna A Wanita RSUD dr Suhatman Kota Dumai, Senin (28/11/22). Setelah pengembangan, tersangka juga vyerlibat pencurian motor. Dijelaskan Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto, melalui Kapolsek Dumai Timur AKP Rainly  kepada rekan media, ER (28) warga Kelurahan Baganbesar, Kecamatan Bukitkapur berhasil diamankan […]

  • Anak Kucing Hutan Dijual Online di Pekanbaru, Pelaku Dibekuk Saat COD

    Anak Kucing Hutan Dijual Online di Pekanbaru, Pelaku Dibekuk Saat COD

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pria berinisial DS (31) diamankan aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, setelah kedapatan memperjualbelikan tiga ekor anak kucing hutan (Prionailurus bengalensis) secara ilegal. Penangkapan tersangka di kawasan MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, usai aparat menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya aktivitas transaksi satwa yang dilindungi, Jumat (01/08/25), “Penangkapan ini bermula dari laporan […]

  • PARPOL Peserta Pemilu Wajib Laporkan Pemberi Sumbangan Kampanye

    PARPOL Peserta Pemilu Wajib Laporkan Pemberi Sumbangan Kampanye

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – KPU Kabupaten Kampar mengingatkan partai politik untuk wajib menyampaikan Laporan Pemberi Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) pada Pemilu Tahun 2024 mendatang.  Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Kampanye dan Dana Kampanye yang dilaksanakan KPU Kabupaten Kampar menghadirkan LO/narahubung Parpol peserta Pemilu, Rabu (20/09/2023). Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan KPU Nomor 18 Tahun […]

expand_less