Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Duri » Milad ke-21 Yayasan Ibadurrahman, Gerakan Zakat dan Wakaf Didorong Semakin Berdampak

Milad ke-21 Yayasan Ibadurrahman, Gerakan Zakat dan Wakaf Didorong Semakin Berdampak

  • account_circle Yusrizal Sikumbang
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DURI, detak24.com — Memasuki usia ke-21 tahun, Yayasan Ibadurrahman terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan gerakan zakat, wakaf, pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan dan dakwah agar memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan Ibadurrahman Duri, Ihsan, S.Sos, dalam peringatan Milad ke-21 Yayasan Ibadurrahman yang digelar di Hotel Amadeo, Sabtu (29/8/2026).

Mengusung tema “Menebar Manfaat, Menghadirkan Harapan, Bersama Kita Wujudkan Kebaikan, Terus Tumbuh dan Berkembang untuk Umat dan Negeri”, kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh zakat dan wakaf, di antaranya Datuk Dr Ghazali Md Noor, Secretary General World Zakat Wakaf Forum dari Kuala Lumpur, Malaysia; Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI; Wildhan Dewayana, ST, M.Si, Ketua Umum Forum Zakat Nasional (FOZ); Bupati Bengkalis beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis; BAZNAS; Kementerian Agama; pengurus yayasan; amil zakat; Majelis Wakaf; tenaga pendidik; wali murid; tokoh masyarakat; muzaki; donatur hingga mustahik.

Dalam sambutannya, Ihsan menyampaikan rasa syukur atas perjalanan Yayasan Ibadurrahman selama 21 tahun. Ia mengatakan, yayasan tersebut berawal dari sebuah niat sederhana di Kota Duri dan kini berkembang menjadi lembaga yang memberikan manfaat di berbagai bidang.

“Selama 21 tahun Yayasan Ibadurrahman lahir dari sebuah niat yang tulus dan impian kecil kita pada waktu itu di Kota Duri. Hari ini, usia 21 tahun menjadi bukti bahwa Allah memberikan rahmat, dan keikhlasan akan melahirkan buah perjuangan yang luhur serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Ihsan, saat ini Yayasan Ibadurrahman bertumpu pada tiga pilar utama, yakni lembaga zakat, lembaga wakaf dan lembaga pendidikan.

Pilar pertama adalah Lembaga Al-Zakat Ibadurrahman yang menjadi motor penggerak keadilan sosial dan filantropi Islam. Program yang dijalankan mencakup pemberian beasiswa mulai jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.

Di bidang ekonomi, yayasan mengembangkan pemberdayaan UMKM mustahik dan Program Kampung Zakat. Sementara di bidang kesehatan diwujudkan melalui layanan klinik dan ambulans gratis.

Untuk bidang sosial, terdapat Rumah Singgah Ibadurrahman yang memberikan perhatian kepada anak yatim, selain berbagai program kepedulian terhadap Palestina dan penanganan bencana. Di bidang dakwah, yayasan mengembangkan program Dai Nusantara serta berbagai kegiatan keumatan.

Pilar kedua adalah Lembaga Wakaf Ibadurrahman, yang dikembangkan sebagai instrumen pembangunan aset produktif dan berkelanjutan bagi umat.

Program wakaf antara lain diwujudkan melalui pengembangan perkebunan sawit dan karet, Koperasi Saham Berkah serta berbagai aset produktif lainnya. Di bidang pendidikan, wakaf diarahkan untuk mendukung pengelolaan lahan dan bangunan sekolah di lingkungan Yayasan Ibadurrahman.

Sedangkan pilar ketiga adalah lembaga pendidikan, yang menjadi bagian penting dalam mencetak generasi Rabbani. Unit pendidikan yang dikembangkan meliputi PAUD, TK, SD Ibadurrahman, SMP Madrasah dan SMP Ibadurrahman Islamic School.

“Pilar ini merupakan bentuk komitmen kita untuk menghasilkan insan-insan yang kokoh secara intelektual dan kuat secara akhlak,” katanya.

Pemkab Bengkalis Apresiasi Kiprah Yayasan

Pemerintah Kabupaten Bengkalis turut memberikan apresiasi terhadap kiprah Yayasan Ibadurrahman selama lebih dari dua dekade dalam bidang pendidikan, pembinaan keagamaan, pemberdayaan masyarakat dan pembentukan generasi yang berilmu serta berakhlak.

Dalam sambutan Bupati Bengkalis yang disampaikan Asisten II H. Hambali, S.Pd.I, Pemkab Bengkalis mengucapkan selamat atas Milad ke-21 Yayasan Ibadurrahman.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami menyampaikan ucapan selamat Milad ke-21 kepada Yayasan Ibadurrahman. Semoga di usia ke-21 ini Yayasan Ibadurrahman semakin maju, semakin berkualitas dan semakin luas kiprahnya dalam mencetak generasi yang berilmu, beriman, berakhlak dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa dan negara,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Pemkab Bengkalis menilai perjalanan 21 tahun merupakan proses panjang yang menunjukkan konsistensi yayasan dalam membangun pendidikan, pembinaan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah daerah juga mengapresiasi seluruh pengurus, pendidik, orang tua, alumni serta berbagai pihak yang selama ini istiqamah mendukung perkembangan Yayasan Ibadurrahman.

“Bagi kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis, pendidikan merupakan investasi paling penting untuk masa depan daerah. Karena itu kami sangat mendukung kehadiran lembaga pendidikan dan sosial keagamaan seperti Yayasan Ibadurrahman,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi harus diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Gedung yang megah tidak akan berarti tanpa generasi yang berkualitas. Teknologi yang maju tidak akan memberikan manfaat tanpa manusia yang berakhlak. Dan pembangunan yang hebat tidak akan memiliki makna jika tidak melahirkan masyarakat yang beriman, berilmu dan beradab,” lanjutnya.

Pemkab Bengkalis juga menyambut baik berbagai program yang dikembangkan Yayasan Ibadurrahman, termasuk zakat, wakaf, beasiswa dan pemberdayaan masyarakat.

Sejumlah program diluncurkan dalam momentum Milad ke-21, antara lain Mars Yayasan Ibadurrahman, Beasiswa Cemerlang Ibadurrahman dan Ibadurrahman Award.

Program tersebut diharapkan terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat, khususnya anak-anak Kabupaten Bengkalis, memperoleh kesempatan untuk belajar, berkembang dan meraih cita-cita.

Gerakan Zakat Harus Memberikan Dampak Nyata

Ketua Umum Forum Zakat Nasional (FOZ), Wildhan Dewayana, ST, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 21 tahun mencerminkan kedewasaan dan kematangan sebuah lembaga sekaligus menunjukkan rekam jejak pengabdian yang panjang.

Ia menyampaikan selamat kepada Yayasan Ibadurrahman atas perjalanan 21 tahun sekaligus amanah baru sebagai pembina zakat di tingkat provinsi.

Menurutnya, peningkatan status tersebut bukan sekadar legitimasi administratif, tetapi juga merupakan perluasan jangkauan gerakan zakat dan mandat sosial yang semakin besar.

Dengan pengalaman dan integritas yang dimiliki, ia berharap Yayasan Ibadurrahman dapat terus menjadi lokomotif kebaikan dan menginspirasi gerakan zakat di Provinsi Riau.

Wildhan juga menyoroti pentingnya peran lembaga zakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan bencana, termasuk bencana lingkungan serta kebakaran hutan dan lahan yang berdampak terhadap sejumlah wilayah di Riau.

Menurutnya, gerakan zakat tidak hanya dibutuhkan dalam respons tanggap darurat, tetapi juga harus mengambil peran dalam pencegahan bencana melalui edukasi masyarakat dan pemberdayaan ekonomi yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Dalam menghadapi sebuah bencana, respons tanggap darurat memang sangat penting. Namun, hal yang jauh lebih besar adalah fungsi penting dalam aspek pencegahan,” ujarnya.

Ia menekankan, gerakan zakat harus diarahkan agar semakin memberikan dampak nyata. Masyarakat saat ini tidak hanya melihat besarnya bantuan yang diberikan, tetapi juga menilai sejauh mana zakat mampu mengubah kehidupan penerimanya.

“Kehadiran para amil merupakan bagian dari upaya membangun bangsa. Kehadiran para amil di tengah masyarakat janganlah dipandang sebagai sebuah pesaing, melainkan kami memposisikan sebagai mitra kolaborasi strategis,” katanya.

Menurutnya, zakat merupakan instrumen komplementer dalam pembangunan, khususnya dalam misi sosial, dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan akuntabilitas.

Dengan pengelolaan yang baik, zakat diharapkan mampu mempercepat transformasi mustahik menjadi masyarakat yang mandiri, bahkan pada akhirnya menjadi muzaki.

Ia juga menilai visi pembangunan daerah yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat sejalan dengan filosofi zakat, yakni membersihkan harta, meningkatkan kapasitas ekonomi dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Forum Zakat Nasional membuka ruang kolaborasi yang luas dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perumusan kebijakan berbasis data, pemanfaatan data sosial ekonomi, perencanaan pembangunan, pelaksanaan program pemberdayaan hingga pengukuran dampak.

Pendidikan dan Kemandirian Jadi Perhatian

Dalam kesempatan tersebut, Wildhan juga menyinggung pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembangunan bangsa.

Ia mengajak seluruh pihak melakukan refleksi terhadap kondisi sumber daya manusia Indonesia dan menjadikan peningkatan kualitas pendidikan sebagai prioritas.

Menurutnya, kebangkitan sebuah bangsa sering kali diawali dengan peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Pendidikan yang baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat akan mempercepat perkembangan suatu negara.

Ia mencontohkan perkembangan sejumlah negara seperti Korea Selatan dan Vietnam yang menunjukkan kemajuan signifikan melalui pembangunan sumber daya manusia.

Karena itu, menurut Wildhan, program zakat dan wakaf juga harus diarahkan untuk mendukung pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat.

Kemenag Dorong Zakat dan Wakaf Semakin Berdampak

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, menyampaikan pentingnya pengelolaan zakat dan wakaf yang baik serta memberikan dampak nyata bagi umat.

Menurutnya, keberhasilan lembaga zakat dan wakaf bukan semata-mata diukur dari capaian pengumpulan, tetapi juga dari sejauh mana dana yang dikelola mampu memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ).

“Sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, BAZNAS dan LAZ, insyaallah akan mengentaskan kemiskinan, khususnya di Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.

Dengan diterbitkannya izin peningkatan skala LAZ Ibadurrahman menjadi tingkat provinsi, Waryono berharap kiprah lembaga tersebut semakin dirasakan masyarakat di seluruh Provinsi Riau.

Ia bahkan menargetkan agar dalam lima tahun ke depan LAZ Ibadurrahman dapat berkembang menjadi LAZ berskala nasional.

Pernyataan tersebut langsung disambut takbir dan gemuruh tepuk tangan para tamu undangan.

Berikan Penghargaan kepada Tokoh dan Mitra Gerakan Zakat

Milad ke-21 Yayasan Ibadurrahman juga menjadi momentum pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh dan organisasi yang dinilai memiliki kepedulian terhadap gerakan zakat, infak dan sedekah di Kabupaten Bengkalis.

Bupati Bengkalis menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Peduli Gerakan Zakat dan dinilai menjadi salah satu inspirasi bagi pengembangan gerakan zakat di Kabupaten Bengkalis.

Selanjutnya, Dr. H. Charles menerima penghargaan sebagai Tokoh Peduli Gerakan Zakat.

Sementara itu, Persatuan Ibu-Ibu Masjid Agung Ushuluddin (PIIMAU) yang diwakili Ketua PIIMAU, Ibu Karsinah, menerima penghargaan sebagai Mitra Kolaborasi Terbaik LAZ Ibadurrahman.

Penghargaan juga diberikan kepada Keluarga Pengajian Taklim SAMARA dan Khadijah atas kepedulian terhadap kemerdekaan Palestina.

Kehadiran Datuk Dr. Ghazali Md Noor, Secretary General World Zakat Wakaf Forum, juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Di usia 76 tahun, tokoh zakat asal Kuala Lumpur, Malaysia, itu dinilai tetap aktif dan konsisten memikirkan pengembangan gerakan zakat dan wakaf di berbagai negara.

Suasana Milad ke-21 Yayasan Ibadurrahman semakin semarak dengan penampilan grup nasyid internasional Maidany yang menghibur para tamu undangan.

Momentum Milad ke-21 ini sekaligus menjadi pengingat bagi Yayasan Ibadurrahman agar seluruh program yang dijalankan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi mampu membuka akses pendidikan, memperkuat ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, membangun kemandirian dan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat.

Dengan semangat “Menebar Manfaat, Menghadirkan Harapan”, Yayasan Ibadurrahman berkomitmen agar gerakan zakat, wakaf, pendidikan dan dakwah ke depan semakin luas, profesional dan memberikan dampak nyata bagi umat dan negeri.

Selain tokoh yang telah disebutkan, kegiatan tersebut juga dihadiri Pembina FOZ Riau H. Jhonni Ardan Mardan, Ketua Forum Zakat Riau M. Hasbi Alhudri, S.Pd.I, M.E, serta Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H. Mulardi, M.Pd.(*)

  • Penulis: Yusrizal Sikumbang

Rekomendasi Untuk Anda

  • VIRAL Pekanbaru : Pria Bermobil dan Berbaju Merah Terekam CCTV Curi Sepeda

    VIRAL Pekanbaru : Pria Bermobil dan Berbaju Merah Terekam CCTV Curi Sepeda

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Satu video yang merekam aksi pencurian sepeda di Pekanbaru, Riau viral di media sosial. Aksi pencurian itu dilakukan seorang pria bermobil. Dalam video diterima detikSumut terlihat awalnya pria berbaju merah melintas di rumah warga. Tak lama, mobil berhenti di depan rumah berpagar hijau. Dalam rekaman CCTV, terlihat pelat mobil BM 1707 CE. […]

  • Kedai Disegel Pemerintah, Ratusan Pedagang Unjuk Rasa di DPRD Pekanbaru 

    Kedai Disegel Pemerintah, Ratusan Pedagang Unjuk Rasa di DPRD Pekanbaru 

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ratusan pedagang Sukaramai Trade Center (STC) mendatangi gedung DPRD Kota Pekanbaru, Senin (03/08/26). Massa berunjuk rasa pasca kedai mereka disegel pemerintah. Mereka menuntut Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengembalikan hak guna bangunan (HGB) 133 unit ruko yang masa berlakunya berakhir pada 2026. Pantauan, ratusan pedagang mulai memadati halaman Gedung DPRD Kota Pekanbaru sejak pagi. […]

  • Polisi Amankan 17 Orang  pasca Bentrok Sengketa Lahan Koperasi di Kampar Riau

    Polisi Amankan 17 Orang  pasca Bentrok Sengketa Lahan Koperasi di Kampar Riau

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 29Komentar

    Kampar, detak24.com – Sekelompok pemuda menyerang warga Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar Riau.  Kisruh tersebut diduga buntut sengketa lahan sawit kopera di daerah itu. Dikutip Senin (20/06/22),  dalam melakukan aksinya, sekelompok pemuda membawa senjata tajam. Warga Desa Terantang, M Zaki (20), satu dari puluhan korban keberingasan sekelompok pemuda tersebut mengatakan, awalnya, ada sekelompok pemuda […]

  • Gajah Liar Teror Pemukiman Warga di Tenayan Raya Pekanbaru, Ini Sebabnya 

    Gajah Liar Teror Pemukiman Warga di Tenayan Raya Pekanbaru, Ini Sebabnya 

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seekor gajah liar berkeliaran di kebun dan pemukiman warga Jalan Karya Bersama, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. BBKSDA langsung turunkan tim untuk evakuasi. Informasi dirangkum Ahad (08/12/24), gajah liar tersebut berhasil dievakuasi oleh Tim Unit Rescue Satwa BBKSDA Riau, Jumat (06/12/24) petang. Selanjutnya, dibawa ke PLG Minas, Siak untuk cek kesehatan. Menurut Kepala […]

  • PROPAM Polres Siak Periksa Kapolsek Bunga Raya, Ini Kasusnya! 

    PROPAM Polres Siak Periksa Kapolsek Bunga Raya, Ini Kasusnya! 

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    SIAK, detak24com – Propam Polres Siak memeriksa Kapolsek Bunga Raya, AKP Selamet. Pemeriksaan dilakukan karena membawa tersangka kasus korupsi, Suparmin ke luar dari sel. Suparmin merupakan tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan pupuk subsidi keluar dari dalam sel. Video Kapolsek Bunga Raya AKP Selamet membawa Suparmin ke luar sel viral di media sosial. Dari rekaman video […]

  • Mantan Komandan GAM Minta Ketua DPRA Jangan Asal Bicara Terkait Internal Pemprov Aceh

    Mantan Komandan GAM Minta Ketua DPRA Jangan Asal Bicara Terkait Internal Pemprov Aceh

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDA ACEH, detak24com – Mantan komandan GAM yang juga ketua Kelompok Tani Maheng, Jafar Maheng minta ketua DPR Aceh tak asal bicara terkait persoalan internal Pemprov. Jafar Maheng mengatakan salah satu kritik Ketua DPR Aceh di salah satu media, terkait pengangkatan Alhudri sebagai Plt Sekdaprov Aceh. “Sebenarnya Ketua DPR Aceh harus menjadi pendingin menjelang bulan […]

expand_less