Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » KORUPTOR Jembatan Selat Rengit Kepulauan Meranti Dijebloskan ke Penjara

KORUPTOR Jembatan Selat Rengit Kepulauan Meranti Dijebloskan ke Penjara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Dua koruptor Jembatan Selat Rengit (JSR) Kepulauan Meranti dijebloskan ke penjara usai pelimpahan dari Ditreskrimsus Polda Riau kepada Kejati, Senin (17/07/23).

Dua tersangka adalah DA selaku eks General Manager Divisi I Medan PT Nindya Karya, dan DJ, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga tahun 2012 sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Tahap II dilakukan karena berkas kedua tersangka telah dinyatakan lengkap atau P-21.

Kedua tersangka keluar dari gedung Kejati Riau sekitar pukul 16.00 WIB. Mengenakan rompi tahanan warna oranye. Keduanya digiring ke Rutan Kelas I Pekanbaru, Jalan Sialang Bungkuk, Kecamatan Tenayan Raya.

“Tersangka ditahan sebagai titipan jaksa. Penahanan dilakukan selama 20 hari ke depan,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3, Jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Bambang mengatakan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan mempersiapkan administrasi termasuk surat dakwaan terhadap kedua tersangka. Diharapkan, dalam waktu dekat, berkas kedua tersangka dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk disidangkan.

Di persidangan nanti, Kejati Riau menunjuk dua orang JPU untuk membuktikan tindak pidana yang dilakukan tersangka. “JPU gabungan dari Kejati Riau dan Kejari Kepulauan Meranti,” kata Bambang.

Proyek jembatan yang menghubungkan Pulau Tebingtinggi dengan Pulau Merbau itu hingga kini masih terbengkalai tanpa ada kejelasan kelanjutannya pembangunannya. Kuat dugaan ada penyimpangan dalam proses perencanaan dan pengerjaan proyek yang dimulai sejak tahun 2012 itu. 

Pembangunan Jembatan Selat Rengit itu merupakan proyek multiyears di bawah kepemimpinan Irwan Nasir kala menjabat Bupati Meranti. Pada tahun 2012 dianggarkan sebesar Rp 125 miliar, tahun 2013 sebesar Rp 235 miliar dan tahun 2014 sebesar Rp 102 miliar.

Nilai ini belum termasuk biaya pengawasan tahun pertama Rp 2 miliar, tahun kedua Rp 3,2 miliar dan tahun ketiga Rp 1,6 miliar. Namun kenyataannya proyek yang dikerjakan PT Nindya Karya KSO ini tidak tuntas dan baru berupa pancang-pancang.

Dalam penghitungan yang dilakukan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) pemerintah kabupaten setempat, pekerjaan Jembatan Selat Rengit itu hanya sebesar 17 persen saja saat berakhirnya masa pengerjaannya, yakni pada akhir 2014 lalu. Pada saat itu biaya penawaran dari perusahaan untuk menuntaskan pembangunan Jembatan Selat Rengit, yakni sebesar Rp 447 miliar.

Sementara sesuai dengan aturan, pemerintah memberikan uang muka maksimal sebesar 15 persen atau sekitar Rp 67 miliar untuk memulai pembangunan jembatan pada tahun 2013 lalu. Akibatnya negara dirugikan sebesar Rp 42.135.892.352, berdasarkan audit yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (11)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • RS POLRI Identifikasi Jenazah Iriana, Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

      RS POLRI Identifikasi Jenazah Iriana, Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

      • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
      • account_circle Redaksi
      • 20Komentar

      JAKARTA, detak24.com – RS Polri Keramat Jati, mengidentifikasi tiga jenazah pasca kebakaran Depo Pertamina Plumpang. Korban terakhir teridentifikasi atas nama Iriana. Kepala RS Polri Brigjen Hariyanto menjelaskan proses identifikasi korban kebakaran depo Pertamina Plumpang berdasarkan verifikasi terakhir pada Ahad 5 Maret 2023 pukul 16.00 WIB. Ia mengatakan jenazah terbaru yang berhasil diidentifikasi berjenis kelamin wanita […]

    • Kadishub Dumai Mengundurkan Diri, Tak Cocok Basis Keilmuan

      Kadishub Dumai Mengundurkan Diri, Tak Cocok Basis Keilmuan

      • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
      • account_circle Redaksi
      • 19Komentar

      DUMAI, detak24.com – Sikap ksatria ditunjukkan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Dumai, Zulkarnain SSos MSi. Merasa bukan bidang dan kurang sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki, ia memilih meletakan jabatannya. Menurut Informasi yang diperoleh, Zulkarnain telah mengirimkan surat pengunduran diri secara resmi kepada pimpinan pemerintahan daerah. Tidak hanya itu, dirinya juga sudah mengembalikan mobil […]

    • 91.106 Jemaah Haji Diberangkatkan ke Tanah Suci,  Hari Terakhir Reguler

      91.106 Jemaah Haji Diberangkatkan ke Tanah Suci,  Hari Terakhir Reguler

      • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
      • account_circle Redaksi
      • 19Komentar

      Jakarta, detak24.com – Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 H/2022 M, sudah memasuki hari ke-30 atau terakhir untuk pemberangkatan reguler, Ahad (03/07/22).  Sebanyak 91.106 jemaah haji sudah diterbangkan ke Makkah dari berbagai embarkasi. “Sampai hari ini, total yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci sebanyak 91.106 orang,” kata Plh Biro Humas, Data dan Informasi, Wawan Djunaedi […]

    • POLISI RINGKUS 12 Begal di Pekanbaru, Miris! Delapan Pelaku Masih Anak-anak

      POLISI RINGKUS 12 Begal di Pekanbaru, Miris! Delapan Pelaku Masih Anak-anak

      • calendar_month Jumat, 3 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 24Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Aparat kepolisian menggulung belasan begal di Pekanbaru. Komplotan yang didominasi anak-anak itu terlibat aksi pencurian serta penganiayaan. Kelompok gangster yang ditangkap terdiri dari 4 orang dewasa berinisial MD (22), WE (21), FD (18) dan DS (18). Untuk pelaku dibawah umur yakni berhasil yaitu HA (17), IS (16), HF (16), FS (17), F (16), […]

    • Diusung Golkar, Syamsuar-Mawardi Bidik Kursi Pilgubri 2024

      Diusung Golkar, Syamsuar-Mawardi Bidik Kursi Pilgubri 2024

      • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Ketum Golkar, Airlangga Hartarto menyerahkan SK penetapan pasangan Cagubri dan Wacagubri kepada Syamsuar– Mawardi. “Penyerahan SK berlangsung di Kediaman Ketum DPP partai Golkar Jakarta, Jumat (19/07/24) dan dihadiri oleh sejumlah petinggi DPP partai Golkar.Airlangga Hartarto menyatakan keyakinannya bahwa pasangan Syamsuar – Ustaz Mawardi mampu membawa Riau menuju arah yang lebih baik. “Pak […]

    • Keluarga Ungkap soal Rekaman Suara ‘Ketawakalan Ridwan Kamil’

      Keluarga Ungkap soal Rekaman Suara ‘Ketawakalan Ridwan Kamil’

      • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      Jakarta, detak24.com — Juri bicara keluarga Ridwan Kamil,  Erwin Muniruzaman mengungkap perihal rekaman suara terkait keadaan Gubernur Jawa Barat itu di Swiss setelah mendapatkan kabar hilang kontaknya Emmeril Kahn Mumtadz. Rekaman tersebut tersebar di media sosial. Menurut Erwin, rekaman suara tersebut berasal dari kerabat yang turut mendampingi Ridwan Kamil dan istrinya Atalia Praratya di Swiss […]

    expand_less