Bangkai Paus Sekitar 1,5 Ton Terdampar di Sungai Desa Bente Inhil
- account_circle Redaksi
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Bangkai paus berbobot sekitar 1,5 ton terdampar di sungai Desa Bente, Inhil. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INHIL, detak24com – Penemuan bangkai hewan di pinggir pantai bakau perairan Sungai Bahale, Desa Bente, Kecamatan Mandah, Inhil menggegerkan warga. Bangkai tersebut diduga paus.
Bangkai paus tersebut ditemukan pada Rabu (23/09/26) malam, sekitar pukul 22.40 WIB, saat gelombang pantai sedang pasang. Bangkai paus tersebut tersangkut di antara pohon mangrove.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait temuan bangkai hewan mamalia laut yang diduga paus di tepian Pantai Bakau, perairan Sungai Bahale, Desa Bente, Kecamatan Mandah.
Kapolres menambahkan, Polsek Mandah telah melakukan pengecekan awal dan selanjutnya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan identitas hewan tersebut serta langkah penanganan yang diperlukan.
“Untuk jenis, kondisi, maupun penyebab kematian hewan tersebut, kami menyerahkan pemeriksaan kepada pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi. Polri akan mendukung proses penanganan dan pengamanan lokasi agar tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun lingkungan,” ujar AKBP Donny, dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).
AKBP Donny mengapresiasi respons cepat personel Polsek Mandah bersama Koramil 08 Mandah dan masyarakat dalam menindaklanjuti informasi tersebut.
“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kejadian serupa. Jangan mengambil tindakan sendiri, terutama terhadap satwa laut yang dilindungi atau belum diketahui jenisnya,” imbuhnya.
Polsek Mandah telah mengecek ke lokasi terkait penemuan bangkai paus tersebut. Bangkai diduga paus diperkirakan 4 ton tersebut sudah mengeluarkan bau.
“Dari hasil pengecekan awal di lokasi, ditemukan bangkai hewan mamalia laut yang diduga jenis paus dengan ukuran kurang lebih 8 meter. Untuk memastikan jenis dan penyebab kematiannya, tentunya diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang berkompeten,” kata Kapolsek Mandah Iptu Indra Jaya.
Dikarenakan kondisi sudah malam dan kawasan tersebut rawan hewan liar seperti buaya dan biawak, sehingga evakuasi tidak dapat dilakukan pada malam tersebut. Polsek Mandah berkoordinasi dengan pihak terkait terkait penanganan temuan bangkai diduga paus tersebut. (dtc)
Editor : kar













