Banjir Bandang Landa Arosuka Solok, Seorang Tewas Satu Lainnya Masih Hilang
- account_circle Redaksi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Evakuasi korban banjir galodo di Arosuka, Solok. f : Joni Anwar
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SOLOK, detak24.com – Banjir bandang menerjang Arosuka, Solok yang mengakibatkan seorang warga tewas. Sementara, satu orang dinyatakan hilang.
Data dihimpun, korban dalam bencana banjir bandang atau galodo yang menerjang wilayah Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok sebanyak 10 orang. Dari jumlah tersebut satu orang meninggal dunia dan seorang hilang. Sementara, delapan lainya mengalami luka-luka.
Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan Polres Solok Aipda Hartono, mengatakan bahwa data tersebut merupakan pembaruan hingga Selasa (22/09/26).
“Satu korban jiwa yang meninggal dunia telah teridentifikasi atas nama Dafia Rahman, laki-laki berusia 21 tahun, warga Kayu Aro, Nagari Batang Barus,” ujar Hartono, Selasa (22/09/26).
Dia menjelaskan, proses identifikasi korban meninggal dilakukan dengan mencocokan data primer berupa sidik jari serta verifikasi sekunder dari pihak keluarga. Satu warga lainya masih dinyatakan hilang dan masuk daftar pencarian tim SAR gabungan.
“Warga yang dalam masih pencarian
yakni Agusra berusia 59 tahun yang beralamat kawasan Kayu Aro,” tuturnya.
Untuk korban luka berat tercatat satu orang atas nama Muhammad Nurzern, 56 tahun yang mengalami hipovolemik, trauma ganda pada dada dan perut, serta patah tulang terbuka pada kaki kanan. (*)
Reporter : Joni Anwar
Editor : Kar













