Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » Usai Lebaran, Harga Ayam dan Cabai Melonjak di Pasar Belantik Siak

Usai Lebaran, Harga Ayam dan Cabai Melonjak di Pasar Belantik Siak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Harga ayam dan cabai naik drastis di Pasar Belantik usat Lebaran. Kondisi tersebut mengakibat warga terpaksa mengurangi belanja.

Aktivitas jual beli di Pasar Belantik, Kabupaten Siak mulai kembali bergeliat setelah perayaan Lebaran. Namun, masyarakat masih harus menghadapi tingginya harga sejumlah bahan pokok yang belum juga stabil.

Lonjakan harga ini dipicu oleh terbatasnya pasokan dari distributor, di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama momentum hari raya. Kondisi tersebut membuat sebagian warga harus lebih selektif dalam berbelanja kebutuhan dapur.

Berdasarkan pantauan di lokasi, harga daging ayam saat ini menyentuh Rp 50.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit dan cabai merah menjadi komoditas dengan kenaikan paling mencolok, masing-masing dijual sekitar Rp 80.000 per kilogram.

Selain itu, harga bawang merah tercatat Rp 40.000 per kilogram, bawang putih Rp 38.000 per kilogram, dan kentang berada di kisaran Rp18.000 per kilogram.

Seorang pedagang, Siti mengungkapkan bahwa lonjakan harga sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir menjelang Lebaran dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

“Stok barang belum banyak masuk, jadi harga masih tinggi. Apalagi sekarang permintaan meningkat karena orang-orang mulai belanja untuk Lebaran,” ujar Siti saat ditemui di lapaknya, Rabu (25/03/26).

Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya yang menyebut cabai sebagai komoditas paling terdampak kenaikan harga.

“Cabai ini yang paling terasa naiknya. Biasanya tidak setinggi ini. Tapi karena barangnya sedikit dan yang cari banyak, jadi mau tidak mau harga ikut naik,” ungkapnya.

Di sisi lain, kondisi ini turut memengaruhi pola belanja masyarakat. Sejumlah pembeli mengaku harus menyesuaikan anggaran, bahkan mengurangi pembelian beberapa bahan tertentu demi menjaga pengeluaran tetap terkendali.

Para pedagang berharap distribusi bahan pokok segera kembali lancar dalam beberapa hari ke depan. Dengan begitu, harga di pasaran bisa berangsur turun dan daya beli masyarakat tetap terjaga pasca Lebaran, dikutip dari halloriau. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Mantan Pengurus LAMR Pekanbaru Tersangka Korupsi Dana Hibah Rp 1 Miliar 

    Dua Mantan Pengurus LAMR Pekanbaru Tersangka Korupsi Dana Hibah Rp 1 Miliar 

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi menetapkan dua tersangka korupsi dana hibah di LAMR Pekanbaru. Tersangka berinisial YS dan AS, mantan pengurus di lembaga itu. Penyidik telah mengirim berkas perkara kedua tersangka ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Kamis (24/10/2024). Saat ini berkas perkara sedang diteliti oleh jaksa peneliti dari Seksi Pidana Khusus (Pidsus). “Ada dua berkas perkara, […]

  • Jalan Umum Jadi ‘Kebun Pisang’ di Pekanbaru, Kebijakan Wako Dipertanyakan 

    Jalan Umum Jadi ‘Kebun Pisang’ di Pekanbaru, Kebijakan Wako Dipertanyakan 

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seperti tak berkesudahan, jalan hancur dan berlubang selalu menjadi polemik. Tiap tahun pemerintahan mengalokasikan anggaran, tetap saja kondisinya makin teruk. Warga Jalan Panglima, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru yang mengeluhkan kondisi tersebut, terpaksa menanam pohon pisang di tengah jalan yang berlubang, Selasa (16/09/25). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes […]

  • Update Terbaru Korban Banjir dan Longsor Sumatra : 1.072 Meninggal, 186 Masih Hilang 

    Update Terbaru Korban Banjir dan Longsor Sumatra : 1.072 Meninggal, 186 Masih Hilang 

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – BNPB merilis data terbaru korban banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Jumlah tewas bertambah menjadi 1.072 jiwa per Jumat (19/12/25) petang. “Data per tanggal 19 Desember 2025 petang, total korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di tiga provinsi itu sebanyak 1.072 jiwa,” tulis BNPB. Ia menyampaikan bahwa total […]

  • Pencarian Remaja Hilang Tenggelam di Pakning Bengkalis Dihentikan, Ini Hasilnya 

    Pencarian Remaja Hilang Tenggelam di Pakning Bengkalis Dihentikan, Ini Hasilnya 

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Memasuki hari ke tujuh, tim Basarnas hentikan pencarian remaja tenggelam hilang di Pelabuhan Pasar Baru, Sungai Pakning, Bengkalis. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, selama tujuh hari tim melakukan penyisiran tapi korban bernama Raja Arya Fahrozi (14) tak kunjung ditemukan. “Tim Basarnas dan Angkatan Laut melakukan penyelaman pada […]

  • Pantang Mundur, FAP Tekal Dumai Geruduk PT PHR ke 50 Kali 

    Pantang Mundur, FAP Tekal Dumai Geruduk PT PHR ke 50 Kali 

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP Tekal) kembali berdemo di depan gate PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Dumai, Senin 21 Oktober 2024 lalu. Aksi kali ini merupakan yang ke–50 kalinya yang telah dilakukan oleh FAP Tekal Dumai bersama eks pekerja konsorsium PT Russindo Rekayasa Pranata (PT RRP) dan PT Bina Rekayasa […]

  • Penumpang Balita Hilang di Helikopter, Mendarat Darurat

    Penumpang Balita Hilang di Helikopter, Mendarat Darurat

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Jakarta, detak24.com– Sebuah helikopter yang dijadikan sebagai puskesmas keliling Pemerintah Kabupaten Mimika mendarat darurat di wilayah Timika, Papua pada Rabu (08/06/22) pagi. Dalam insiden tersebut, seorang balita berusia sekitar 2-3 tahun hilang dan belum ditemukan hingga saat ini. “Helikopter tersebut mengangkut 11 penumpang terdiri dari tiga awak pesawat, lima orang dan tiga tim medis,” kata […]

expand_less