Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Temuan Mencengangkan, Belasan Ribu Ijazah Tak Diambil Alumni Sekolah Riau

Temuan Mencengangkan, Belasan Ribu Ijazah Tak Diambil Alumni Sekolah Riau

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Ombudsman RI Perwakilan Riau menemukan sebanyak 11.856 ijazah SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau belum diambil oleh para alumni.

Temuan itu merupakan hasil kajian pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik terkait tata kelola pemberian ijazah di sekolah negeri.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau Erisman Yahya, mengatakan bahwa pihaknya sudah dua kali mengeluarkan surat imbauan kepada sekolah, agar tidak ada lagi menahan ijazah siswa.

“Sebetulnya sekarang ini sudah tidak ada lagi kasus menahan ijazah di sekolah SMA/SMK negeri. Karena kita sudah peringatkan sekolah agar tidak ada lagi penahanan ijazah dengan alasan apapun,” katanya, Jumat (15/05/26).

Jika pun ada ijazah yang belum diambil, Kadis meminta agar masyarakat segera mengambil. Sekolah dipastikan akan menyerahkannya.

“Pada prinsipnya tak ada sekolah menahan ijazah. Adapun data yang dirilis Ombudsman itu merupakan ijazah lama-lama, ijazah tahun 2004 ke bawah yang tidak diambil alumni. Kita juga tak tau kenapa tak diambil. Mungkin yang bersangkutan sudah pindah atau mohon maaf ada yang sudah meninggal dunia,” sebutnya menduga.

Kadis tak menampik saat ini kasus penahan ijazah terjadi di sekolah swasta. Hal itu berdasarkan laporan yang diterima Disdik Riau baru-baru ini.

“Kemungkinan kasus penahanan ijazah yang terjadi sekarang itu terjadi di sekolah swasta yang banyak. Ada juga di pesantren, karena sekolah boarding. Mereka menahan ijazah karena siswa ada tunggakan,” ulasnya.

Oleh karenanya itu, ia mengingatkan sekolah swasta tidak menahan ijazah siswa. Jika pun masalah administrasi yang belum diselesaikan siswa, bisa dibicarakan. Karena Baznas Riau juga siap membantu bagi siswa kurang mampu untuk mengambil ijazah yang ditahan.

“Namun, tentu tidak semuanya bisa dibantu Baznas, karena tidak mungkin semua tunggakan siswa dipenuhi jika jumlahnya puluhan juta. Tapi ontinya bisa dibantu, sesuai syarat dan ketentuan Baznas Riau,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau Bambang Pratama mengatakan, kajian tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan maladministrasi dalam pelayanan publik sektor pendidikan.

“Masih banyak ijazah yang tersimpan di sekolah dan belum diambil alumni. Ini menjadi perhatian karena ijazah merupakan dokumen penting yang berkaitan dengan hak pendidikan masyarakat,” ujar Bambang Pratama, Kamis (14/5/2026).

Berdasarkan data Ombudsman RI Perwakilan Riau hingga 18 Juli 2025, terdapat 5.635 ijazah SMA Negeri dan 6.221 ijazah SMK Negeri yang belum diambil. Dengan demikian, total keseluruhan mencapai 11.856 ijazah.

Pengambilan data dilakukan pada periode April hingga Oktober 2025 dengan objek kajian berupa ijazah yang diterbitkan sebelum Tahun Ajaran 2024/2025.

Dari sisi tingkat kepatuhan, sekolah yang memberikan data untuk SMA Negeri mencapai 50,92 persen atau 165 dari total 324 SMA Negeri di Riau. Sementara untuk SMK Negeri, tingkat kepatuhan mencapai 78,41 persen atau 109 dari 139 SMK Negeri.

Bambang menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan alumni belum mengambil ijazah mereka. Dari sisi alumni, sebagian merasa cukup menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) untuk bekerja maupun melanjutkan pendidikan.

Selain itu, keterbatasan waktu juga menjadi kendala karena banyak alumni telah bekerja atau melanjutkan kuliah sehingga belum sempat mengambil ijazah. Faktor domisili turut memengaruhi, lantaran sebagian alumni telah pindah ke luar daerah.

“Bahkan masih ada persepsi di masyarakat bahwa ijazah akan ditahan sekolah karena adanya tunggakan masa lalu,” jelas Bambang.

Atas temuan tersebut, Ombudsman RI Perwakilan Riau memberikan sejumlah rekomendasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan satuan pendidikan.

Ombudsman merekomendasikan agar Dinas Pendidikan Provinsi Riau melakukan sosialisasi secara masif melalui imbauan resmi kepada para alumni agar segera mengambil ijazah mereka.

“Dinas Pendidikan harus menjamin ijazah sampai ke tangan para alumni meskipun para alumni masih ada yang terganjal pembiayaan di sekolahnya,” tegas Bambang.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga diminta menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) baku terkait penyimpanan dan layanan penyerahan ijazah di sekolah.

Sementara kepada pihak sekolah, Ombudsman meminta dilakukan pendataan ulang terhadap seluruh ijazah yang masih tersimpan. Sekolah juga didorong lebih aktif melakukan pendekatan kepada alumni melalui langkah jemput bola dengan menghubungi langsung para lulusan.

“Persoalan ini perlu menjadi perhatian bersama agar hak masyarakat terhadap dokumen pendidikan dapat terpenuhi dengan baik dan pelayanan publik di sektor pendidikan semakin optimal,” pungkasnya dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • OTORITAS Jepang Putuskan Covid-19 Setara Flu Biasa

    OTORITAS Jepang Putuskan Covid-19 Setara Flu Biasa

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    JEPANG, detak24com – Otoritas Jepang sepakat menurunkan klasifikasi Covid-19. Menteri Kesehatan (Menkes), Katsunobu Kato menyatakan sesuai undang-undang penyakit menular, mulai 8 Mei 2023 Covid-19 bakal masuk ke dalam Kategori V atau setara flu musiman. Perubahan kebijakan tersebut ditetapkan pemerintah Jepang pada Januari lalu. Klasifikasi Covid-19 ini diturunkan dari kategori II, tertinggi kedua dalam sistem klasifikasi […]

  • Kadisdikbud Rohil Ditangkap, Korupsi Bangunan SMPN 4 Panipahan 

    Kadisdikbud Rohil Ditangkap, Korupsi Bangunan SMPN 4 Panipahan 

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Kadisdikbud Rohil, Asril Arief ditahan dalam kasus korupsi pembangunan serta renovasi bangunan SMPN 4 Panipahan. Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Rohil resmi menahan tersangka pada Kamis (22/05/25) petang. Ia menyandang status tersangka sejak 15 Mei 2025 bersama SJ selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Penyidikan mengungkap bahwa proyek pembangunan dan rehabilitasi […]

  • GEGER! Ada Mayat di Ranting Pohon Bawah Jembatan Jalan Garuda Sakti Panam

    GEGER! Ada Mayat di Ranting Pohon Bawah Jembatan Jalan Garuda Sakti Panam

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 6Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sesosok mayat pria ditemukan warga di bawah Jembatan Sungai Sibam, Jalan Garuda KM4, Kampar. Mayat yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan warga tersangkut di sebuah pohon di bawah jembatan tersebut. Penemuan mayat sontak menghebohkan warga yang berdomisili di wilayah tersebut. Bahkan arus lalu lintas yang mengarah ke Pantai Cermin dan Pekanbaru sempat […]

  • Kecanduan Bokep, Buruh Sawit di Pinggir Remas Mahasiswi Sedang Jogging 

    Kecanduan Bokep, Buruh Sawit di Pinggir Remas Mahasiswi Sedang Jogging 

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    PINGGIR, detak24com – Seorang mahasiswi di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir jadi korban pencabulan saat jogging. Tak terima, ia lalu melapor ke polisi. Setelah sempat buron lebih dari setahun, Tim Opsnal Polsek Pinggir berhasil mencokok seorang pria kecanduan bokep berinisial MR alias Lomeh (33). Ia diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap seorang mahasiswi berusia 22 tahun […]

  • GEGARA Dendam, Abang dan Adik di Rohul Bacok Kaki Korban hingga Nyaris Putus

    GEGARA Dendam, Abang dan Adik di Rohul Bacok Kaki Korban hingga Nyaris Putus

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    ROHIL, detak24com – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Bangko Pusako Polres Rohil meringkus seorang pria berinisial SS (34), di rumahnya Kepenghuluan Rimba Utama, Kelurahan Rimba Melintang. Tersangka terlibat kasus penganiyaan yang menyebabkan kaki korban nyaris putus. Informasi dirangkum di Mapolres Rohil, Selasa (19/09/23) tersangka SS diringkus polisi di rumahnya di Rimba Utama, Kelurahan Rimba Melintang, […]

  • Kapolres Dumai dan Polisi Malaysia Runding di Tengah Laut, Bahas Kejahatan Lintas Negara 

    Kapolres Dumai dan Polisi Malaysia Runding di Tengah Laut, Bahas Kejahatan Lintas Negara 

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    DUMAI, detak24com – Kapolres Dumai, AKBP Hadi Dinata H dan rombongan mengadakan pertemuan mendadak dengan polisi Malaysia di tengah laut, Selasa (22/04/25). Pertemuan digelar dalam kapal dekat perairan Gosong Rob Roy, perairan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia tersebut dalam upaya memperkuat koordinasi dan kerjasama lintas negara guna menjaga keamanan perairan dari aksi kriminal. Baca juga […]

expand_less