Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » 10 Ribu Orang Teken Petisi Pembebasan Mardani H Maming, Ini Penyebabnya

10 Ribu Orang Teken Petisi Pembebasan Mardani H Maming, Ini Penyebabnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Petisi pembebasan Mardani H Maming makin ramai diteken, seiring munculnya berbagai tanggapan pakar soal penetapan hukum dinilai mengandung kekeliruan.

Terbaru, hingga Jumat (01/11/24) siang, terpantau lebih dari 10 ribu orang telah menandatangani petisi “Bebaskan Mardani Maming, Wujudkan Penegakkan Hukum yang Adil” dengan target terdekat 15.000 tandatangan.

Diketahui, petisi yang dimulai Gerakan Anak Muda Indonesia itu, menuntut keadilan bagi Mardani H Maming, yang diduga menjadi korban unfair trial dan miscarriage of justice.

Atas alasan ini, banyak orang yang mempertanyakan penegakkan hukum terhadap Maming dan beramai-ramai menginginkan Maming segera dibebaskan, dengan salah satu upaya yakni menandatangani petisi tersebut.

Diketahui, berdasarkan narasi di laman petisi tersebut, Maming divonis bersalah atas dugaan korupsi terkait izin usaha pertambangan (IUP OP) di Tanah Bumbu.

Meskipun izin tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan telah memegang sertifikat clear and clean (CNC) selama 11 tahun, keputusan itu tidak pernah dibatalkan secara hukum pengadilan administrasi negara (PTUN) – fakta yang diabaikan oleh pengadilan.

Tuduhan gratifikasi juga sulit dibuktikan, terutama karena putusan Pengadilan Niaga yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dalam mekanisme sidang terbuka seharusnya menepis kemungkinan adanya “kesepakatan diam-diam”.

Terlebih, pihak yang diduga sebagai pemberi suap tidak pernah diperiksa karena telah meninggal dunia, serta fakta-fakta penting lainnya justru “terlewatkan”.

Sejumlah pihak menyebut, vonis terhadap Maming dinilai sebagai keputusan yang dipaksakan, tanpa dasar bukti yang layak dan jauh dari prinsip keadilan.

Kesimpulan ini didukung oleh para guru besar hukum terkemuka seperti Prof Dr Romli Atmasasmita dari Unpad, Prof Dr Yos Johan Utama dari Undip, dan Prof Dr Topo Santoso, dari UI. Selain itu, Akademisi Anti-Korupsi dari Unpad, UII, UGM, UI dan UNDIP turut mendukung seruan keadilan ini.

Tokoh HAM dan pendiri ICW, Todung Mulya Lubis, bersama Aktivis Anti-Korupsi seperti Bambang Harymurti, juga menyuarakan keprihatinan atas ketidakadilan ini.

Mereka, bersama para pakar hukum lainnya, berencana mengajukan surat amicus curiae (sahabat pengadilan) ke Mahkamah Agung untuk mendesak peninjauan yang adil terhadap kasus ini. (rilis)

Tags

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesal Ditagih Utang, Nasabah Bakar Ketua Mekaar di Tempat Sampah Guguak Sumbar

    Kesal Ditagih Utang, Nasabah Bakar Ketua Mekaar di Tempat Sampah Guguak Sumbar

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PAYAKUMBUH, detak24com – Tragedi mengerikan menimpa Ketua Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) di Guguak Limapuluh Kota, Sumbar. Korban bernama Feni Ria Andriani (42), ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di tempat sampah belakang rumah nasabahnya di Nagari Guguak VIII Koto. Warga setempat menemukan jenazah korban yang sudah tinggal tulang belulang pada Rabu (03/07/24) malam, dan […]

  • 17 Orang Tewas Delapan Masih Tertimbun, Tambang Galian C Longsor di Cirebon 

    17 Orang Tewas Delapan Masih Tertimbun, Tambang Galian C Longsor di Cirebon 

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    CIREBON, detak24com – Tim SAR gabungan menemukan tiga korban meninggal dunia yang tertimbun longsor di tambang Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Desa Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (31/05/25). “Sore ini, tim menemukan 3 jenazah dari lokasi longsor tambang. Identifikasi dengan sidik jari. Atas nama Sakira (44), Sanadi (47), dan Sunadi (31),” kata Kapolres […]

  • Tanjung Kapal Rupat Dilanda Karhutla, Tim Berjibaku Padamkan Api 

    Tanjung Kapal Rupat Dilanda Karhutla, Tim Berjibaku Padamkan Api 

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    RUPAT, detak24com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis masih menjadi perhatian serius tim gabungan. Hingga Kamis malam (04/06/26), api dilaporkan masih aktif di sejumlah titik, sehingga upaya pemadaman dan penyekatan terus dilakukan secara intensif. Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto, mengatakan […]

  • MASJID Komplek PT PHR Duri Dijarah Maling, Ini Tampang Pelakunya!

    MASJID Komplek PT PHR Duri Dijarah Maling, Ini Tampang Pelakunya!

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    DURI, detak24com – Pada Sabtu (27/01/24) sekitar pukul 05.00 WIB lalu, Masjid Raya Makarimul Akhlak di Komplek PT PHR Duri jadi sasaran aksi pencurian kotak amal yang ditujukan untuk rakyat Palestina. Aksi pencurian di masjid komplek PT PHR itu terekam kamera pengawas atau CCTV masjid. Hal itu iketahui setelah imam hendak membuka pintu masjid untuk […]

  • Durjana, Pria di Pekanbaru Gauli Anak Kandung Selama Setahun

    Durjana, Pria di Pekanbaru Gauli Anak Kandung Selama Setahun

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang ayah di Pekanbaru berinisial IC (32) tega menggauli anak kandungnya. Perbuatan bejat itu dilakukan sejak setahun lalu. Informasi dirangkum, tersangka IC telah ditangkap oleh Satreskrim Polresta Pekanbaru, pada pekan lalu. Dia dijebloskan ke penjara karena perbuatan kejinya. “Sudah kita amankan setelah kita menerima laporan dari keluarga korban,” ujar Kasat Reskrim Polresta […]

  • Sempat Berobat ke Pekanbaru dan Malaysia, Anggota Legislatif Dumai Akhirnya Berpulang 

    Sempat Berobat ke Pekanbaru dan Malaysia, Anggota Legislatif Dumai Akhirnya Berpulang 

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang anggota legislatif Dumai, Roni Ganda Bakara menghembuskan nafas terakhir setelah cukup lama bergelut dengan penyakit yang dideritanya. Politisi Partai Demokrat itu meninggal dunia setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan medis di RS Awal Bros Pekanbaru, Sabtu (07/06/25) sekitar pukul 10.33 WIB tadi pagi. Ucapan duka atas kepergian Wakil Ketua Komisi III DPRD […]

expand_less