TERTINGGI di Dumai, BP3MI Riau Gagalkan Penyeludupan 110 TKI dan WNA ke Malaysia
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, detak24com – Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau menggagalkan pengiriman 110 orang TKI (PMI) dan WNA ke negara Malaysia secara ilegal. Kasus tersebut sepanjang Januari hingga Mei 2023.
Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu usai menghadiri konferensi pers penggagalan pengiriman PMI dan WNA secara ilegal ke Malaysia di Aula Lanal Dumai, Senin (15/05/23). “Dari jumlah tersebut sebanyak 76 PMI ilegal diamankan di Dumai,” katanya.
Kendati BP3MI Riau sudah membuka tempat agar para PMI bisa berangkat sesuai prosedur, diakui Fanny Wahyu, masih banyak PMI yang tergiur bujuk rayu sindikat atau calo PMI ilegal dengan iming-iming gaji besar.
“Masih banyaknya PMI yang menempuh jalur ilegal, akibat minimnya informasi yang mereka terima. Ditambah bujuk rayu sindikat atau calo PMI ilegal dengan iming-iming gaji besar,” terangnya.
Padahal, kata Wahyu, jika mereka ingin berangkat melalui jalur resmi, calon PMI hanya dikenakan biaya medical check-up saja. Namun, para PMI harus punya skill agar bisa bersaing bekerja di luar negeri.
Terakhir, Fanny mengatakan, para calon PMI ilegal ini biasanya juga memilih jalur ilegal karena tidak punya dokumen seperti paspor dan visa kerja. Sehingga mereka menjadi mangsa sindikat pengiriman PMI ilegal dengan janji pekerjaan di Malaysia tanpa dokumen tersebut. Bahkan para PMI rela mengeluarkan uang banyak, yang penting bisa sampai Malaysia.
“BP3MI Riau akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh calon PMI menggandeng seluruh stakeholder agar calon PMI bisa berangkat secara legal,” imbuhnya.(halloriau)
Editor: Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











