Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Gunawan SH: Tradisi Leluhur Harus Dijaga dan Diteruskan kepada Generasi Berikutnya

Gunawan SH: Tradisi Leluhur Harus Dijaga dan Diteruskan kepada Generasi Berikutnya

  • account_circle Yusrizal Sikumbang
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com — Budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun bukan sekadar kebiasaan masa lalu, tetapi bagian dari identitas masyarakat sekaligus kekayaan bangsa Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dinilai tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Hal tersebut disampaikan Gunawan, S.H., Ketua PSMTI Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, yang juga Alumni Universitas Terbuka dan Lemhannas RI 2023 serta Koordinator Provinsi Riau Gerbang Indonesia (GI).

Menurut Gunawan, warisan budaya memiliki peran penting dalam menghubungkan generasi sekarang dengan sejarah dan perjuangan para pendahulunya.

“Budaya dan tradisi yang diwariskan dari leluhur bukan sekadar kebiasaan yang diulang-ulang. Ia adalah napas yang menghubungkan kita dengan akar dan cahaya yang diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya,” kata Gunawan.

Ia menyebut sejumlah nilai yang terkandung dalam tradisi leluhur, antara lain penghormatan kepada orang tua dan sesepuh, kebersamaan, kekeluargaan, rasa syukur, penghargaan terhadap leluhur, kesopanan, tata krama dan kebijaksanaan.

Nilai tersebut, lanjutnya, dapat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang saling menghargai dan memberi manfaat bagi sesama.

Budaya sebagai Kekayaan Bangsa

Gunawan menegaskan, keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat merupakan bagian dari kekayaan Indonesia. Berbagai tradisi dari setiap kelompok masyarakat menjadi warna yang memperkaya kehidupan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Tradisi leluhur yang kita jaga adalah salah satu warna dari pelangi keindahan Nusantara. Melestarikannya berarti ikut memperkaya peradaban bangsa,” ujarnya.

Ia menilai, pengenalan budaya kepada masyarakat luas juga dapat menjadi sarana untuk membangun saling pengertian dan mempererat persaudaraan antarsesama warga negara.

Karena itu, menurutnya, kebanggaan terhadap identitas budaya perlu berjalan seiring dengan penghormatan terhadap keberagaman yang ada di Indonesia.

Generasi Muda sebagai Penerus

Gunawan mengatakan keberlangsungan sebuah tradisi sangat bergantung pada kemauan generasi penerus untuk mengenal dan memahaminya.

Generasi muda, kata dia, tidak hanya menerima warisan budaya, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk merawat dan mengembangkannya agar tetap dapat diterima oleh generasi berikutnya.

“Bukan sekadar mewarisi, melainkan menjaga dengan tulus. Bukan sekadar menerima, melainkan menyempurnakan dengan baik. Bukan menyembunyikan, melainkan memperkenalkan dengan ramah dan bangga,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa pelestarian budaya tidak berarti menolak perkembangan zaman. Nilai-nilai baik yang diwariskan justru dapat menjadi fondasi untuk menghadapi perubahan tanpa kehilangan jati diri.

“Kita tidak melestarikan karena ingin berbeda. Kita melestarikan agar anak cucu kita kelak tahu siapa mereka, dari mana mereka berasal dan ke mana mereka hendak melangkah,” lanjutnya.

Warisan untuk Anak Cucu

Gunawan mengibaratkan budaya sebagai sebuah titipan yang diterima setiap generasi untuk kemudian diteruskan kepada generasi selanjutnya.

Menurutnya, masyarakat perlu mengambil nilai-nilai positif dari warisan leluhur dan menjadikannya sebagai bagian dari pembentukan karakter, tanpa kehilangan semangat hidup bersama sebagai bangsa Indonesia.

“Bangsa yang melupakan akarnya adalah bangsa yang kehilangan arah. Budaya bukan beban yang dipikul, melainkan cahaya yang menerangi jalan. Berbeda itu indah, menyatu itu kekuatan,” tuturnya.

Ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terus menjaga nilai-nilai baik yang terkandung dalam budaya dan tradisi masing-masing serta mengenalkannya secara terbuka kepada lingkungan sekitar.

“Warisan ini bukan milik kita untuk disimpan sendirian. Ia dititipkan kepada kita untuk dijaga sebentar, lalu diantarkan kembali dengan lebih utuh dan lebih indah kepada generasi yang akan datang,” pungkas Gunawan.(*)

  • Penulis: Yusrizal Sikumbang

Rekomendasi Untuk Anda

  • DUA Sakit, Jemaah Bengkalis Disarankan Wukuf di Tenda

    DUA Sakit, Jemaah Bengkalis Disarankan Wukuf di Tenda

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    MEKKAH, detak24com – Sejak Senin (26/06/23) jemaah dari seluruh dunia termasuk asal Indonesia secara bergelombang memasuki Arafah. Khusus jamaah Kabupaten Bengkalis Kloter 10 BTH, saat ini sudah berada di Arafah bersiap melaksanakan Wukuf, Selasa (27/06/23) atau 9 Dzulhijjah 1444 Hijriah. Jemaah bertolak dari tempat pemondokan Tharawat At Taqwa, Mekkah menuju Padang Arafah menggunakan enam armada […]

  • Internet Nyaman, Hindari Pencarian 15 Kata Kunci Ini di Google Search 

    Internet Nyaman, Hindari Pencarian 15 Kata Kunci Ini di Google Search 

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    DETAK24COM – Internet menjadi tempat penuh informasi bermanfaat, namun ada pula yang tak sepantasnya dilihat. Di antara berbagai hal bisa dicari di mesin pencari Google, ada sejumlah kata kunci yang sebaiknya dihindari. Kata-kata ini bisa membawa kamu melihat konten yang tidak menyenangkan, mengganggu, atau bahkan berbahaya. Kalau kamu malah penasaran, sebaiknya berhati-hati karena mencari kata-kata […]

  • OVERSTAY, Imigrasi Dumai ‘Tendang’ Dua WNA Malaysia 

    OVERSTAY, Imigrasi Dumai ‘Tendang’ Dua WNA Malaysia 

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    DUMAI, detak24.com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai kembali mendeportasi WNA Malaysia. MA (28) dan MSR (18) dideportasi karena overstay. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai Rejeki Putera Ginting mengatakan, Jumat (24/02/23) mengatakan, MA dideportasi menggunakan kapal Ferry MV Indomal Kingdom Tujuan Dumai-Melaka pukul 09.00 WIB, Rabu (22/2/2023. Sebelum melakukan pendeportasian, Kantor Imigrasi […]

  • Polisi Tetapkan PT Musim Mas Tersangka Kejahatan Lingkungan Hidup di Pelalawan 

    Polisi Tetapkan PT Musim Mas Tersangka Kejahatan Lingkungan Hidup di Pelalawan 

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com  – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menetapkan PT Musim Mas (MM) sebagai tersangka korporasi dalam kasus perusakan lingkungan hidup di Kabupaten Pelalawan. Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, mengatakan bahwa penetapan perusahaan berkantor pusat di Singapura itu dilakukan setelah penyidik menemukan bukti adanya pelanggaran serius terhadap ketentuan lingkungan hidup. Perusahaan bergerak […]

  • Drones being used to monitor WordCup

    Drones being used to monitor WordCup

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2015
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Donec sagittis risus ligula, in pellentesque erat consequat non. Curabitur in pellentesque urna. Sed non tincidunt justo. Maecenas vel rhoncus sem. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Sed eu turpis dui. Cras at commodo leo. Nullam ac diam eros. Phasellus bibendum, sem a volutpat eleifend, orci nulla mollis nulla, […]

  • Peristiwa kebakaran rumah di Jalan Firdaus Pekanbaru. F. : CAKAPLAH.COM

    Rumah Warga Pekanbaru Ludes Jadi Arang, Akibat Kompor Meledak

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Jalan Firdaus, Pekanbaru pada Kamis (4/8/2022) pukul 20.20 WIB diakibatkan oleh sebuah kompor. Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Iptu Dodi Vivino mengungkapkan, kejadian bermula saat saksi yang merupakan tetangga korban yang sedang duduk di kedai melihat ada kepulan asap. “Saksi melihat kepulan asap berasal dari arah […]

expand_less