Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » EMPAT Fakta Terbaru Tungku Smelter Meledak Renggut 12 Nyawa di Morowali

EMPAT Fakta Terbaru Tungku Smelter Meledak Renggut 12 Nyawa di Morowali

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 25 Des 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) meledak. Insiden ini menelan korban 12 nyawa.

Apa penyebab dan bagaimana fakta-fakta peristiwa maut tersebut? Berikut rangkumannya:

Penyebab Ledakan Menurut Saksi

Tungku smelter PT ITSS di Morowali meledak Minggu pagi. Informasi ini berasal dari Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Morowali, Katsaing.

Pada pukul 5.30 WIB, menurut kesaksian karyawan pero silicone PT ITSS sedang melakukan perbaikan tungku, dan melakukan pemasangan plat pada bagian tungku tersebut yang mengakibatkan ledakan sehingga membuat beberapa tabung oksigen di sekitaran area juga meledak,” ujar Katsaing dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (25/12/23).

Akibat ledakan itu, diduga ada belasan orang yang meninggal dunia. Termasuk ada yang kritis, luka berat, maupun luka ringan.

Menanggapi hal itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)/Partai Buruh Said Iqbal mengatakan bahwa hal itu merupakan dampak dari investasi China di Morowali menyebabkan upah murah dan mengabaikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Oleh karena itu, Said Iqbal meminta segera dibuat Tim Pencari Fakta dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan berbagai instansi terkait. Ia ingin Tim Pencari Fakta segera turun ke lapangan untuk menyelidiki apa yang sesungguhnya terjadi.

“Persoalan K3 sudah terjadi berulang-ulang. Bahkan sampai memakan korban jiwa. Ini tidak bisa dibiarkan,” kata Said Iqbal.

“Karena persoalan K3 sudah sering terjadi, kami juga meminta pidanakan pengusaha. Seringnya terjadi kasus, hal itu menunjukkan bukan saja karena kelalaian, tetapi diduga akibat terjadinya pembiaran,” lanjutnya.

Profil PT ITSS

Mengutip data Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian ESDM, ada lima pemegang saham PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel. Mereka adalah Ruipu Technology Group Company Limited dari China dengan kepemilikan 20%, Tsingtuo Group Co Ltd dari China dengan kepemilikan 10%, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dari Indonesia dengan kepemilikan 10%.

Berikutnya, Tsingshan Holding Group Company Limited dari China merupakan pemegang saham mayoritas dengan porsi 50% dan Hanwa Company Limited dari China dengan kepemilikan sebesar 10%.

Dalam data tersebut tercatat ada 5 direksi dan 4 komisaris. Wu Huadi merupakan presiden perusahaan. Kemudian ada Hamid Mina, Zhang Fan, Lin Jiqun, dan Zhao Fanfan sebagai direktur. Xiang Binghe tercatat sebagai presiden komisaris perusahaan. Berikutnya ada Xiaoxia Yang, Wang Renhui dan Zhang Qiguang sebagai komisaris.

Dikutip dari Bloomberg, Tsingshan Holding Group Company Limited yang merupakan pemegang saham mayoritas, merupakan perusahaan yang memproduksi dan mendistribusikan produk baja tahan karat atau stainless steel. Perusahaan ini memproduksi baja tuang tahan karat, batangan baja, kawat baja, pelat baja, dan produk lainnya. Tsingshan Holding Group mengekspor produknya ke Asia Tenggara, Eropa, Amerika, dan negara serta wilayah lain.

Sementara, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi menyampaikan, pihaknya prihatin atas insiden tersebut. Pihaknya juga menyampaikan, perusahaan merupakan pemegang izin usaha industri (IUI) yang aturan keselamatan dan pengawasannya di bawah Kementerian Perindustrian.

“KESDM turut prihatin atas insiden meledaknya tungku smelter di PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (PT ITSS) di Kabupaten Morowali, bersama ini kami laporkan bahwa perusahaan tersebut merupakan izin usaha industri (IUI) yg aturan keselamatan dan pengawasannya di bawah kewenangan Kementerian Perindustrian,” katanya kepada detikcom.

Luhut Terjunkan Tim

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menerjunkan tim untuk mengusut penyebab tungku smelter yang meledak di Morowali. Rencananya, tim akan berangkat hari Selasa atau Rabu.

“Iya Selasa/Rabu ini berangkat,” kata Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Septian Hario Seto kepada detikcom lewat pesan singkat.

Tim yang meluncur, kata dia, sementara dari Kemenko Marves dulu. Saat ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk penanganan korban.

“Fokus ke penanganan korban dan keluarga. Sambil nanti dilakukan penyelidikan mengapa hal ini bisa terjadi,” katanya.

Fokus ke Korban

Kemenko Marves telah meminta ke pengelola kawasan untuk fokus pada penanganan korban. Hal itu sebagai respons atas meledaknya tungku smelter PT ITSS di Morowali.

“Pihak Kemenko Maritim dan Investasi telah meminta pihak Kawasan untuk mengutamakan penanganan korban dan keluarga mereka,” kata Juru Bicara Menko Marves Jodi Mahardi kepada detikcom.

Dia mengatakan, Kemenko Marves telah melakukan koordinasi intensif dengan PT IMIP dan Forkimda setempat untuk memastikan bahwa respon dilaksanakan cepat dan efektif.

“Pihak Kawasan telah membentuk tim khusus yang bertanggung jawab atas penanganan pasca kecelakaan, termasuk dukungan emosional bagi keluarga korban dan analisis menyeluruh atas penyebab kecelakaan. Langkah ini untuk memastikan bahwa semua aspek kecelakaan ini ditangani dengan serius dan profesional,” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya meminta penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini dan agar pihak kawasan berkomitmen untuk transparansi serta akan membagikan informasi segera setelah tersedia.

“Untuk memastikan bahwa semua aspek penanganan kecelakaan ini berjalan sesuai rencana, tim dari Kemenko Marves akan segera berangkat untuk memeriksa kondisi di lapangan,” tegasnya. (*/berita)

Editor : Kar

 

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (1)

  • Mail Tm

    This is really interesting, You’re a very skilled blogger. I’ve joined your feed and look forward to seeking more of your magnificent post. Also, I’ve shared your site in my social networks!

    25 Desember 2023 13:07

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejagung Sita 42.000 Ton Mineral Senilai Rp 216 Miliar di Babel 

    Kejagung Sita 42.000 Ton Mineral Senilai Rp 216 Miliar di Babel 

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com — Kejagung menyita 42.000 ton mineral senilai Rp216 miliar di gudang pabrik Mutiara Prima Sejahtera, Bangka Belitung milik terpidana kasus korupsi timah, Tamron alias Aon. Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna mengatakan, penyitaan 42.000 ton mineral itu bermula dari temuan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) ketika melakukan kegiatan di wilayah Bangka Belitung. Baca juga : Aktifitas […]

  • ABG KAMPAR Ditangkap Polisi Gegara Bakalaha, Simak Kasusnya di Sini!

    ABG KAMPAR Ditangkap Polisi Gegara Bakalaha, Simak Kasusnya di Sini!

    • calendar_month Jumat, 16 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Seorang ABG di Tapung Hulu, Kampar ditangjkap polisi gegara bakalaha (bakawan lalu hamil) dengan pacarnya. Selain itu, tersangka juga menganiaya korban hingga lebam. Tersangka JH (14) warga Tapung Hulu ini, nekat mencabuli pacarnya inisial Bunga berusia 15 tahun. Naasnya korban dicabuli tiga kali dan juga memukul korban hingga bibirnya lebam. Pelaku adalah […]

  • PRIA Kudus Ngaku Imam Mahdi, Mimpi Didatangi Rasulallah

    PRIA Kudus Ngaku Imam Mahdi, Mimpi Didatangi Rasulallah

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    SEORANG pria di Kudus bernama Muhammad Maulana Ishaq mengaku didatangi Nabi Muhammad SAW, menjadikannya sebagai Imam Mahdi. Pada video yang diunggah kembali akun Instagram @ndorobei, tampak seorang pria berkemeja putih dengan peci melakukan sumpah di bawah Al-Quran. “Saya Muhammad Maulana Ishaq, orang Kudus asli kelahiran Kudus dan menetap di Kudus. Jika saya berbohong mengaku diutus Rasulullah […]

  • LAKNAT! Apak Rutiang ‘Makan’ Anak Kandung di Kebun Sawit Pelalawan, Korban Diancam Parang

    LAKNAT! Apak Rutiang ‘Makan’ Anak Kandung di Kebun Sawit Pelalawan, Korban Diancam Parang

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com –   Sepekan terakhir, Polres Pelalawan ungkap tiga kasus pencabulan anak. Salah satunya, apak rutiang yang merudapaksa anaknya di kebun sawit. Dikutip, Sabtu (25/05/25), Kapolres Pelalawan, AKBP Suwinto SH SIK didampingi Kasat Reskrim Iptu Kris Tofel STrk SIK dan Kasi Humas AKP Edy Harianto SH, dan pejabat lainnya menggelar press rilis, Jumat (24/05/24). Pres […]

  • LINK Video Viral Bule Lagi Mesum di Pantai Canggu Bali Diburu Netizen, Ini Kata Polisi!

    LINK Video Viral Bule Lagi Mesum di Pantai Canggu Bali Diburu Netizen, Ini Kata Polisi!

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    BALI, detak24com – Link video viral sepasang bule lagi mesum di Pantai Canggu Bali diburu netizen. Namun, polisi menyatakan tayangan video tersebut hoaks. Polisi menyebut ada perbedaan kontur tanah lokasi dengan yang ada di video. Hal itu dikuatkan dari keterangan sejumlah sumber dan hasil penyelidikan oleh Polres Badung. “Berdasarkan keterangan beberapa sumber dan rekan-rekan di […]

  • RUMAH Petak H Mansur di Jalan Bintan Dumai Ludes Terbakar, Penghuni Tidur

    RUMAH Petak H Mansur di Jalan Bintan Dumai Ludes Terbakar, Penghuni Tidur

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 8Komentar

    DUMAI, detak24com – Rumah petak dan kosan di Jalan Satria Bintan Kelurahan Sukajadi, Dumai Kota ludes terbakar, Kamis (06/07/23) sekira pukul 06.00 WIB pagi. Sejumlah saksi mata mengungkapkan api yang bersumber dari lantai dua rumah milik H Mansur cepat membesar. Dengan sekejap melahap bangunan tua tersebut, kemudian menjalar hingga ke lantai dasar. Mendengar teriakan dan […]

expand_less