Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UNJUKRASA Tolak UU Anti Deforestasi, Larshen Yunus: Mereka Beneran Petani atau Justru Pengusaha Besar?

UNJUKRASA Tolak UU Anti Deforestasi, Larshen Yunus: Mereka Beneran Petani atau Justru Pengusaha Besar?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mereka pun acap berswafoto dan mengabadikan kegiatannya dengan para petinggi di republik ini. Salah satunya duduk rapat bersama Menko Marvest Jenderal Purn TNI Luhut Binsar Pandjaitan (LPB) serta suduk bersama Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal Purn TNI Dr Moeldoko.

“Namun kok justru pake buat aksi demo-demoan seperti ini sih? Buat malu saja. Sekali lagi kami justeru prihatin dan Mlmenilai ada keanehan,” ungkap Larshen Yunus, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau.

Lanjutnya lagi, walaupun UU tersebut telah memastikan diberlakukannya sejumlah komoditas, antara lain yang paling utama seperti minyak kelapa sawit, ternak, coklat, kopi, kedelai, karet dan kayu serta juga termasuk beberapa produk turunannya, seperti kulit, cokelat, dan furniture, tetapi tetap saja menyimpan keanehan atas kegiatan aksi unjukrasa penolakan seperti itu.

Pantauan dari beberapa sumber media, bahwa rasa aneh dan kecurigaan semakin besar, tatkala unsur organisasi yang mengklaim sebagai bagian dari profesi petani kecil itu didominasi dari APKASIND0 (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia) dan diikuti oleh beberapa orang dari ASPEK-PIR (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat), SAMADE (Sawitku, Masa Depanku), Santri Tani Nahdlatul Ulama, dan FORMASI (Forum Mahasiswa Sawit) Indonesia yang katanya (Mlmengklaim) berasal dari perwakilan 22 provinsi se-Indonesia.

“Perlu kami tegaskan, sekalipun ketentuan atas UU itu sangat mempengaruhi salah satu produk andalan Indonesia yaitu kelapa sawit, aksi konyol dan menggelikan seperti itu tidak akan bisa menghadirkan solusi. Justru menambah tingkat kecurigaan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Khusus di wilayah Provinsi Riau saja, menurutnya, hal-hal kecil seperti masalah kebun jelapa sawit dalam Kawasan hutan belum bisa teratasi. Banyak sumber yang mengatakan, seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Komisi IV DPR-RI maupun para pakar yang konsen terhadap perkelapasawitan, dengan tegas menyampaikan rasa kekhawatirannya tentang gejolak dan potensi konflik atas kasus pembiaran kebun kelapa sawit dalam kawasan hutan.

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (14)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • GOODBYE Burung Biru! Twitter Resmi Pakai Logo X

      GOODBYE Burung Biru! Twitter Resmi Pakai Logo X

      • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
      • account_circle Redaksi
      • 23Komentar

      LOGO burung biru yang selama ini sangat familiar di Twitter, resmi tercancel. Elon Musk telah menerapkan logo baru terhadap flatform medsos tersebut dengan simbol X. Kini tak ada lagi burung biru di Twitter. Ya, burung biru itu telah digantikan dengan logo baru, X. “Logo Interim X sudah ditayangkan,” kicau Musk di akun Twitternya, dikutip Sabtu […]

    • EMPAT Fakta Terbaru Tungku Smelter Meledak Renggut 12 Nyawa di Morowali

      EMPAT Fakta Terbaru Tungku Smelter Meledak Renggut 12 Nyawa di Morowali

      • calendar_month Senin, 25 Des 2023
      • account_circle Redaksi
      • 1Komentar

      JAKARTA, detak24com – Tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) meledak. Insiden ini menelan korban 12 nyawa. Apa penyebab dan bagaimana fakta-fakta peristiwa maut tersebut? Berikut rangkumannya: Penyebab Ledakan Menurut Saksi Tungku smelter PT ITSS di Morowali meledak Minggu pagi. Informasi ini berasal dari Ketua Exco Partai Buruh […]

    • Foto perampok bidan Dumai dan barang bukti yang diamankan polisi. (f : redlinews.id)

      Seorang Ditembak, Polisi Dikabarkan Ringkus Tiga Rampok Bidan Dumai

      • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 2Komentar

      DUMAI, detak24com – Beredar foto dan informasi polisi menangkap tiga rampok bidan Dumai. Seorangnya terpaksa ditembak. Seperti dikutip dari Redlinews.id, Sabtu (20/07/25), tiga dari empat rampok bidan Dumai telah ditangkap polisi. Dantaranya dilumpuhkan dengan timah panas. Sementara, satu lainnya masih dalam pengejaran pihak berwajib. Baca juga : Pura-pura Berobat, Rampok Bersenpi Sekap Bidan di Bumi […]

    • Diblender Lalu Dibuang ke Parit, Kejari Dumai Musnahkan Sabu 196,6 Gram 

      Diblender Lalu Dibuang ke Parit, Kejari Dumai Musnahkan Sabu 196,6 Gram 

      • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
      • account_circle Redaksi
      • 1Komentar

      DUMAI, detak24com  – Kejari Dumai kembali melakukan pemusnahan barang bukti perkara yang telah berkekuatan hukum. Di antara BB tersebut ada sabu hingga parang serta tas, Rabu (19/11/25). Pemusnahan dihadiri  Ketua PN Dumai, Kapolres Dumai diwakili, Kepala Dinas Kesehatan diwakili, Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Dumai diwakili, Kepala BNN Kota Dumai, Kasi BB-BR DR […]

    • KORUPSI BRK SYARIAH, Polda Riau Periksa 19 Saksi Kredit Fiktif Rp1,8 M

      KORUPSI BRK SYARIAH, Polda Riau Periksa 19 Saksi Kredit Fiktif Rp1,8 M

      • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
      • account_circle Redaksi
      • 16Komentar

      BENGKALIS, detak24.com – Penyidik Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau telah memeriksa 19 saksi kredit fiktif Rp1,8 miliar di BRK Syariah Cabang Duri, Bengkalis. “Iya, kasusnya masih proses,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ferry Irawan saat dikonfirmasi melalui Kasubdit II, Kompol Teddy Ardian, Selasa (08/11/22). Teddy mengatakan, 19 saksi itu […]

    • Dua Napi Kendalikan Transaksi Narkoba, Kok Bisa Ya?

      Dua Napi Kendalikan Transaksi Narkoba, Kok Bisa Ya?

      • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

        Dumai, detak24. com – Dua orang narapidana serta seorang buruh diciduk polisi dalam kasus peredaran narkoba. Tingginya kasus transaksi narkoba yang dikendalikan dari balik penjara, perlu menjadi perhatian serius seluruh elemen masyarakat. Menurut Kapolres Dumai melalui Kasat Narkoba Polres Dumai Iptu Mardiwel SH MH, dikutip Rabu (01/06/22), pihaknya baru saja menangkap tiga orang tersangka […]

    expand_less