Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » APES! Emak-emak Dumai Ditangkap Polisi Gegara Bakar Sampah, Begini Kronologinya

APES! Emak-emak Dumai Ditangkap Polisi Gegara Bakar Sampah, Begini Kronologinya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com  Unit Reskrim Polsek Dumai Barat menangkap emak-emak berinisial NK Alias LL (34) saat membakar sampah di Jalan Pangeran Diponegoro. Perbuatan IRT itu menyebabkan karhutla di TKP.

Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton  melalui Kapolsek Dumai Barat AKP Syahrizal, dirilis detak24com Senin (32/07/23), pengungkapan bermula pada Jumat (28/7/2023) diketahui telah terjadi kebakaran lahan di Jalan Pangeran Diponegoro RT. 005 Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan.

“Setibanya di lokasi, didapati kondisi lahan yang sedang terbakar dengan api masih menyala,  serta ditemukan tersangka NK Alias LL (34) sedang memadamkan api tersebut. Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Dumai Barat langsung melakukan upaya pemadaman bersama-sama dengan warga setempat,” jelas Kapolsek.

Bersama NK Alias LL (34) turut diamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah mancis api warna hijau dan 2 (dua) potong sampah sisa terbakar.

Lebih lanjut dijelaskan Kapolsek Dumai Barat, kejadian bermula saat NK Alias LL (34) membakar sampah di sekitar lahan tersebut. Namun, angin yang berhembus membuat api turut membakar lahan sekitar.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, NK Alias Lal (34) akan dijerat Pasal 78 ayat (3) Paragraf ke-4 (Kehutanan) UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Pasal 108 UU RI No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup jo Pasal 187 jo 188 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara 10 tahun,” tegasnya. Kapolsek Dumai Barat.

Sementara, Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton tak henti-hentinya mengimbau seluruh masyarakat khususnya Kota Dumai untuk tidak membakar lahan sembarangan. Baik untuk membersihkan ataupun membuka lahan.

“Indonesia saat ini mengalami perubahan cuaca el-nino sehingga menimbulkan kondisi yang lebih kering dan bisa menyebabkan kemarau cukup panjang. Jadi jangan membersihkan apalagi membuka lahan dengan membakar,,” imbau Kapolres Dumai.(rls)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Disangka, Emak emak Cantik Warga Desa Air Jernih Inhu Ternyata Bandar Sabu 

    Tak Disangka, Emak emak Cantik Warga Desa Air Jernih Inhu Ternyata Bandar Sabu 

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Polisi meringkus emak emak cantik warga Desa Air Jernih, Rengat Barat Inhu. Perempuan 41 tahun bernama Rini tersebut ternyata bandar sabu. Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu (Inhu) menangkap seorang pengedar narkotika berinisial RS alias Rini (41) di Jalan Poros Desa Air Jernih, Kecamatan Rengat Barat, Rabu (9/10). Dalam operasi tersebut, polisi menemukan barang […]

  • Polsek Mandau Tangkap Pelaku Narkoba di Desa Pematang Obo 

    Polsek Mandau Tangkap Pelaku Narkoba di Desa Pematang Obo 

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Polsek Mandau menangkap seorang pelaku narkoba berinisial Hm alias Ujang (55) warga Jalan Kuala Mudo II RT 003 RW 007 Desa Balai Makam, Senin (27/04/26) sekira pukul 17.30 Wib di Jalan Lintas Duri-Dumai KM 7 Desa Pematang Obo Kecamatan Bathin Solapan. Dari tangan pelaku, petugas turut menyita sejumlah barang bukti seperti 1 […]

  • KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, PMII Bengkalis Kawal Kebijakan Fiskal

    KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, PMII Bengkalis Kawal Kebijakan Fiskal

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2026 telah disepakati Pemkab bersama DPRD. Dalam perubahan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan menjadi sekitar Rp 3,57 triliun, sementara belanja sekitar Rp 3,58 triliun. Perubahan postur anggaran tersebut mendapat perhatian Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bengkalis. PMII […]

  • ONGKOS Cuma Rp 10 Ribu Kereta Motis Tengah Lagi Viral, Cek Syarat dan Lokasi Daftar!

    ONGKOS Cuma Rp 10 Ribu Kereta Motis Tengah Lagi Viral, Cek Syarat dan Lokasi Daftar!

    • calendar_month Rabu, 12 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24com –  PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung program angkutan Motor Gratis (Motis) yang kembali digelar oleh Direktorat Jenderal Perkertaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kereta Motis Tengah merupakan program rutin yang diadakan oleh pemerintah setiap tahunnya untuk masyarakat yang ingin mudik beserta dengan motornya secara gratis menggunakan kereta api. Tujuan dari program Kereta Motis […]

  • Korupsi PNBP Rp 12,5 M, Oknum Polres Kuansing Dituntut 10, 5 Tahun Penjara 

    Korupsi PNBP Rp 12,5 M, Oknum Polres Kuansing Dituntut 10, 5 Tahun Penjara 

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Rafi Budiman, oknum Polres Kuansing koruptor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp12,5 miliar lebih dituntut 10,5 tahun. “Menuntut terdakwa Rafi Budiman dengan pidana penjara selama 10 tahun dan 6 bulan,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rahmat Taufik Hidayat, pada persidangan di Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru, Selasa (21/01/25) petang. JPU menyatakan terdakwa […]

  • BANJIR Lahar Dingin Marapi Rusak 38,5 Hektare Lahan Padi Petani di Agam

    BANJIR Lahar Dingin Marapi Rusak 38,5 Hektare Lahan Padi Petani di Agam

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PADANG, detak24com – Sekitar 38,5 hektare lahan padi milik petani di dua kecamatan Kabupaten Agam terdampak banjir lahar dingin Marapi, Jumat (05/04/24). “Kondisi lahan padi mengalami penurunan sebesar 37,5 hektare karena tertimbun lumpur. Satu hektare lagi mengalami kerusakan ringan karena terendam banjir,” kata Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu di Lubuk Basung, Ahad (07/04/24). Dari […]

expand_less