Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UNJUKRASA Tolak UU Anti Deforestasi, Larshen Yunus: Mereka Beneran Petani atau Justru Pengusaha Besar?

UNJUKRASA Tolak UU Anti Deforestasi, Larshen Yunus: Mereka Beneran Petani atau Justru Pengusaha Besar?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hingga berita ini diterbitkan, Kamis (30/3/2023) Seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) yang terhimpun di dalam satu rumah besar KNPI, segera melakukan konsolidasi penguatan, guna mempersiapkan perlawanan terhadap para komprador, koruptor dan perampok tanah-tanah rakyat. Melawan spekulasi tingkat tinggi, orang-orang yang berlindung atas nama petani rakyat, petani kecil, padahal nyatanya mereka itu pengusaha besar, yang menguasai ratusan bahkan ribuan hektar kebun kelapa sawit.

“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ayo semuanya! Bapak ibu dan para pemuda se-Tanah Air. Mari peduli dan proaktif. Lakukan social control, Lihat dan perhatikan bahkan telanjangi pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam menguasai kebun-kebun kelapa sawit ilegal, dalam kawasan hutan. Coba anda bayangkan! dimana letak leadilan itu kalau masih banyak atas nama pribadi yang menguasai ratusan bahkan ribuan hektar lahan dan atau kebun kelapa sawit,” tudingnya.

Walaupun banyak cara untuk mengelabui aparat penegak hukum (APH), salah satunya dengan mencacah (memecah-mecah) surat atas beberapa nama, biasanya 1 (satu) orang memiliki 2 (dua) hektar.

“Padahal, sejatinya pemilik ratusan maupun ribuan kebun kelapa dawit ilegal itu hanya 1 orang dan itu tegas kami katakan sebagai bahagian dari kelompok para mafia, yang sejatinya telah merusak tatanan kehidupan sosial ekonomi kemasyarakatan di republik ini,” tukas Larshen Yunus.

Berikut ini materi unjukrasa para massa aksi menuntut beberapa hal yang dianggap KNPI Provinsi Riau sebagai langkah kurang tepat, bahkan cenderung lucu-lucuan, diantaranya adalah (5 model tuntutan):

1. Mencabut Penargetan UU Deforestasi kepada Petani. Uni Eropa Harus Menarik Pasal dalam Peraturan Deforestasi yang secara tidak adil menargetkan petani non Eropa dan membebaskan petani dari UU Deforestasi;

2. Mencabut Pelabelan “Resiko Tinggi” untuk Negara Indonesia yang menjadi objek Peraturan tersebut.

3. Menghormati dan Mengakui Standar ISPO serta Peraturan Sawit yang berlaku di Indonesia.

4. Memastikan Uni Eropa ke Depannya tidak lagi menyerang dan mendiskreditkan sawit sebagai Tanaman Penyebab Deforestasi.

5. Permintaan Maaf dari Uni Eropa secara tertulis kepada Jutaan Petani Kelapa Sawit yang terdampak atas Kebijakan Diskriminatif UU Deforestasi. (rls)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Daftar Barang Mewah Harga Ratusan Juta Diberikan Muflihun ke Perempuan Muda 

    Ini Daftar Barang Mewah Harga Ratusan Juta Diberikan Muflihun ke Perempuan Muda 

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Cawako Pekanbaru Muflihun viral usai diketahui ia memberikan barang mewah harga ratusan juta kepada seorang perempuan muda. Barang-barang bermerek mewah yang dibelikan oleh Mantan Sekretaris Dewan Muflihun ke perempuan muda yang juga Tenaga Harian Lepas (THL) di Sekretariat DPRD Riau telah diserahkan ke Polda Riau. Seorang perempuan yang merupakan THL di Sekretariat […]

  • Joget di Gedung DPR, Uya Kuya Minta Maaf ke Seluruh Rakyat Indonesia 

    Joget di Gedung DPR, Uya Kuya Minta Maaf ke Seluruh Rakyat Indonesia 

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SELEBRITIS yang juga Anggota DPR RI dari partai PAN, Surya Utama alias Uya Kuya kembali meminta maaf usai terjadi gelombang aksi demonstrasi di berbagai daerah Indonesia dalam beberapa hari terakhir hingga berujung ricuh. Permintaan maaf Uya Kuya tersebut disampaikan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Sabtu (30/8) malam. “Assalamualaikum warohmatulah wabarokatuh. Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang […]

  • Bocah SD Tewas Dilindas Truk Tanki di Jalan Siak II Pekanbaru

    Bocah SD Tewas Dilindas Truk Tanki di Jalan Siak II Pekanbaru

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com -Seorang murid SD tewas di tempat setelah motor yang ditumpanginya ditabrak truk tangki di Jalan Siak II Pekanbaru, Ahad (28/07/24) petang. Korban bernama Melodi Putri Dermawan. Ketika kejadian, bocah SD berusia 8 tahun itu berboncengan empat dengan sepeda motor yang dikendarai ayahnya, Sunar Mardiana (39). “Korban mengalami luka berat di kepala dan  meninggal […]

  • Bising hingga Dinihari, Warga Tabekgodang Pekanbaru Geruduk THM H2

    Bising hingga Dinihari, Warga Tabekgodang Pekanbaru Geruduk THM H2

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Puluhan warga RW 02 Kelurahan Tabekgodang, menggelar aksi damai di halaman tempat hiburan malam (THM) Heaven Two (H2) Komplek Panam Center, Pekanbaru, Sabtu (27/09/25). Mereka mengaku resah dengan aktivitas H2 yang acap menimbulkan kebisingan hingga dinihari, dan meminta H2 untuk ditutup permanen. Tak hanya itu, massa juga menolak rencana perayaan ulang tahun […]

  • Bharada E saat memenuhi panggilan Komnas HAM. F. :. IST

    Irjen Sambo Bayar Rp2 Miliar untuk Menghabisi Brigadir J

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    Jakarta, detak24.com – Sejumlah fakta baru kematian Brigadir J terus terungkap. Kali ini, disebutkan Irjen Ferdy Sambo membayar pelaku pembunuhan Brigadir J sebesar Rp2 miliar. Irjen Ferdy Sambo mengaku telah berbohong mengenai rekayasa pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinasnya beberapa waktu lalu. Dia bahkan menjanjikan uang Rp2miliar kepada Bharada Richard […]

  • Peringati Hari Pohon Sedunia, Polsek Mandau Bersama Pramuka Saka Bhayangkara Lakukan Penghijauan

    Peringati Hari Pohon Sedunia, Polsek Mandau Bersama Pramuka Saka Bhayangkara Lakukan Penghijauan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Polsek Mandau bersama Pramuka Saka Bhayangkara, Selasa (11/11/25) melakukan gerakan penghijauan penanaman pohon secara serentak dalam rangka memperingati Hari Pohon Nasional di lahan Polsek Mandau. “Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Kapolda Riau kepada seluruh satker yang ada di Polda Riau dengan konsep Gerakan Tanam 21.000 pohon serentak yang puncaknya pada tanggal 21 […]

expand_less