Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Hendak Diselundup ke Malaysia, Polisi Sita Ratusan Ton Arang di Rupat 

Hendak Diselundup ke Malaysia, Polisi Sita Ratusan Ton Arang di Rupat 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 3 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com  Polisi membongkar aktifitas penyelundupan arang ke Malaysia, dengan menyita ratusan ton barang bukti di Pulau Rupat serta menangkap dua tersangka.

Informasi dirangkum, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau membongkar aktivitas produksi arang berbahan kayu mangrove di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, yang diduga akan dikirim ke Malaysia.

Polisi mengamankan sekitar 140 ton arang bakau dan dua orang sebagai tersangka berinisial AT selaku nakhoda kapal, dan AK selaku pemilik sekaligus pengelola dapur arang.

Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, mengatakan bahwa pengungkapan bermula dari informasi masyarakat pada 13 September 2026 terkait dugaan penyelundupan arang bakau dari Pulau Rupat menuju Batu Pahat, Malaysia.

Informasi itu ditindaklanjuti tim Ditreskrimsus Polda Riau dengan melakukan penyelidikan ke Kecamatan Rupat Utara. Sehari kemudian, 14 September 2026, petugas mengamankan KM Million Line GT 34 di Jalan Ismail Athan, Dusun Tua, Desa Teluk Rhu.

“Kapal tersebut mengangkut sekitar 400 karung arang bakau. Di dalamnya terdapat seorang nahkoda dan dua ABK,” jelas dia dikutip detak24com, Kamis (24/09/26).

Dari pemeriksaan dan pengembangan penyelidikan, polisi menelusuri asal arang hingga ke sebuah dapur arang di lokasi tersebut. Di sanalah aktivitas pengolahan kayu mangrove menjadi arang ditemukan.

Ade mengatakan, dari barang bukti arang sebanyak 140 ton, sebanyak 65 ton yang ada dalam kapal telah digeser ke Dumai. “Kemudian yang masih ada di gudang ini atau di dapur arang ini masih ada sekitar 75 ton lagi,” katanya.

Sebanyak 65 ton tersebut terdiri dari 2.367 karung dan telah dititipkan di Polsek Dumai Timur. Sementara sekitar 75 ton lainnya terdiri dari 2.654 karung yang ditemukan di gudang dapur arang.

Selain arang, penyidik menyita satu unit KM Million Line GT 34 dan satu unit timbangan merek Non-Hua tipe NHS berkapasitas 60 kilogram.

Beroperasi Sejak 2022

Penyidikan sementara mengungkap aktivitas produksi arang bakau tersebut telah berlangsung sejak 2022 atau sekitar empat tahun.

Kayu mangrove yang menjadi bahan baku diperoleh dari masyarakat dengan harga sekitar Rp 300 ribu per ton atau Rp 300 per kilogram.

Selanjutnya, kayu dibakar menggunakan tungku. Satu tungku berukuran besar disebut mampu menghasilkan sekitar empat ton arang dalam sekali pembakaran. Sementara tungku kecil menghasilkan sekitar dua ton.

Arang yang telah jadi dijual sekitar Rp 3.000 per kilogram. Satu karung berisi arang memiliki nilai jual sekitar Rp 90 ribu. Nilai tersebut meningkat setelah arang dikirim ke Malaysia.

“Nilai jual arang di Malaysia cukup tinggi. Yang tadinya di dapur arang hanya sekitar Rp 3.000 per kilo, sampai di Malaysia itu bisa berkisar antara Rp 13.000 sampai Rp 18.000, tergantung kualitasnya,” jelas dia.

Dalam perkara tersebut, penyidik telah memeriksa lima orang saksi, serta menetapkan dua tersangka nahkoda dan ABK kapal, yakni AT dan AK.

Para tersangka terancam Pasal 83 ayat (1) huruf b juncto Pasal 12 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Pasal tersebut mengatur ancaman pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun serta denda paling sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp2,5 miliar.

Penyidik juga menerapkan Pasal 78 ayat (2) juncto Pasal 50 ayat (3) Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 7,5 miliar, seperti diwartakan cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • NGERI! Kepala Terbelah, Buruh Tani Meregang Nyawa dalam Parit di Pujud Rohil

    NGERI! Kepala Terbelah, Buruh Tani Meregang Nyawa dalam Parit di Pujud Rohil

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Buruh tani bernama Polma Saragih tewas mengenaskan dalam parit kebun sawit Km 08 Dusun Siarang-arang, Pujud Rohil. Kepala korban terbelah dan tubuh dipenuhi luka bacokan.  Data dirangkum di Mapolres Rohil, Rabu (06/03/24).penemuan jasad korban dilaporkan ke Polsek Pujud pada Kamus (29/02/24). Tim langsung terjun ke lokasi melakukan olah TKP. “Di sekujur tubuh […]

  • UPDATE Terbaru Korban Tewas Gempa Maroko Tembus 2.122 Orang, Tiga Hari Berkabung

    UPDATE Terbaru Korban Tewas Gempa Maroko Tembus 2.122 Orang, Tiga Hari Berkabung

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 5Komentar

    MAROKO, detak24com – Gempa bumi dahsyat magnitudo 6.8 SR yang mengguncang barat daya Maroko, menewaskan sedikitnya 2.122. Pemerintah setempat umumkan tiga hari berkabung nasional akibat gempa itu. Dilansir dari cnbc, hingga Senin (11/09/23), korban tewas akibat gempa Maroko mencapai 2.122 orang. Warga masih berupaya mencari korban selamat yang terkubur di reruntuhan, di mana rumah-rumah dari […]

  • Spanduk tarif parkir di Pekanbaru membingungkan. F. :. CAKAPLAH.COM

    DPRD Pekanbaru Suruh Warga Koyak Spanduk Parkir, Tarif Membingungkan!

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Masyarakat Kota Pekanbaru dibikin bingung oleh spanduk yang terpasang di sejumlah ruas jalan, terkait kenaikan tarif parkir. Spanduk yang terpasang di area kantor di Jalan Hangtuah tersebut bertuliskan tarif parkir kendaraan roda dua Rp2 ribu. Sedangkan kendaraan roda empat Rp3 ribu dengan embel-embel Perda Tahun 2022. Belum diketahui apakah ada ulah oknum […]

  • Ilustrasi dunuh diri menyayat nadi dengan silet. f : ist

    Emak emak di Desa Telesung Meranti Histeris, Dapati Suami Tewas Bersimbah Darah 

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    MERANTI, detak24com – Seorang pria paruh baya di Desa Telesung, Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti bunuh diri dengan menyayat urat nadi menggunakan silet, Jumat (25/04/25). Ketenangan salah satu rumah kecil di Jalan Panglima Kamal, RT 002/RW 002, Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir  berubah jadi duka mendalam. Teriakan histeris seorang perempuan memecah siang yang lengang. Ia adalah […]

  • PENCURI Sawit Nyaris Babak Belur Dihajar Security PT KKBM di Desa Pantai Kuansing

    PENCURI Sawit Nyaris Babak Belur Dihajar Security PT KKBM di Desa Pantai Kuansing

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Pencuri sawit berinisial RR (20) nyaris babak belur dipelasah security PT Karaya Tama Bakti Mulia (KKBM) di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik. Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito menerangkan, awalnya security perusahaan menerima laporan dari komandan regunya tentang adanya dugaan aksi pencuri sawit di lokasi tersebut. “Kemudian mereka berkeliling. Benar saja, mereka […]

  • KAMU WAJIB TAHU! 11 November Hari Jomblo Sedunia –  Ada Angka Keramat Kaum Lajang

    KAMU WAJIB TAHU! 11 November Hari Jomblo Sedunia –  Ada Angka Keramat Kaum Lajang

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    BAGI kamu yang masih melajang, jangan sedih. Tanggal 11 November alias 11.11 diperingati sebagai Single’s Day atau Hari Jomblo Sedunia. Momen tepat untuk merayakan status lajang seseorang. Meski dijadikan sebagai Hari Jomblo Sedunia, namun ini tak berarti orang yang masih lajang harus sedih dan meratapi nasib. Sebaliknya, hari ini para lajang merayakan kebebasan mereka untuk melakukan apapun. […]

expand_less