Hilang Lima Hari, Korban Banjir Bandang Pasaman Ditemukan Tak Bernyawa
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
- print Cetak

Tim SAR mengevakuasi jenazah Amri Anto, korban banjir bandang Pasaman. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PASAMAN, detak24com – Amri Anto (51), korban banjir bandang
Pasaman ditemukan meninggal dunia. Tubuh dalam keadaan utuh namun sudah membusuk.
Sebelumnya diberitakan , korban terseret banjir bandang di Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Pasaman ditemukan meninggal dunia pada Rabu (23/09/26) sekitar pukul 09.25 WIB.
Kepala Pos SAR Pasaman Novi Yurandi, mengatakan bahwa korban ditemukan setelah enam hari dicari tim gabungan. “Ia ditemukan dengan jarak 1,3 kilometer dari lokasi dilaporkan hanyut. Kondisi korban utuh, namun sudah membusuk dalam keadaan tersangkut kayu,” tuturnya.
Jasad tersebut dibawa ke Puskesmas Simpang Tonang, Pasaman dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya, korban diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakankan.
Pencarian korban melibatkan pos SAR Agam 6 orang, Polres Pasaman 20 orang, BPBD Pasaman 11 orang, Kodim 0305 4 orang, serta masarakat sekitar 40 orang.
“Selama proses pencarian tim menggunakan sejumlah peralatan, diantaranya rescue car double cabin, rescue truck, ambulans, LCR peralatan SAR air, peralatan medis dan komunikasi,” jelasnya.
Sebelumnya, korban dilaporkan hanyut terseret harus banjir bandang pada hari Jumat (18/09/26) pukul 18.37 WIB setelah hujan menguyur wilayah tersebut. (*)
Reporter : Joni Anwar
Editor : Kar













